Analisa Pengadaan Produk Baru Studi Kasus Produk Crunchy Fish Flakes pada Program Studi Independen Pt. Agritama Sinergi Inovasi
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i5.18833Keywords:
crunchy fish flakes, pengembangan produk, SIBAbstract
Pengembangan produk pangan inovatif menjadi salah satu upaya strategis untuk menjawab kebutuhan konsumen akan makanan yang praktis, bergizi, dan bernilai tambah tinggi. Laporan ini membahas proses pengembangan produk Crunchy Fish Flakes, yaitu sereal sarapan berbahan dasar tepung jagung dan tepung ikan tongkol, yang diformulasikan sebagai alternatif sarapan bergizi tinggi dan mudah dikonsumsi. Pengembangan dilakukan dalam rangka Program Studi Independen Bersertifikat di PT Agritama Sinergi Inovasi, dengan pendekatan design thinking serta metode kualitatif berbasis studi literatur. Proses pengembangan meliputi tahapan idea generation, idea screening, pengembangan konsep produk, Value Proposition Canvas (VPC), Business Model Canvas (BMC), prototyping, uji sensoris, House of Quality (HoQ), feasibility study, hingga market testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa produk ini diterima dengan baik oleh konsumen sasaran, terutama karena teksturnya yang renyah dan cita rasanya yang gurih khas ikan. Selain memberikan nilai gizi yang tinggi, produk ini juga memiliki potensi komersial yang baik dengan harga yang kompetitif. Pengembangan Crunchy Fish Flakes menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menciptakan produk pangan inovatif yang relevan dengan kebutuhan pasar dan mendukung pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal.
References
Andriani, D., Fakhriyudha, & Purwandani, F. (2019). Pengembangan Prototipe Sistem untuk Concept Generation pada Perancangan Produk. Seminar Nasional Teknik Industri (SeNTI) 2019, 15–25.
Arifianto, I., Oktiarso, T., & Widiyanto, S. (2014). Peningkatan Kualitas Pelayanan Bengkel Garuda dengan Metode QFD dan Model Kano. 2(2).
Edwards-Schalter, M. (2018). The nature and variety of innovation. International Journal of Innovation Studies, 2, 65–79.
Gunawan, K. (2018). Peran Studi Kelayakan Bisnis Dalam Peningkatan UMKM (Studi Kasus UMKM di Kabupaten Kudus). Jurnal Bisnis Dan Manajemen Islam, 6(2).
Jusniati, J., Patang, P., & Kadirman, K. (2017). PEMBUATAN ABON DARI JANTUNG PISANG (MUSA PARADISIACA) DENGAN PENAMBAHAN IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS). Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 3(1), 58. https://doi.org/10.26858/jptp.v3i1.5198
Kemp, D. S. E., Hollowood, D. T., & Hort, D. J. (2009). Sensory Evaluation. Wiley. https://doi.org/10.1002/9781118688076
Nisa, A. (2018). Kualitas Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) Dengan Pengawet alami Ekstrak Daun Ciplukan Dan Variasi Lama Perendaman. In New England Journal of Medicine, 372(2).
Osterwalder, A., & Pigneur. (2014). Value Proposition Design. John Wiley and Sons.Inc.
Osterwalder, A., Pigneur, Y., Bernarda, G., & Smith, A. (2015). Value Proposition Design How to create products and services customers want. Journal of Business Models, 3(1), 81–92.
Prihadyanti, D., & Sari, K. (2020). Proses Inovasi Produk Pangan Fungsional: Studi Kasus Perusahaan-Perusahaan Lokal di Indonesia. Jurnal Manajemen Teknologi, 19(2), 196–219. https://doi.org/10.12695/jmt.2020.19.2.6
Sari, I. P., Kartina, A. H., Pratiwi, A. M., Oktariana, F., Nasrulloh, M. F., & Zain, S. A. (2020). Implementasi Metode Pendekatan Design Thinking dalam Pembuatan Aplikasi Happy Class Di Kampus UPI Cibiru. Edsence: Jurnal Pendidikan Multimedia, 2(1), 45–55. https://doi.org/10.17509/edsence.v2i1.25131
Sitohang, R. (2010). Pengaruh Jenis dan Kadar Tepung Terhadap Kualitas Fish Flakes Ikan Pari (Dasyatis Sp.). Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Agnia Rahmawati, Sri Rejeki Retna Pertiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




