Karakteristik Kimia Soft Cookies Kombinasi Tepung Mocaf dan Tepung Kacang Koro Pedang Sebagai Alternatif Pangan Darurat

Authors

  • Murni Handayani Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri, Politeknik Negeri Cilacap
  • Mardiyana Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri, Politeknik Negeri Cilacap
  • Rosita Dwityaningsih Rosita Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Politeknik Negeri Cilacap

DOI:

https://doi.org/10.30997/jah.v11i3.21882

Keywords:

pangan darurat, soft cookies, mocaf, kacang koro

Abstract

Pangan darurat merupakan pangan yang dikonsumsi pada saat terjadi bencana. Salah satu produk yang dapat dijadikan sebagai alternatif pangan darurat yaitu soft cookies. Soft cookies merupakan kue kering dari adonan lunak yang renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalam, dengan memanfaatkan bahan lokal yaitu tepung mocaf dan tepung kacang koro pedang soft cookies mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia soft cookies kombinasi tepung mocaf dan tepung kacang koro pedang sebagai alternatif pangan darurat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan kombinasi tepung mocaf dan tepung kacang koro pedang yaitu F1 (100%;0%), F2 (90%:10%), F3 (80%:20%), F4 (70%:30%) masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 12 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, kalori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata parameter soft cookies tertinggi pada kadar air sebesar 11,39 (F4), kadar abu sebesar 2,06 (F4), kadar protein 3,39% (F3), kadar lemak sebesar 16,83% (F2), kadar karbohidrat sebesar 68,98% (F3 dan F4) dan kalori sebesar 485 kkal/100 gram (F3). Soft cookies dengan berat 100 gram per kemasan mengandung 485 kkal sehingga untuk memenuhi kebutuhan kalori harian 2100 kkal, maka masyarakat dapat mengkonsumsi 5  kemasan berisi 25 butir per hari.

References

Adellia, A., Siregar, K. N., & Juliantri, Y. (2024). Analisis Kebijakan Badan Pengelola Perbatasan Daerah Terhadap Permasalahan Illegal Fishing di Wilayah Perbatasan Kepri. 4.

Anandito, R. B. K. (2020). Physical , Chemical And Sensory Characteristics Of Cookies Based On. XII(1).

Anggrayni, P., & Herawati, M. M. (2025). Karakteristik Kimia dan Sensori Crispy Cookies Kacang Hijau (Vigna radiata) dengan Penambahan Tepung Pisang Susu (Musa acuminata var. Silk). Jurnal Agroindustri Halal, 11(1), 071–079. https://doi.org/10.30997/jah.v11i1.14041

Artina, Z. J., Ayu, D. F., & Rahmayuni, R. (2023). The Crackers of Modified Cassava Flour (MOCAF) and Cowpea Flour: Chemical and Sensory Properties. AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian, 12(1), 57–64. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2023.12.1.57

Ayu Septiana, Eko Basuki, M. A. (2024). Effect Of The Ratio Of Mocaf Flour And Soy Flour On Nutritional And Sensory. 2(4), 98–109.

Ayuningtyas, D. S., & Jayendra, P. S. (2023). Pengaruh Substitusi Tepung Mocaf pada Pembuatan Soft Cookies The Effect of Modified Cassava Flour Substitution on Making Soft Cookies. 02(8), 1879–1882.

Badan, K., Obat, P., & Makanan, D. A. N. (2019). Badan pengawas obat dan makanan republik indonesia.

E. Hermayanti, M., Lailatul Rahmah, N., & Wijana, S. (2016). Formulasi Biskuit sebagai Produk Alternatif Pangan Darurat. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 5(2), 107–113.

Faradilla, R. E. dan R. H. F. (2011). Pangan Semi Basah Ketahanan dan Potensinya dalam Gizi Masyarakat Bogor. skripsi, Institut Pertanian Bogor, 20(2), 161.

Findayani, A. (2015). Jurnal Geografi Media Infromasi Pengembangan Ilmu dan. Jurnal Geografi Media Infromasi Pengembangan Ilmu dan Profesi Kegeografian, 12(2), 174–181.

Fitri, A. S., Arinda, Y., & Fitriana, N. (2020). Analisis Senyawa Kimia pada Karbohidrat Analysis of Chemical Compounds on Carbohydrates. 17(1), 45–52.

Khafsah, F. N., Yanti, R., & Manikharda, M. (2024). Karakteristik Fisikokimia dan Organoleptik Biskuit Tepung Ubi Jalar Ungu dan Tepung Koro Pedang Putih. AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian, 13(1), 31–41. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2024.13.1.31

Kusumaningrum, I. kusumaningrum. (2018). Formulasi Crispy Cookies Berbahan Baku Tepung Kacang Koro Pedang (Canavalia ensiformis) Termodifikasi. Jurnal Agroindustri Halal, 4(1), 068–078. https://doi.org/10.30997/jah.v4i1.1133

Nihayatuzzahro, U., Yasinta, A., & Dwiloka, B. (2017). Pengaruh Subtitusi Tepung Terigu dengan Tepung Pisang terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Cookies. 6(3), 119–123.

Nursalma, C. A., & Sitasari, A. (2021). Substitusi tepung kacang koro pedang ( canavalia ensiformis ( L .) DC .) Pada pie susu ditinjau dari sifat organoleptik , kandungan gizi dan unit cost. 2(1), 1–11.

Pargiyanti, P. (2019). Optimasi Waktu Ekstraksi Lemak dengan Metode Soxhlet Menggunakan Perangkat Alat Mikro Soxhlet. Indonesian Journal of Laboratory, 1(2), 29. https://doi.org/10.22146/ijl.v1i2.44745

Rahma, D., & Yulianti, F. (2020). Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir di Gampong Cot Bayu Kecamatan Trumon Tengah Kabupaten Aceh Selatan. Jurnal Pendidikan Geosfer , V(2), 22–31.

Ulfa Ade Maria, Winahyu Astika Diah, J. M. (2017). Penetapan Kadar Lemak Margarin Merk X Dengan Kemasan Dan Tanpa Kemasan Dengan Metode Sokletasi. 1. Analis Farmasi, 09(4), 87–89.

Unayah, A., Estuti, W., & Kunaepah, U. (2020). Use of Local Food Ingredients MOCAF (Modified Cassava Flour) and Rebon (Planktonic Shrimp) in Cookies as an Alternative Supplementary Food for Children. International Journal of Innovation, Creativity and Change, Special Ed, 1035–1050. www.ijicc.net

Widiantara, T., & Cahyadi, Wi. (2018). Pemanfaatan Kacang Koro Pedang (Canavalia Ensiformis L) Terhadap Pembuatan Tahu Kacang Koro Berdasarkan Perbedaan Konsentrasi Koagulan. Pasundan Food Technology Journal, 4(3), 182. https://doi.org/10.23969/pftj.v4i3.644

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Handayani, M., Mardiyana, M., & Rosita, R. D. (2025). Karakteristik Kimia Soft Cookies Kombinasi Tepung Mocaf dan Tepung Kacang Koro Pedang Sebagai Alternatif Pangan Darurat. JURNAL AGROINDUSTRI HALAL, 11(3), 359–366. https://doi.org/10.30997/jah.v11i3.21882

Similar Articles

<< < > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.