Studi Perbedaan Profil Karbohidrat antara Ubi Jalar Ungu dan Kuning sebagai Upaya Diversifikasi Pangan Penderita Diabetes

Authors

  • Weni Sumiarti Universitas Djuanda
  • Raden Siti Nurlaela Universitas Djuanda
  • Siti Nur Halimah Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i3.22987

Keywords:

diet diabetes, umbi umbian lokal, pangan kesehatan, subtitusi karbohidrat

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) dikenal sebagai sumber karbohidrat alternatif yang menjanjikan, terutama bagi masyarakat dengan kondisi diabetes melitus. Mengingat komposisi karbohidrat yang berbeda pada tiap jenisnya, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kadar karbohidrat pada varietas kuning dan ungu melalui metode eksperimental laboratorik dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel diproses secara seragam dan diuji menggunakan teknik Luff-Schoorl. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa ubi jalar ungu memiliki kandungan karbohidrat per 100 gram yang lebih rendah daripada ubi jalar kuning. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan varietas sangat berpengaruh terhadap nilai gizinya, di mana ubi jalar ungu dinilai lebih unggul sebagai pilihan pangan fungsional bagi penderita diabetes.

References

Esati, N. K., Jawa La, E. O., & Sinarsih, N. K. (2024). Penetapan kadar glukosa ubi jalar ungu dengan metode semikuantitatif dan kuantitatif. Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal), 9(1), 9–15.

Mahmudatussa’adah, A. (2014). Pengaruh lama penyimpanan terhadap perubahan kadar pati dan gula ubi jalar Cilembu sebagai bahan baku gula cair. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 25(2), 154–160.

Pratiwi, R. A. (2020). Pengolahan ubi jalar menjadi aneka olahan makanan: Review. Jurnal Triton, 11(2), 42–50. [https://doi.org/10.47687/jt.v11i2.112](https://doi.org/10.47687/jt.v11i2.112)

Umiyah, A. (2023). Analisis kandungan karbohidrat antara Colocasia esculenta dan Ipomoea batatas (L.) Lamb sebagai pengganti karbohidrat pada diabetes melitus gestasional. Professional Health Journal, 4(2sp), 280–285.

Winayu, A. K., Khanifah, F., & Dewi, R. S. (2019). Analisa kadar karbohidrat pada ubi jalar (Ipomoea batatas L.) kuning dan ungu sebagai alternatif makanan bagi penderita diabetes mellitus. Jurnal Kesehatan, 10(1), 1–10.

Yuliansar, Y., Ridwan, R., & Hermawati, H. (2020). Karakterisasi pati ubi jalar putih, orange, dan ungu. SAINTIS, 1(2), 1–13.

Putri, R. A., Nugroho, A., & Lestari, D. (2020). Pemanfaatan ubi jalar sebagai pangan lokal dalam mendukung diversifikasi pangan. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 8(3), 145–153.

Suryani, D., Hadi, S., & Rahmawati, E. (2019). Persepsi masyarakat terhadap ubi jalar sebagai pangan alternatif non-beras. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 15(2), 98–106.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Sumiarti, W., Nurlaela, R. S., & Siti Nur Halimah. (2026). Studi Perbedaan Profil Karbohidrat antara Ubi Jalar Ungu dan Kuning sebagai Upaya Diversifikasi Pangan Penderita Diabetes. Karimah Tauhid, 5(3), 1267–1273. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i3.22987

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.