Karakteristik Sensori dan Fisikokimia Minuman Teh Pegagan (Centella asiatica) Kombinasi Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) dengan Penambahan Madu
DOI:
https://doi.org/10.30997/jah.v10i3.10042Keywords:
: teh herbal, pegagan, antioksidanAbstract
Teh merupakan minuman penyegar yang dipercaya mempunyai efek kesehatan dan banyak dimanfaatkan sebagai kosmetika dan obat-obatan. Teh umumnya dihasilkan dari bagian ujung daun muda tumbuhan teh (Camellia sinensis). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pembuatan minuman teh pegagan dengan kombinasi kayu manis serta karakteristik sensori dan fisikokimianya. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu perbandingan serbuk teh pegagan dan bubuk kayu manis dengan empat taraf perlakuan yaitu (100% : 0%), (90% : 10%), (80% : 20%) dan (70% : 30%). Analisis data yang digunakan adalah ANOVA dengan Uji Lanjut Duncan dengan selang kepercayaan 95%. Analisis produk yang dilakukan meliputi uji mutu sensori, uji hedonik, analisis aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, derajat keasaman (pH) dan total padatan terlarut (TPT) serta menentukan produk terpilih. Produk terpilih yaitu Perlakuan P3 (80%:20%) dengan nilai mutu sensori dengan deskripsi warna kuning kehijauan ke arah kuning kecokelatan (6,49), aroma I langu hingga tidak langu (7,19), aroma II ke arah tercium wangi kayu manis (7,12), rasa ke arah manis (7,82), aftertaste ke arah tidak pahit (6,42). Perlakuan P3 mempunyai hedonik warna (7,16) ke arah suka, aroma (6,69) ke arah suka , rasa (6,69) ke arah suka, aftertaste (6,72) ke arah suka dan overall (6,82) ke arah suka. Nilai pH (6,2), TPT (11,20), dan aktivitas antioksidan 79,79%.
References
Anggraini. (2014). Pengaruh penambahan peppermint (Mentha piperita, l.) terhadap kualitas teh daun pegagan (Centella asiatica, L. Urban). Jurnal Litbang Industri, 4(2), 79-88.
Anjani, P. P., Andrianty, S., & Widyaningsih, D. T. (2015). Pengaruh penambahan pandan wangi dan kayu manis pada teh herbal kulit salak bagi penderita diabetes. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3: 203-214.
Arumsari, K., Aminah, S., & Nurrahman. (2019). Aktivitas antioksidan dan sifat sensoris the celup campuran bunga kecombrang, daun mint dan daun stevia. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi, 9(2), 128-140.
Dewata, P. I., Wipradnyadewi, P. A. S., & Widarta, I. W. R. (2017). Pengaruh suhu dan lama penyeduhan terhadap aktivitas antioksidan dan sifat sensoris teh herbal daun alpukat (Persea americana Mill.). Jurnal ITEPA, 6(2), 30-39.
Hastuti, A, M., & Rustanti, N. (2014). Pengaruh penambahan kayu manis terhadap aktivitas antioksidan dan kadar gula total minuman fungsional secang dan daun stevia sebagai alternatif minuman bagi penderita diabetes melitus tipe 2. Journal of Nutrition College, 3(3), 362-369.
Hermanto, Tamrin, & Apriliani, R. (2019). Pengaruh penambahan kayu manis (Cinnamomum verum) terhadap karakteristik organoleptik dan antioksidan minuman sari buah alpukat (Perseaamericana mill). Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 4(6), 2621-2634.
Kailaku, S. I., Setiawan, B., & Sulaeman, A. (2016). Pengaruh proses ultrafiltrasi dan ultraviolet terhadap komposisi gizi, sifat fisikokimia dan organoleptik minuman air kelapa. Jurnal Littri, 22(1), 43-51.
Mulyani, S. (2013). Pemanfaatan biji kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) sebagai bahan dasar pembuatan susu dengan penambahan eksrak jahe merah (Zingiber officinale) dan kayu manis (Cinnamomum burmanii) [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. UMS ETD-db.
Mutmainnah, N., Chadijah, S., & Qaddafi, M. (2018). Penentuan suhu dan waktu optimum penyeduhan batang teh hijau (Camelia sinesis L.) terhadap kandungan antioksidan kafein, tanin, dan katekin. Lantanida Journal, 6(1), 1-102.
Noviasty, R. (2013). Madu dan glukosa darah pada penderita obesitas sentral. Jurnal Media Gizi Masyarakat Indonesia, 3(2), 79-87.
Rozi, F., Silvy, D., & Syukri, D. (2022). Physicochemical properties of herbal tea bags from belimbing wuluh leaves (Averrhoa bilimbi) and gotu kola leaves (Centella asiatica) with the addition of cinnamon powder (Cinnamomum burmanii). Science and Agri Journal, 3(1), 47-54.
Winarto, W. R., & Surbakti, M. (2003). Khasiat dan manfaat pegagan. AgroMedia Pustaka. Jakarta.
Wismantara, H. R., Amin, M., & Purwanti, E. (2017). Pengaruh filtrat azolla microphylla dan penambahan filtrat kayu manis terhadap kualitas produk nata de soya serta pengembangannya sebagai modul biologi berbasis riset siswa kelas XII SMA/MA. Jurnal Seminar Nasional III, 48-54.
Yahya, M. A., & Nurrosyidah, I. H. (2020). Aktivitas antioksidan ekstrak etanol herba pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Journal of Halal Product and Research (JHPR), 3(2), 106-112.
Yasir, M., Mailoa, M., & Picauly, P. (2019). Karakteristik organoleptik teh daun binahong dengan penambahan kayu manis. Jurnal Teknologi Pertanian, 8(2), 53-57.
Yulianto, R. R., & Widyaningsih, T, D. (2013). Formulasi produk minuman herbal berbasis cincau hitam (Mesona palutris), jahe (Zingiber officinale), dan kayu manis (Cinnamomum burmanii). Jurnal Pangan dan Agroindustri, 1(1), 65-77.
Zainol, N. A., Voo, S. C., Sarmidi, M. R., & Aziz, R. A. (2008). Profilling of Centella asiatica (L.) Urban extract. The Malaysian Journal of Analitycal Sciences, 12(2), 322-327.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nur Wardah I. Muhammad, Tiana Fitrilia, Siti Aminah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Agroindustri Halal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Agroindustri Halal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Agroindustri Halal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work




