Mutu Fisikokimia dan Mikrobiologi Air Minum Isi Ulang (AMIU) di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi

Authors

  • Ihsan Maulana Universitas Djuanda
  • Titi Rohmayanti Universitas Djuanda
  • Distya Riski Hapsari Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i4.23267

Keywords:

Kualitas, Air Minum, Depot, Pengujian

Abstract

Air minum sangat dibutuhkan oleh manusia dalam keperluan sehari-hari. Air minum isi ulang sering dikonsumsi masyarakat karena harganya terjangkau, namun kualitas dan kebersihannya tidak selalu terjamin. Selain itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas air minum isi ulang ditinjau dari aspek fisika, kimia, dan mikrobiolog. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen di laboratorium dengan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor, yaitu DAMIU (Depot Air Minum Isi Ulang) di Kecamatan Cicurug, serta menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 22 sampel yang berada di kecamatan cicurug. Analisis yang lakukan yaitu uji organoleptik, pH, Total Dissolved Solid (TDS), hardness, turbidity, klorida, besi (Fe), Mangan (Mn), bakteri coliform dan E. coli. Hasil pengecekkan aftertaste kesat (1,7-4,4), rasa pahit (1,2-4,7), tidak berbau, suhu (23,0-24,4°C), TDS (55,0-114,5 mg/L), Turbidity (0,1-0,3 NTU), pH (6,9-7,3), klorida (6,5-10,8 mg/L), hardness (43,5-63,2 mg/L), Fe dan Mn (0.005-0.005 mg/L), coliform (0,0-4,5 CFU/100ml) dan E. coli (0 CFU/100ml). Semua pengecekkan parameter fisika dan kimia hasilnya sudah memenuhi syarat sesuai Permenkes Tentang Persnyaratan Kualitas Air Minum sedangkan hasil pengecekkan mikrobiologi terdapat DAMIU yang tidak sesuai standar.

References

Agustina, L. (2019). Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) Parameter Air Minum untuk Pekerja di Kabupaten Pasuruan Tahun 2017. Medical Technology and Public Health Journal, 3(1), 61-69.

Alfian, A., Firdani, F., Nilam Sari, P., & Dinata, R. 2021. Mengenal Air Minum Isi Ulang. LPPM, Universitas Andalas.

Alisya, N. N., Alwi, M. K., & Idris, F. P. (2021). Studi kadar kesadahan total air minum dalam kemasan (AMDK) merek lokal di Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 2(4), 570-580.

Amani, F., & Prawiroredjo, K. (2016). Alat Ukur Kualitas Air Minum dengan Parameter pH, Suhu, Tingkat Kekeruhan dan Jumlah Padatan Terlarut. JETri, 14(1), 49–62.

Atikasari, Y., Sari, D. P., Mukaromah, A. H., & Wardoyo, F. A. (2022). Perbandingan Efektivitas Penggunaan Serbuk Biji Kelor/TiO₂ Dan Arang Aktif Biji Kelor/Tio₂ Terhadap Penurunan Kadar Mn (Ii) Dalam Air. In Prosiding Seminar Nasional Unimus (Vol. 5).

Awliahasanah, R., Sari, D. N. S. N., Yanti, D., Azrinindita, E. D., Ghassani, D., Maulidia, N. S., & Sulistiyorini, D. (2021). Analisis risiko kesehatan lingkungan kandungan mangan pada air sumur warga kota Depok. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 1(2), 80-86.

Bambang, A. G. (2014). Analisis cemaran bakteri coliform dan identifikasi Escherichia coli pada air isi ulang dari depot di Kota Manado. Pharmacon, 3(3).

Basuki, K. H. (2021). Aplikasi logaritma dalam penentuan derajat keasaman (pH). Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, 7(1).

Bedada, T. L., Mezemir, W. D., Dera, F. A., Sima, W. G., Gebre, S. G., Edicho, R. M., & Tullu, K. D. (2018). Virological and bacteriological quality of drinking water in Ethiopia. Applied Water Science, 8, 1-6.

