Kadar Air dan Aktivitas Air sebagai Faktor Kunci Mutu dan Stabilitas Bahan Pangan
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i2.22835Keywords:
kadar air, aktivitas air, mutu pangan, stabilitas pangan, pengolahan panganAbstract
Air merupakan komponen utama dalam bahan pangan yang berperan penting dalam menentukan mutu, stabilitas, dan umur simpan produk. Keberadaan air dalam bentuk kadar air dan aktivitas air memengaruhi reaksi kimia, pertumbuhan mikroorganisme, serta perubahan fisik selama proses pengolahan dan penyimpanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kadar air dan aktivitas air terhadap mutu dan stabilitas bahan pangan berdasarkan analisis komprehensif terhadap berbagai hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur ilmiah dengan pendekatan kualitatif, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari artikel jurnal bereputasi yang membahas pengaruh suhu, metode pengolahan, serta pemodelan matematis terhadap kadar air dan aktivitas air bahan pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan penerapan metode pengolahan tertentu, seperti pengeringan, penggorengan, dan pengasinan, secara signifikan menurunkan kadar air dan aktivitas air, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan stabilitas dan umur simpan produk pangan. Selain itu, penggunaan model matematis, seperti BET dan Arrhenius, terbukti efektif dalam memprediksi hubungan kadar air dengan mutu dan stabilitas produk. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa pengendalian kadar air dan aktivitas air merupakan faktor kunci dalam menjaga mutu dan stabilitas bahan pangan serta menjadi dasar penting dalam perancangan proses pengolahan dan penyimpanan pangan yang optimal.
References
Aini, N. ’, Lidia, L., & Ledyanna, A. (2025). Available online at: https://pakisjournal.com/index.php/jfsa Journal of Food Security and Agroindustry (JFSA) Identifikasi Kandungan Kadar Air Nuget Bayam (Amaranthus spp.) dengan Metode Gravimetri Determination of Moisture Content in Spinach (Amaranthus spp.) Nuggets Using the Gravimetric Method. 3(2), 46–52. https://doi.org/10.58184/jfsa.v3i2.666
Hariyadi, T. (2018). Pengaruh Suhu Operasi terhadap Penentuan Karakteristik Pengeringan Busa Sari Buah Tomat Menggunakan Tray Dryer. Jurnal Rekayasa Proses, 12(2), 46. https://doi.org/10.22146/jrekpros.39019
Hayati, R. (2017). Pengaruh Kadar Air dan Persamaan Model Bet untuk Prediksi Masa Simpan Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Teknologi Dan Industri Pertanian Indonesia, 9(1), 17–22. https://doi.org/10.17969/jtipi.v9i1.6149
Leviana, W., & Paramita, V. (2017). Pengaruh Suhu Terhadap Kadar Air Dan Aktivitas Air Dalam Bahan Pada Kunyit (Curcuma Longa) Dengan Alat Pengering Electrical Oven. 13(2), 37–44. http://ejournal.undip.ac.id/index.php/metana
Nadia, L. S., Lejap, T. Y. T., & Rahmanto, L. (2023). Pengaruh Pengolahan Pangan terhadap Kadar air Bahan Pangan. Journal of Innovative Food Technology and Agricultural Product, 5–8. https://doi.org/10.31316/jitap.vi.5780
Tauhid, K., & Aprialdi, ; | Agung. (2024). Studi Kasus : Analisis Praduga Frozen food Rabokki Terhadap Umur Simpan dan Penurunan Nilai Mutu produk Menggunakan Metode Arrhenius (Vol. 3).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Noviyanti Sutisna, Siti Nurhalimah, Raden Siti Nurlaela

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




