Analisis Perubahan Kandungan Karbohidrat dan Protein pada Cookies Akibat Substitusi Tepung Labu Kuning

Authors

  • Rima Yanti Universitas Djuanda
  • Raden Siti Nurlaela Universitas Djuanda
  • Siti Nurhalimah Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i2.22773

Keywords:

labu kuning, cookies, karbohidrat, protein

Abstract

Studi ini mengaplikasikan metodologi Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) untuk mengevaluasi dan mensintesis data empiris terkait dampak substitusi parsial tepung terigu dengan tepung labu kuning (Cucurbita moschata) terhadap kadar karbohidrat dan protein cookies. Pendorong utama penelitian ini adalah kebutuhan mendesak untuk mengembangkan makanan ringan fungsional, mengingat cookies konvensional cenderung memiliki kandungan karbohidrat tersedia yang tinggi dan rendah serat (Sri Rejeki et al., 2024), yang berasosiasi dengan masalah metabolisme (Afandi et al., 2019). Penelusuran literatur dilakukan secara sistematis pada basis data akademik dengan membatasi publikasi antara tahun 2015 hingga 2025 (Agus Cahyono et al., 2019). Analisis temuan konsisten menunjukkan bahwa penambahan tepung labu kuning secara signifikan *menurunkan total kandungan karbohidrat* cookies (Hatta & Sandalayuk, 2020). Hal ini terjadi karena komponen pati yang tinggi digantikan oleh serat pangan yang melimpah dalam labu kuning, berimplikasi pada peningkatan potensi prebiotik produk (Puspaningtyas et al., 2019). Sementara itu, tingkat protein cookies umumnya tetap terjaga atau hanya mengalami reduksi marginal. Kesimpulannya, pemanfaatan tepung labu kuning terbukti menjadi strategi fortifikasi yang efektif untuk menghasilkan cookies dengan profil gizi yang lebih seimbang dan berorientasi kesehatan.

References

Afandi, F. A., Wijaya, C. H., Faridah, D. N., & Suyatma, N. E. (2019). Hubungan antara Kandungan Karbohidrat dan Indeks Glikemik pada Pangan Tinggi Karbohidrat. ARTIKEL, 3(1).

Agus Cahyono, E., Sutomo, N., & Hartono, A. (2019). LITERATUR REVIEW ; PANDUAN PENULISAN DAN PENYUSUNAN. Jurnal Keperawatan, 12(2), 12.

Dewi Wulandari, & Widya Kurnianingsih. (2018). Pengaruh Usia, Stres, dan Diet Tinggi Karbohidrat terhadap Kadar Glukosa Darah. INFOKES, 8(1).

Fitri, A. S., & Nur Fitriana, Y. A. (2020). Analisis Senyawa Kimia pada Karbohidrat. SAINTEKS, 17(1), 45-52.

Hatta, H., & Sandalayuk, M. (2020). Pengaruh Penambahan Tepung Labu Kuning terhadap Kandungan Karbohidrat dan Protein Cookies. Gorontalo Journal of Public Health, 3(1).

Kitchenham, B. (2004). Procedures for Performing Systematic Reviews. Keele University Technical Report, (TR/SE-0401).

Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Salemba Medika.

Puspaningtyas, D. E., Sari, P. M., Kusuma, N. H., & Debora Helsius, S. B. (2019). Analisis Potensi Prebiotik Growol: Kajian Berdasarkan Perubahan Karbohidrat Pangan. Gizi Indonesia, 42(2), 83-90.

Ramdhani, A., Amin, A. S., & Ramdhani, M. A. (2014). Panduan Praktis Penulisan Review Literatur. Jurnal Manajemen Pendidikan Indonesia, 2(1), 3-10.

Sri Rejeki, Fitri Faradilla, R. H., Elvira, I., & Nadila. (2024). Analisis Asupan Energi, Karbohidrat, dan Serat dari Pangan Pokok di Wilayah Non Pertanian di Kota Baubau 2022. Jurnal Gizi Ilmiah, 11(1).pro

Downloads

Published

2026-02-25

How to Cite

Yanti, R., Nurlaela, R. S., & Nurhalimah, S. (2026). Analisis Perubahan Kandungan Karbohidrat dan Protein pada Cookies Akibat Substitusi Tepung Labu Kuning. Karimah Tauhid, 5(2), 505–512. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i2.22773

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.