Budiyono, dan Siswo Sumardiono, 2013. Teknik Pengolahan Air. Yogyakarta, Graha Ilmu. Edisi Pertama.

[Depkes] Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2010. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Depkes RI, Jakarta.

[Depperindag] Departemen Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia Nomor 651/MMPP/Kep/10/2004.

Earnestly, F., Suryani, Firdaus, & Yermadona, H. (2019). Penjernihan air di RT 001 RW 013 Kelurahan Pasie Nan Tigo. DINAMISIA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 03 (Special Issue), 101–109.

Ella, I. S., Adiono, M., Suaebah, E., & Rohmawati, L. (2025). Efektifitas EFEKTIVITAS Alumunium Sulfat Dalam Mengurangi Kekeruhan Air Pada Uji JAR Test PT. Hanarida Tirta Birawa Sidoarjo: Kata Kunci: Air, Turbidity, Jar test. Inovasi Fisika Indonesia, 14(1), 21-26.

Entjang, I. 2003. Mikrobiologi dan Parasitologi untuk Akademi Keperawatan dan Sekolah Tenaga Kesehatan yang Sederajat. Bandung: Citra Adtya Bakti.

Febrina, L., & Ayuna, A. (2015). Studi penurunan kadar besi (Fe) dan mangan (Mn) dalam air tanah menggunakan saringan keramik. Jurnal Teknologi, 7(1), 35-44.

Hutasoit, D. P. (2020). Pengaruh sanitasi makanan dan kontaminasi bakteri Escherichia coli terhadap penyakit diare. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 779-786.

Kumala, I. G. A. H., Astuti, N. P. W., & Sumadewi, N. L. U. (2019). Uji Kualitas Air Minum Pada Sumber Mata Air di Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 5(2),100-105.

Lamusu, Z., Djuna, F., Potale, S. M., Muksin, F. F., Mayang, W. W. T., & Madraka, F. (2025). Evaluasi Kualitas Air Minum Isi Ulang Di Beberapa Titik DAMIU Sebagai Upaya Menjamin Keamanan Konsumen. Jurnal Entropi, 20(2), 1-10.

Lebang, E. (2021). Analisis Kualitas Pb, Cd, Mg2+, Cl-dan HCO3-Pada Mata Air Pegunungan Desa Leatung, Kecamatan Sangalla Kabupaten Tana Toraja (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Marhamah, A. N., & Santoso, B. (2020). Kualitas air minum isi ulang pada depot air minum di Kabupaten Manokwari Selatan. Cassowary, Journal of Halal, 2(2), 40–45.

Maulana, I., & Hapsari, D. R. (2024). Pengawasan Mutu Proses Produksi Air Minum dalam Kemasan Galon di PT. XYZ. Karimah Tauhid, 3(11), 13062-13074.

Mirza, M. N. (2014). Hygiene Sanitasi dan jumlah Coliform air minum. Jurnal Kesehatan masyarakat, 9(2), 167-173.

Muntu, R., & Rahmadhany, R. (2024). Variasi Kemampuan Media Zeolit Dalam Menurunkan Kesadahan Air. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 24(1), 143-147.

Naillah, A., Budiarti, L. Y., & Heriyani, F. (2021). Literature Review: Analisis Kualitas Air Sungai dengan Tinjauan Parameter pH, Suhu, BOD, COD, DO terhadap Coliform. Homeostasis, 4(2), 487-494.

Pakpahan, R. S., Picauly, I., & Mahayasa, I. N. W. (2015). Cemaran mikroba Escherichia coli dan total bakteri koliform pada air minum isi ulang. Kesmas, 9(4), 300-307.

Pramesti, D. S., & Puspikawati, S. I. (2020). Analisis Uji Kekeruhan air minum dalam kemasan yang beredar di kabupaten banyuwangi. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 75-85.

Purwoto, S. P., & Sutrisno, J. (2016). Pengolahan Air Tanah Berbasis Treatment Ferrolite, Manganese Zeolite, dan Ion Exchange. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 14(2), 21-31.

