Inovasi Produk Bakery Berbasis Serealia dan Umbi Lokal: Strategi Formulasi dan Pengendalian Proses untuk Mutu Sensoris, Daya Simpan, dan Indeks Glikemik Rendah

Authors

  • Yussi Ramadhanti Universitas Djuanda
  • Wilna Iznililah Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i6.24613

Keywords:

bakery, serelia, umbi lokal, proofing, cooling

Abstract

Produk bakery berbasis serealia banyak dikonsumsi karena praktis dan memiliki cita rasa yang disukai masyarakat. Namun, pengembangan bakery berbasis serealia non-terigu dan umbi lokal masih menghadapi kendala pada struktur adonan, mutu sensori, serta daya simpan, sehingga diperlukan strategi formulasi dan pengendalian proses yang lebih tepat. Penelitian ini bertujuan meninjau inovasi teknologi bakery berbasis serealia dan umbi lokal melalui modifikasi pati, penggunaan hidrokoloid, optimasi proofing, serta pengendalian cooling terhadap mutu sensori, daya simpan, dan potensi indeks glikemik rendah. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui analisis naratif terhadap enam sumber ilmiah terpilih pada rentang tahun 2018–2025. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dari artikel ilmiah nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi, kemudian dianalisis dengan pengelompokan temuan berdasarkan tema inovasi formulasi dan proses produksi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa substitusi terigu dengan serealia non-terigu, legum, dan umbi lokal berpotensi meningkatkan nilai fungsional namun sering menurunkan volume serta memperkeras tekstur. Modifikasi pati dan hidrokoloid mampu memperbaiki struktur roti gluten-free, sedangkan proofing dan cooling berpengaruh pada kelembutan produk serta risiko pertumbuhan kapang. Research gap meliputi kurangnya kajian terintegrasi formulasi-proses dan minimnya evaluasi daya simpan produk fungsional.

References

Alfid, M. (2022). Teknologi bakery dalam terapan.

Indahsari, R., Suharti, S., & Yuliana, Y. (2024). Pengaruh konsentrasi CMC dan waktu proofing terhadap karakteristik roti komposit bebas gluten.

Naveed, H., Ahmed, M., Khan, A., & Raza, S. (2024). Glycemic impact of cereal and legume-based bakery products. Food Chemistry: X.

Paramita, T. A., Damat, D., & Wahyudi, V. A. (2022). Studi suhu dan waktu cooling pembuatan roti manis pada karakteristik kimia dan organoleptik. Food Technology and Halal Science Journal, 5(2), 154–168. https://doi.org/10.22219/fths.v5i2.21915

Parwiyanti, P., Pratama, F., & Wijaya, A. (2018). Karakteristik roti bebas gluten berbasis pati ganyong termodifikasi heat moisture treatment dengan penambahan xanthan gum.

Rosmiati, R., Sari, D., & Hidayat, R. (2025). Formulasi flakes berbasis tepung beras dan tepung kelapa sebagai pangan tinggi serat dengan respons glikemik rendah.

Downloads

Published

2026-06-03

How to Cite

Ramadhanti, Y., & Iznililah, W. (2026). Inovasi Produk Bakery Berbasis Serealia dan Umbi Lokal: Strategi Formulasi dan Pengendalian Proses untuk Mutu Sensoris, Daya Simpan, dan Indeks Glikemik Rendah. Karimah Tauhid, 5(6), 2752–2762. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i6.24613

Similar Articles

<< < 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.