Diversifikasi Pangan Lokal Melalui Inovasi Pengolahan Jagung (Zea mays L.) sebagai Bahan Pangan Darurat

Authors

  • Rizka Rahmania Universitas Djuanda
  • Detya Zalfa Universitas Djuanda
  • Adhelya Rahmadhani Suryadi Universitas Djuanda
  • Aji Jumiono Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i12.22219

Keywords:

Diversifikasi Pangan, Jagung, Beras jagung, Pangan darurat

Abstract

Krisis pangan di Indonesia menuntut diversifikasi pangan untuk mengurangi ketergantungan pada beras dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Jagung (Zea mays L.) dengan kandungan karbohidrat tinggi dan protein cukup merupakan bahan lokal potensial sebagai alternatif sumber pangan pokok. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menelaah potensi inovasi pengolahan jagung menjadi beras jagung dan produk turunannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan agribisnis jagung memiliki peluang besar didukung sumber daya alam melimpah dan permintaan pasar tinggi, meskipun masih terkendala modal dan teknologi. Inovasi produk seperti food bar dan beras jagung instan meningkatkan nilai gizi, umur simpan, serta penerimaan konsumen. Teknologi nixtamalisasi dan biofortifikasi terbukti mampu memperkaya kandungan nutrisi serta memperbaiki mutu fungsional jagung.

Secara keseluruhan, inovasi pengolahan jagung menjadi beras jagung merupakan strategi efektif dalam diversifikasi pangan lokal untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

References

Aini, N., Prihananto, V., & Munarso, S. J. (2011). Pengaruh perendaman jagung dan substitusi tepung tempe terhadap nilai gizi dan sifat sensoris beras jagung instan. Jurnal Agroteknologi, 5(02), 71–82. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JAGT/article/view/2578

Aldillah, R. (2018). Strategi Pengembangan Agribisnis Jagung di Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian, 15(1), 43. https://doi.org/10.21082/akp.v15n1.2017.43-66

Anwar, & Muhammad. (2019). Strategi Pengembangan Usahatani Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Journal Ilmiah Rinjani, 7(2), 1–10.

Bantacut, T., Akbar, T., & Firdaus, R. (2015). Corn Development for Food Security, Industry and Economy. Jurnal Pangan, 24(2), 135–148.

Dass, S., Kumar, A., Jat, S. L., Parihar, C. M., Singh, A. K., Chikkappa, G. K., & Jat, M.

L. (2012). Maize holds potential for diversification and livelihood security. Article-12 Indian Journal of Agronomy (Special Issue), 57(November), 86–91.

Desty Sofiana, Sri Bdudi Wahjuningsih, Haslina, R. (n.d.). Kajian Lama Pengukusan Beras Jagun Terhadap Karakteristik Sfat Fisik dan Kimia Nasi Jagung Instan. 5, 1–9.

Gutiérrez-Cortez, E., Rojas-Molina, J. I., Zambrano-Zaragoza, M. L., Quintanar- Guerrero, D., González-Reza, R. M., Rojas-Molina, A., & Espinosa-Arbeláez, D.

G. (2013). Effect of processing conditions on the production of nixtamalized corn flours by the traditional method. CYTA - Journal of Food, 11(SUPPL.1), 46–53. https://doi.org/10.1080/19476337.2013.778904

Maman, U., Murodi, Nindyantoro, Mujahidin, E., Zaenuddin, D., Muhyani, & Muksin. (2021). Formulating extension model to encourage staple food diversification: A solution to food crisis potential. Universal Journal of Agricultural Research, 9(4), 138–148. https://doi.org/10.13189/UJAR.2021.090405

Ningsih, L.F. (2014). Mutu Gizi dan Organoleptik Formulasi Food Bar Tepung Bekatul dan Tepung Jagung sebagai Alternatif Pangan Darurat. Program Studi Ilmu Gizi. Fakultas Kedokteran. Universitas Brawijaya. Malang.

Platt-Lucero, L. C., Ramírez-Wong, B., Carvajal-Millan, E., Torres-Chávez, P. I., Morales-Rosas, I., López-Mazón, S. L., & Tapia-Ayala, G. I. (2013). Extruded nixtamalized corn flour for making tortilla: The effect of xylanase on the depolymerization of ferulated arabinoxylans. CYTA - Journal of Food, 11(SUPPL.1), 84–89. https://doi.org/10.1080/19476337.2013.784364

Ramadhani, H. (2020). Pemanfaatan Tepung Jagung (Zea mays) dan Tepung Ubi Jalar Kuning (Ipomea batatas L) dalam Pembuatan Food Bar sebagai Alternatif Produk Pangan Darurat. Jurusan Gizi. Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Padang.

Ramadhani, H., & Yani, I. E., Zulkifli. (2021). Mutu Organoleptik Food Bar Tepung Jagung dan Ubi Jalar Kuning sebagai Alternatif Makanan Darurat. Jurnal Syedzasaintika.

Singla, P., & Grover, K. (2017). Biofortified Cereal Crops: A Sustainable Approach for Food and Nutritional Security. Current Journal of Applied Science and Technology, 24(4), 1–13. https://doi.org/10.9734/cjast/2017/37865

Suryana, A. (2014). Toward Sustainable Indonesian Food Security 2025: Challenges and Its Responses. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 32(2), 123–135.

Yulianti, N. (2019). Food Bar corn flour Combination sebagai Pangan Darurat. Home Economics Journal, 3(2). https://doi.org/10.21831/hej.v3i2.24647

Downloads

Published

2025-12-11

How to Cite

Rahmania, R., Zalfa, D., Suryadi, A. R., & Jumiono, A. (2025). Diversifikasi Pangan Lokal Melalui Inovasi Pengolahan Jagung (Zea mays L.) sebagai Bahan Pangan Darurat. Karimah Tauhid, 4(12), 9706–9715. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i12.22219

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.