Analisis Desain Kemasan pada Produk Pangan Tradisional Wajik
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i5.19121Keywords:
Kemasan, Pangan Tradisional, WajikAbstract
Wajik merupakan salah satu produk pangan tradisional Indonesia yang masih menghadapi tantangan dalam hal pengemasan, terutama dari segi keamanan, daya simpan, dan daya tarik visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai inovasi kemasan wajik yang mampu mempertahankan kualitas produk sekaligus memperhatikan nilai budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic review dengan pendekatan PRISMA, yang mencakup empat tahap: identifikasi, skrining, kelayakan, dan inklusi. Hasil studi menunjukkan bahwa edible film berbasis kitosan-PVA dan tapioka memberikan perlindungan yang lebih baik dibandingkan kertas minyak dalam menjaga stabilitas kadar air dan mencegah kerusakan kimia seperti peningkatan asam lemak bebas. Sementara itu, kemasan daun pisang dinilai memiliki nilai simbolik dan autentik terhadap identitas budaya wajik, namun kurang optimal dari sisi ketahanan dan perlindungan mikrobiologis. Kombinasi kemasan modern dan tradisional menjadi solusi potensial dalam menjaga kualitas sekaligus warisan budaya produk. Penelitian ini menyadari keterbatasan berupa jumlah artikel yang spesifik membahas kemasan wajik dan belum melibatkan data persepsi konsumen secara langsung. Ke depan, studi lanjutan disarankan melibatkan uji sensorik dan analisis penerimaan pasar untuk mengukur efektivitas kemasan inovatif secara lebih komprehensif.
References
Fitria, E. A., Budaraga, I. K., & Zebua, S. (2022). Pengujian Asam Lemak Bebas Pada Wajik Yang Dilapisi Edible Film Khitosan-Pva.
Gurning, L. R. M. (2023). Desain Struktur Kemasan Produk Makanan Berbahan Dasar Kertas Karton sebagai Oleh-oleh Guna Meningkatkan Penjualan (Vol. 7, Issue 2).
Novitasari, E., Restuhadi, F., & Efendi, R. (2019a). Pendugaan Umur Simpan Wajik yang Dikemas dengan Kertas Minyak dan Edible Film Tapioka Menggunakan Metode Akselerasi. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian, 6(1), 1–15.
Novitasari, E., Restuhadi, F., & Efendi, R. (2019b). Pendugaan Umur Simpan Wajik yang Dikemas dengan Kertas Minyak dan Edible Film Tapioka Menggunakan Metode Akselerasi. In Universitas Riau JOM FAPERTA (Vol. 6).
Nursani, G. G. F. (2021). Konsep “Wajit” Dalam Perspektif Masyarakat Sunda (Kajian Antropolinguistik Di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat).
Raharjo, S. (2022). Dampak Model Kemasan dan Harga Produk terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Riset Mahasiswa Ekonomi (RITMIK), 4(1), 51–61.
Vegasty, S., Kusumaningsih, T., Firdaus, M., & Istiqomah, A. (2025). Karakterisasi, Aplikasi, dan Bioaktivitas Edible Film Kitosan dengan Bahan Aktif Minyak Atsiri. ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia, 21(1), 1.
Wardana, A. A., & Setiarto, R. H. B. (2024a). Unveiling the cultural significance and development of “wajik”, a traditional Javanese food. Journal of Ethnic Foods, 11(1), 22.
Wardana, A. A., & Setiarto, R. H. B. (2024b). Unveiling the cultural significance and development of “wajik”, a traditional Javanese food. Journal of Ethnic Foods, 11(1).
Wianto, E., & Hartanti, M. (2022). The Role of Sustainable Packaging Design for West Java Local Products. International Conference on Emerging Issues in Humanity Studies and Social Sciences, 198–204.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Salma Rukhiatul Khafiza, Sandra Nurul Aulia, Siti Rahmawati, Muhamad Iman, Wildan Saputra, Yurandani Muharrama, Dedi Sunandi, Titi Rohmayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




