Pengembangan Produk Pangan Berbasis Protein Serangga sebagai Alternatif Sumber Protein Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i2.22917Keywords:
protein serangga, pengembangan produk, pangan berprotein, sifat fungsional, pangan fungsionalAbstract
Protein serangga semakin diakui sebagai sumber protein alternatif yang memiliki kandungan gizi tinggi serta efisiensi produksi yang lebih baik dibandingkan protein hewani konvensional. Namun demikian, pemanfaatannya dalam pengembangan produk pangan masih belum optimal dan belum terintegrasi secara menyeluruh dari aspek gizi, teknologi pangan, dan keberlanjutan. Selain itu, kajian yang mengulas secara komprehensif kualitas protein serangga, pengaruh proses pengolahan, serta implikasinya terhadap sistem pangan berkelanjutan masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi protein serangga sebagai bahan baku pengembangan produk pangan berbasis protein berkelanjutan melalui pendekatan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap publikasi ilmiah nasional dan internasional dalam sepuluh tahun terakhir, yang dianalisis berdasarkan kandungan gizi, sifat fungsional protein, teknik pengolahan, aspek keamanan pangan, dan keberlanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa protein serangga memiliki kandungan protein yang tinggi, nilai energi sekitar 400–550 kkal/100 g, serta mengandung asam amino esensial dan mikronutrien penting. Selain itu, protein serangga memiliki sifat fungsional yang mendukung aplikasinya dalam berbagai sistem pangan, meskipun kualitas dan keamanannya sangat dipengaruhi oleh metode pengolahan. Dari perspektif keberlanjutan, protein serangga berpotensi mendukung diversifikasi sumber protein dan mengurangi dampak lingkungan, namun masih menghadapi kendala dalam penerimaan konsumen.
References
Anyasi, T. A., Jideani, A. I. O., & Mchau, G. R. A. (2025). Edible insects as sustainable protein sources: Nutritional quality, processing, and future prospects. Food Reviews International, 41(2), 215–231. https://doi.org/10.1080/87559129.2024.xxxxxx
Cahyani, R. D., Prasetyo, E. N., & Lestari, S. (2020). Potensi larva Hermetia illucens sebagai sumber protein alternatif untuk pangan. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 31(2), 123–131.
Diversifikasi Pangan. (2020). Diversifikasi pangan sebagai strategi ketahanan pangan nasional. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Jankowski, M., Król, K., & Wójcik, M. (2025). Sustainability assessment of insect protein production for food applications. Sustainability, 17(3), 1125. https://doi.org/10.3390/su17031125
Lisboa, V., Monteiro, M., & Cunha, L. M. (2024). Edible insects as alternative protein sources: Nutritional value, processing challenges and consumer acceptance. Trends in Food Science & Technology, 145, 104298. https://doi.org/10.1016/j.tifs.2024.104298
Nadhifah, S., Rahmawati, D., & Putri, A. R. (2021). Pengembangan produk pangan berbasis serangga sebagai alternatif sumber protein. Jurnal Gizi dan Pangan, 16(3), 189–198.
Queiroz, L. S., Silva, R. C., & Borges, S. V. (2023). Functional properties of insect proteins and their application in food systems. Food Chemistry, 404, 134628. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2022.134628
Setyawati, A., & Magfirah, I. (2024). Karakteristik gizi dan potensi protein serangga sebagai bahan pangan alternatif. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 9(1), 45–54.
Wijaya, H., Sari, D. K., & Nugroho, A. (2019). Pengaruh pengolahan terhadap sifat alergen dan kualitas protein serangga konsumsi. Jurnal Keamanan Pangan, 5(2), 67–75
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mila Azkia, Raden Siti Nurlaela, Siti Nurhalimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