Putri, F. E., Hubaybah, H., Fitri, A., & Andiatama, M. D. (2022). Analisis Kualitas Air Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh. Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(1), 85-92.

Putri, V. D. H. P., & Purnamasari, A. P. (2022). Penetapan Kadar Klorida Dalam Air Danau Universitas Negeri Surabaya Secara Argentometri. Indonesian Chemistry and Application Journal, 5(1), 33-37.

Rambe, R. N. R., Priwahyuni, Y., & Hayana, H. (2022). Analisis Pengolahan Air Minum Isi Ulang Terhadap Kualitas Bakteriologis (Escherichia coli) Di Wilayah Kerja Puskesmas UKUI TAHUN 2021. Media Kesmas (Public Health Media), 2(1), 280-295.

Rifai, A., Hartaja, D. R. K., Sulaeman, O., Setiadi, I., Ikhsan, I. N., Darmawangsa, M. R., & Sofian, A. (2024). Pengaruh Tekanan pada Reverse Osmosis terhadap Penyisihan Kadar Ion Klorida (Cl-) dan Total Dissolved Solids (TDS) pada Pengolahan Air Payau. Jurnal Teknologi Lingkungan, 25(2), 300-307.

Rosita, N. 2014. Analisis Kualitas Air Minum Isi Ulang Beberapa Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Tangerang Selatan. Jurnal Kimia Valensi 0(0): 134-141.

Sampulawa, I., & Tumanan, D. (2016). Analisis kualitas air minum isi ulang yang dijual di Kecamatan Teluk Ambon. Arika, 10(1), 41-56.

Senthil Kumar, P., & Yaashikaa, P. R. 2019. Introduction Water. In Water in Textiles and Fashion. Pp. 1–20.

Sitotaw, B., Melkie, E., & Temesgen, D. (2021). Bacteriological and physicochemical quality of drinking water in Wegeda Town, Northwest Ethiopia. Journal of environmental and public health, 2021(1), 6646269.

[SNI] Standar Nasional Indonesia. 2011. SNI 01-2346-2006_Rev.2011 tentang Petunjuk Pengujian Organoleptik dan atau Sensori. Standar Nasional Indonesia, Jakarta.sss

Sugeng, B., & Sulardi, S. (2019). Uji keasaman air dengan alat sensor pH di STT Migas Balikpapan. Jurnal Kacapuri: Jurnal Keilmuan Teknik Sipil,2(1),65-72.

Sumampouw, O. J. (2019). Kandungan bakteri penyebab diare (coliform) pada air minum (studi kasus pada air minum dari depot air minum isi ulang di Kabupaten Minahasa). Journal PHWB, 1(2), 8-13.

Sunarti, R. N. (2016). Uji kualitas air minum isi ulang disekitar kampus uin Raden Fatah Palembang. Bioilmi: Jurnal Pendidikan, 2(1).

Surati, S. (2020). Bacteriocin, antimicrobial as A new natural food preservative: its potential and challenges Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug Safety, 1(1), 63-82.

Qadiriyah, F. (2022). Mutu Fisik, Kimia, dan Mikrobiologi air depot isi ulang di kecamatan babakan madan dan kecamatan caringin. (Doctoral dissertation, Universitas Djuanda Bogor).

Widyaningrum, R., Rifqi, M., & Rohmayanti, T. (2024). Analisis Fisikokimia dan Mikrobiologi Depot Air Minum Isi Ulang di Desa Kadumanggu. Karimah Tauhid, 3(10), 12056-12068.

Wowor, B. Y., Hanurawaty, N. Y., & Yulianto, B. (2023). Perbedaan Variasi Ketebalan Media Filter Arang Aktif Terhadap Penurunan Kadar Total Dissolved Solids (TDS). Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 76-83.

Downloads

Published

2026-04-15

How to Cite

Maulana, I., Rohmayanti, T., & Hapsari, D. R. (2026). Mutu Fisikokimia dan Mikrobiologi Air Minum Isi Ulang (AMIU) di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Karimah Tauhid, 5(4), 1527–1544. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i4.23267

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.