Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) pada Proses Produksi Susu Kambing Segar di PT Gizi Dewata Utama - Ciawi

Authors

  • Mutia Liza Zahro Universitas Djuanda
  • Rosy Hutami Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i11.21905

Keywords:

susu kambing, CPPOB, GMP, pengawasan mutu

Abstract

Susu merupakan bahan pangan tinggi protein yang dibutuhkan manusia, semakin berkembangnya pengetahuan, susu kambing saat ini juga banyak diproduksi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut. Banyaknya kasus keracunan susu segar dari tahun ke tahun perlu menjadi perhatian bersama, terutama produsen dalam penanganan saat produksi pangan itu sendiri. Cara Pengolahan Pangan yang Baik (Good Manufacturing Practices) harus diperhatikan, guna menjaga keamanan pangan dan kualitas mutu pangan. Terdapat delapan belas aspek yang harus diimplementasikan perusahaan guna menghasilkan pangan olahan yang baik, yaitu : aspek lokasi, bangunan, fasilitas sanitasi, mesin dan peralatan, bahan, pengawasan proses, produk akhir, laboratorium, karyawan, pengemas, label dan keterangan produk, penyimpanan, pemeliharaan dan program sanitasi, pengangkutan, dokumentasi dan pencatatan, pelatihan, dan penarikan produk, serta penerapan CPPOB itu sendiri. Data diperoleh dengan metode observasi lapang serta wawancara pekerja. Secara keseluruhan, PT Gizi Dewata Utama telah mengimplementasikan Cara Pengolahan Pangan yang Baik, meskipun terdapat beberapa aspek yang masih perlu diimplementasikan.

References

Aritonang, Irianton dan Priharsiwi, E. (2009). Manajemen Penyelenggaraan : Makanan dan Asuhan Gizi. Leutika, Yogyakarta.

Aryono, M.A. (2010). Puluhan Siswa SD keracunan susu [internet] pada : https://news.solopos.com/puluhan-siswa-sd-keracunan-susu-18409 [4 Nov 2023]

Asnaty, E., Rany, N., Ekawati, Y. (2017). Analisis Penerapan APD Terhadap Hygiene Sanitasi Makanan di Rumah Sakit X Kota Pekanbaru. Prosiding Forum Ilmiah Tahunan IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia).

[BPOM RI] Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2012). Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga.

Irwansyah, D. (2017). Puluhan Siswa SD di Kota Batu Diduga Keracunan Setelah Minum Susu [Internet] pada : https://daerah.sindonews.com/berita/1237175/23/puluhan-siswa-sd-di-kota-batu-diduga-keracunan-setelah-minum-susu [7 Nov 2023].

Jarmaji. (2014). 18 Siswa SD di Purwokerto Alami Gejala Keracunan setelah Minum Susu Kemasan [Internet] pada : https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-2754595/18-siswa-sd-di-purwokerto-alami-gejala-keracunan-setelah-minum-susu-kemasan [4 Nov 2023].

[Kemenperin] Kementerian Perindustrian. (2010). Peraturan Menteri Perindustrian No.75 Tahun 2010 Tentang Pedoman cara Produksi Pangan Olahan yang Baik. Jakarta : Departemen Perindustrian.

Mamuaja, C.F. (2016). Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan. UNSRAT Press, Manado.

Pasetyadi, K.O. (2023). Ratusan Siswa SD di Bolaang Mongondow Keracunan Bantuan Pangan Bergizi [internet] Pada : https://www.kompas.id/baca/nusantara/2023/10/23/niat-beri-protein-tambahan-ratusan-siswa-sd-di-bolaang-mongondow-malah-keracunan [4 Nov 2023].

[PP RI] Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1999 Tentang Label dan Iklan Pangan. Jakarta : BNRI.

Downloads

Published

2025-11-06

How to Cite

Zahro, M. L., & Hutami, R. (2025). Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) pada Proses Produksi Susu Kambing Segar di PT Gizi Dewata Utama - Ciawi. Karimah Tauhid, 4(11), 9180–9187. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i11.21905

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.