Literatur Review : Perbedaan Kualitas Air Minum Isi Ulang (AMIU) dari Desa Kabupaten Bogor dengan Wilayah Tanggerang Selatan
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i7.19285Keywords:
Air Minum, Depot, Perbedaan, KualitasAbstract
Air minum yang langsung bisa diminum tanpa proses pengolahan atau merebusnya terlebih dahulu, sekarang ada galon air isi ulang yang telah difilter dan disterilisasi dengan cara ozonisai, sinar ultraviolet ataupun keduanya. Namun tidak semua depot air minum isi ulang (DAMIU) yang ada di Desa Kadumanggu Kabupaten Bogor maupun di Tanggerang Selatan dikelola dengan baik sesuai permenkes no. 492/menkes/per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air minum pada depot air minum isi ulang yang berada di Wilayah Desa Kadumanggu Kabupaten Bogor dan Wilayah Tanggerang Selatan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dari berbagai sumber dan melalui jurnal yang telah dipublikasi melalui Google Scholar, Ensiklopedia, Dokumen dan basis data ilmiah lainnya. Nilai pH air di Wilayah Tanggerang Selatan berkisar 5,67 – 6,50 dan nilai kadar besi (Fe) di Wilayah Tanggerang Selatan paling tinggi 0,31 mg/L. untuk parameter mikrobiologi dari kedua Wilayah ini terdapat beberapa tempat dengan hasil bakteri coliform ataupun bakteri E. coli tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan.
References
Abdilanov, D., Hasan, W., & Marsaulina, I. (2012). Pelaksanaan Penyelenggaraan
Hygiene Sanitasi dan Pemeriksaan Kualitas Air Minum pada Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Padang.
Abdullah. (2010). Analisis Kualitatif Air Sumur Sebagai Air Bersih Untuk Kebutuhan
Sehari-hari di Kelurahan Mangasa Kecamatan Tamalate Kota Makasar [Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makasar]. UIN Alauddin Makasar Repository.
Agustini, A., & Rienoviar. (2011). Pengaruh Konsentrasi Ozon Terhadap Cemaran
Mikroba Pada Air Minum Dalam Kemasan. Jurnal Dinamika Penelitian Industri. 22, 44-51.
Althena, D., Anwar M., Hendro M., & Muhasim. (2004). Kandungan Pb, Cd, Hg
Dalam Air Minum Dari Depot Air Minum Isi Ulang Di Jakarta, Tanggerang dan Bekasi. Jurnal Ekologi Kesehatan 3.
Andini, N. F. (2017). Uji Kualitas Fisik Air Bersih Pada Sarana Air Bersih Program
Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Nagari
Cupak Kabupaten Solok. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 2(1).
Asmawi, S. (2004). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Bakteriologis
Air Minum Isi Ulang Padas Tingkat Produsen di Kota Semarang Tahun 2004. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 3(2), 50-53.
Hanum F. (2002). Proses Pengolahan Air Sungaiuntuk Kepeluan Air Minum.
FakultasTeknik.
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
492/MENKES/PER/1V/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.
Nisanson, M. (2015). Kualitas Air Isi Ulang pada Depot Air Minum Di Wilayah Utara
Kota Ende. Jurnal Teknosiar 9 (2).
Pertiwi, A. W. (2007). Kualitas Bakteriologis Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kota
Bogor. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 2(2).
Rosita, N. (2014). Analisis Kualitas Air Minum Isi Ulang Beberapa Depot Air Minum
isi Ulang (DAMIU) Di Tanggerang Selatan. Jurnal kimia Valensi, 4(2).
Rosyani, A. P. (2016). Hubungan Hygiene Dengan Keberadaan Bakteri Escherichia
Coli Pada Depot Air Minum Isi Ulang di Kawasan Universitas Muhammdayah
Surakarta. [Skripsi, Universitas Muhammdayah Surakarta]. UMS Repository.
Syarif, M. (2021). Identifikasi Mikroplastik pada Air Minum Isi Ulang Di Kelurahan
Tamangapa Kota Makassar [Skripsi, Universitas Hasanuddin]. Universitas
Hasanuddin Repository.
Utami, N. (2018). Uji Escherichia Coli Dalam Air Minum Isi Ulang Dengan Metode
Angka Paling Mungkin. [Skripsi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II].Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II Perpustakaan.
Widyaningrum, R., Rifqi, M., & Rohmayanti, T. (2024). Analisis Fisikokimia dan
Mikrobiologi Depot Air Minum Isi Ulang di Desa Kadumanggu. Karimah Tauhid, 3(10), 12056-12068.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ihsan Maulana, Distya Riski Hapsari, Titi Rohmayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




