Pengolahan Talas Menjadi Tepung untuk Meningkatkan Mutu dan Daya Simpan

Authors

  • Anya Arwa Faiha Universitas Djuanda
  • Salva Tiara Universitas Djuanda
  • Sulthan Fadhil Farihin Universitas Djuanda
  • Aji Jumiono Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i12.22258

Keywords:

talas, tepung talas, pengeringan, mutu fisikokimia, daya simpan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pengolahan umbi talas (Colocasia esculenta) menjadi Tepung. talas segar memiliki kadar air tinggi (sekitar 70–80%), sehingga mudah rusak, busuk, dan berjamur bila disimpan lama. yang menurunkan kadar air dan mengubah bentuk fisik menjadi lebih kering, ringan, dan Awet. Selain meningkatkan daya simpan, proses ini juga memudahkan transportasi, penyimpanan, dan pemanfaatan dalam berbagai produk olahan. Pengolahan talas dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pengupasan, pengirisan, perendaman, pengeringan dengan oven pada suhu 60–70 oC, penggilingan, dan pengayakan. Berdasarkan hasil kajian dari berbagai jurnal nasional, proses pengeringan berpengaruh signifikan terhadap mutu fisik dan kimia tepung. Semakin tinggi suhu dan lama pengeringan, kadar air dan rendemen menurun, sedangkan warna dan derajat putih meningkat. Tepung talas yang dihasilkan memiliki kadar air berkisar 6,7–11%, rendemen 18–23%, dan derajat putih 64–75%. Selain itu, tepung talas memilih. Dengan demikian, pengolahan talas menjadi tepung dengan kondisi yang tepat dapat meningkatkan mutu dan memperpanjang daya simpan tepung talas secara signifikan.

References

Aminullah, A., Ramadhan, A. M., & Fitrilia, T. (2024). Profil Cooking Loss dan Tekstur Mi Basah Ekstrusi Campuran Mocaf dan Tepung Talas yang Ditambah Kuning Telur. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 6(2), 125–133. https://doi.org/10.30997/jiph.v6i2.13663

Budiarto, M. S., & Rahayuningsih, Y. (2017). Potensi nilai ekonomi Talas Beneng (Xanthosoma undipes K. Koch) berdasarkan kandungan gizinya. Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah, 1(1), 1–12.

Ekafitri, R., Pranoto, Y., Herminiati, A., & Rahman, T. (2018). Tepung talas bogor termodifikasi hasil oksidasi menggunakan hidrogen peroksida dengan dan tanpa iradiasi sinar UV. Indonesian Journal of Industrial Research, 10(2), 86–98.

Eka Putri, M., Yanti Surmila, U., Studi Teknologi Pangan, P., Pertanian Negeri Payakumbuh, P., & Studi Agribisnis, P. (2017). Subtitusi Parsial Tepung Beras Dengan Tepung Talas (Colocasia esculenta L. Schott) Dalam Proses Pembuatan Sala Lauak Partial Subtitution Of Rice Flour With Taro Flour (Colocasia Esculenta L. Schott) In Process Of Making Sala Lauak. In Journal of Applied Agricultural Science and Technology (Vol. 1, Issue 1).

Hapsari, D. R. ., Novidahlia, N., & Mukrimah, S. (2024). Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Bubur Bayi Instan Berbahan Dasar Tepung Kacang Kedelai Organik (Glycine max l. merill) dan Tepung Wortel (Daucus carota) dengan Flavor Apel. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 6(1), 10–21. https://doi.org/10.30997/jiph.v6i1.10877

Indrasti, D. (2004). Pemanfaatan tepung talas Belitung (Xanthosoma sagittifolium) dalam pembuatan cookies (Doctoral dissertation, IPB (Bogor Agricultural University)).

Moulia, M. N., Ummah, N., & Kumalasari, R. (2025). Karakteristik fisikokimia tepung talas Belitung (Xanthosoma sagittifolium) dipengaruhi oleh suhu dan lama pengeringan. Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian, 19(2), 109–114.

Nurapriani,R. R. (2010). Optimasi formulasi brownies panggang tepung komposit berbasis talas, kacang hijau dan pisang.

Purwaningsih, I., Yuanti, J., & Ratnawati, G. J. (2020). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol umbi talas (Colocasia esculenta (L.) Schott)metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazil). Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 4(1), 13–21.

Putri, J. C. S., Haryanti, S., & Izzati, M. (2017). Pengaruh lama penyimpanan terhadap perubahan morfologi dan kandungan gizi pada umbi talas Bogor (Colocasia esculenta (L.) Schott). Jurnal Akademika Biologi, 6(1), 49–58.

Rauf, A. W., & Lestari, M. S. (2009). Pemanfaatan komoditas pangan lokal sebagai sumber pangan alternatif di Papua. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 28(2), 178–197.

Sastika, Nadhiya, et al. (2017). Kualitas dan umur simpan tepung talas dengan teknik pengeringan yang berbeda. Journal of Home Economics and Tourism, 14(1), Maret.

Downloads

Published

2025-12-11

How to Cite

Faiha, A. A., Tiara, S., Farihin, S. F., & Jumiono, A. (2025). Pengolahan Talas Menjadi Tepung untuk Meningkatkan Mutu dan Daya Simpan . Karimah Tauhid, 4(12), 9737–9747. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i12.22258

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.