Potensi Buah Mundu (Garcinia dulcis) sebagai Bahan Fungsional dalam Pengembangan Dodol Pangan Lokal

Authors

  • Ayu Agusti Awati Lestari Universitas Djuanda
  • Vitri Heriana Juniar Universitas Djuanda
  • Cindy Amara Andriani Universitas Djuanda
  • Nabila Cahya Herlani Universitas Djuanda
  • Muhammad Fajry Susanto Universitas Djuanda
  • Distya Riski Hapsari Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i12.16223

Keywords:

buah mundu, pangan fungsional, dodol, antioksidan, pengolahan pangan

Abstract

Buah mundu (Garcinia dulcis) merupakan salah satu buah lokal Indonesia yang kaya akan kandungan bioaktif, seperti antioksidan, flavonoid, saponin, dan vitamin C, yang memiliki potensi untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Namun, pemanfaatan buah ini masih terbatas pada konsumsi segar, sehingga pengembangan produk olahan berbasis buah mundu menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi buah mundu sebagai bahan fungsional dalam pembuatan dodol melalui pendekatan studi pustaka. Berdasarkan literatur yang dikaji, buah mundu memiliki karakteristik rasa manis-asam, serta memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Selain itu, pengolahan buah mundu menjadi dodol juga mendukung pemberdayaan masyarakat penghasil mundu. Produk ini berpotensi menjadi pangan lokal inovatif dengan nilai fungsional, mendukung diversifikasi kuliner Indonesia, serta memberikan kontribusi terhadap ekonomi berbasis kearifan lokal.

References

[BSN] Badan Standarisasi Nasional. (1992). SNI Syarat Mutu Dodol. Jakarta.

Anggina, D., Dewi, N., & Restuhadi, F. (2020). Strategi Pemasaran Agroindustri Dodol Rasa Buah Lokal. Jurnal Ilmiah Pertanian, 17(1), 1-12.

Evrizal, R., E. Setyaningrum, Ardian, A. Wibawa & D. Aprilani. 2013. Keragaman tumbuhan dan ramuan etnomedisin Lampung Timur.

Fatma, Mia Aulia. (2015). Ekperimen Pembuatan Dodol Labu Kuning. Thesis Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Kusnandar, F. (2010). Kimia Pangan Komponen Makro. Jakarta: PT. Dian Rakyat.

Masrofian, M., Budiretnani, D. A., Rahmawati, I., Primandiri, P. R., & Santoso, A. M.

(2022,). Karakteristik Morfologi Tanaman Mundu (Gracinia xanthochymus) di Daerah Kabupaten Kediri. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran (Vol. 2, No. 1, pp. 575-580).

Rahmawati, A., & Putri, M. (2018). Pengembangan Produk Dodol Berbasis Buah Lokal: Studi Kasus pada Buah Mundu. Jurnal Teknologi Pangan, 15(2), 102-110.

Saelee A, Phongpaichit S, Mahabusarakam W. (2015). A new prenylated biflavonoid from the leaves of Garcinia dulcis. Nat Prod Res DOI:10.1080/14786419.2015.1010087

Salsabila, K. (2019). Eksperimen Pembuatan Cupcake Free Gluten Berbahan Dasar Tepung Biji Kluwih dengan Campuran Tepung Beras. Skripsi. UNNES.

Sastrapradja, S. D. Dan M.A. Rifai. (1972). Exploration and conservation of the undeveloped genetic resources in indonesia forests. In report on the LIPI-MAB Workshop on Natrual Resources III-B, Jakarta.

Sari, D., dkk. (2020). Potensi Buah Mundu sebagai Sumber Pangan Lokal di Indonesia.

Jurnal Pertanian Lokal, 12(3), 45-53.

Sari, R., Yulianto, E., & Rahayu, T. (2021). Pembuatan Dodol Berbahan Dasar Buah Tropis: Studi Eksperimen pada Dodol Mangga dan Salak. Jurnal Teknologi Pangan, 8(1), 45-52.

Suprapto, H. (2015). Pengaruh Sustitusi Tapioka untuk Tepung Beras Ketan Terhadap Perbaikan Kualitas Wingko. 2(1):1923.

Thong, N. (2017). Diuretic and Hypotensive Effect of Morelloflavone from Garcinia dulcis. Sains Malaysiana. 46(9): 1479–1490

Triandita, N., Maifianti, K. S., Rasyid, M. I., Yuliani, H., & Angraeni, L. (2020). Pengembangan Produk Pangan Fungsional Dalam Meningkatkan Kesehatan Dan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Suak Pandan Aceh Barat. LOGISTA- Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 457-464.

Utami N, Sari R. 2009. Mundu: Garcimiaxanthcohymus Hook.f. atau G, dulcis (Roxb.) kurz. Berita Biologi 9(6): 739-745.

Wati, M., & Holinesti, R. (2019). Analisis Kualitas Dodol Ekstrak Kulit Buah Naga Merah.

Jurnal Kapita Selekta Eografi, 2 No 8(September), 107–117

Witantri, R. G., Ruspendi, E. C. A., & Saputro, D. S. (2015). Keanekaragaman Pohon Berpotensi Obat Antikanker di Kawasan Kampus Kentingan Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah. In Prosiding seminar nasional Biodiversitas Indonesia 1(3), 477-483.

Yusuf, F., M. R. (2017). Pengaruh Komposisi Gula Merah dan Gula Pasir terhadap Karakteristik Fisik, Sensoris, dan Mikrobbiologi Dodol. Jurnal Teknologi Pertanian, 18(3), 175-182.

Downloads

Published

2024-12-06

How to Cite

Lestari, A. A. A., Juniar, V. H., Andriani, C. A., Herlani, N. C., Susanto, M. F., & Hapsari, D. R. (2024). Potensi Buah Mundu (Garcinia dulcis) sebagai Bahan Fungsional dalam Pengembangan Dodol Pangan Lokal. Karimah Tauhid, 3(12), 13302–13310. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i12.16223

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.