Kristalisasi dan Rekristalisasi Garam Dapur untuk Peningkatan Kemurnian NaCL : Tinjauan Literatur
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i4.23565Keywords:
Kristalisasi Garam, Mutu Kristal, NaCl, pemurnian garam, rekristalisasiAbstract
Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar dalam produksi garam dari air laut melalui penguapan, namun masih bergantung pada impor karena rendahnya kadar NaCl dan kandungan pengotor seperti CaSO4, MgSO4, serta MgCl2 pada garam lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses kristalisasi dan rekristalisasi garam dapur untuk meningkatkan kemurnian NaCl guna memenuhi standar SNI dan mengurangi ketergantungan impor. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data sekunder dari sekitar 10 jurnal, buku, skripsi, dan sumber pemerintah dalam 10 tahun terakhir, fokus pada prinsip kristalisasi, rekristalisasi, pengaruh faktor lingkungan, serta teknik pemurnian. Hasil menunjukkan bahwa rekristalisasi melalui pelarutan dengan air panas, penyaringan pengotor (Ca2+, Mg2+, SO42-), dan penguapan meningkatkan kadar NaCl dari 80-85% menjadi 94-98%, menghasilkan kristal lebih putih, bersih, dan layak konsumsi sesuai SNI suhu 30°C optimal untuk kristal berukuran besar dan sempurna, sementara kelembapan rendah mempercepat proses namun berisiko kristal tidak homogen. Penggunaan media seperti tunnel plastik lebih efisien daripada rumah kristalisasi tradisional dalam mengendalikan lingkungan. Kristal berkualitas tinggi ini meningkatkan kelarutan dan sifat sensori pada produk pangan olahan. Batasan penelitian meliputi ketergantungan pada data sekunder tanpa eksperimen langsung, serta variabilitas kondisi lingkungan lokal yang memerlukan validasi lapangan. Kesimpulan menyatakan bahwa rekristalisasi efektif memurnikan garam dapur, dengan implikasi peningkatan produksi domestik dan kualitas pangan; rekomendasi termasuk pengembangan teknologi skala industri berbasis pengendalian suhu dan media kristalisasi.
References
Akbar, K., Zamhari, M., Dewi, E., & Ada, M. (2023). Pemurnian Garam Rakyat Menjadi NaCL Standar Industri Purification Of Folk Salt Into Industrial Standard NaCl yang digunakan sebagai bahan baku. 08.
Asyrafi,M. W.A.A., Adrianus, I.N., Rahmat, G.(2021).Pembuatan dan Karakterisasi Rochelle Salt Crystal.Progressive Physics Journal Volume 2, Nomor 1, Juni 2021.
Azizah, A., Nania, N.A. (2025). Pola Kristalisasi Garam Dalam Kondisi Lingkungan Ekstrem. Journal of Science and Technology: Alpha Vol 1 No 3, Juli 2025, pp. 76-81 E-ISSN 3089-4298.
Kuncoro, A., Susilo, W., Rikha, B., Ma'muri., Salasi, W.W., Muhammad, A., Nanda, R.P., & Adiguna, R.N. (2023). Analisis Perbandingan Kristalisasi Garam pada Tunnel Plastik dan Rumah Kristalisasi Di Kabupaten Kebumen. Jurnal Kelautan Nasional, Vol. 19, No 1, April 2024, Hal. 19-30.
Maulana, K.D., Muhammad, M.J., Priyus, E.M.P., Baiti, R., Rahmawati. (2017). Peningkatan Kualitas Garam Bledug Kuwu Melalui Proses Rekristalisasi dengan Pengikat Pengotor CaO, Ba(OH)2, dan (NH4)2CO3. Journal of Creativity Student. vol.2 (1) (2017).
Ulfah, D. I. & M. S. (2025). Prarancang Pembuatan Garam Indusri / Sodium Chloride dari Air Laut dengan Proses Vacum Pan. 4(2).
Umam, F., Basuki, A., & Adiputra, F. (2019). Pemurnian Garam Dengan Metode Rekristalisasi Di Desa Bunder Pamekasan untuk Mencapai SNI Garam Dapur. 5(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Resti Reswati, Nayla Sabilla Ramadhani, Novia Khansa Ramadhania, Wilna Iznilillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




