Peran Interaksi Orang Tua dalam Mendorong Keterbukaan Anak Usia Remaja
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i11.21898Keywords:
Interaksi orang tua, Komunikasi interpersonal, Komunikasi keluarga, Teori FIROAbstract
Komunikasi dengan orang tua berperan penting untuk mendorong keterbukaan anak, khususnya di usia remaja. Namun, masih banyak anak yang mengalami kesulitan untuk terbuka akibat adanya gap usia yang menjadi kesenjangan komunikasi dan kurangnya validasi emosi. Tujuan penelitian ini untuk melihat interaksi orang tua dan anak dapat mendorong keterbukaan anak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan remaja, orang tua, guru BK, dan dosen psikologi, serta diperkuat dengan tinjauan pustaka. Analisis berlandaskan pada teori Fundamental Interpersonal Relations Orientation (FIRO) melalui tiga dimensi: kontrol, inklusi dan keterbukaan/kasih sayang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kontrol yang demokratis membuat anak lebih terbuka, sedangkan sistem kontrol otoriter justru menghambat komunikasi. Praktik inklusi yang berhasil dapat meningkatkan rasa dihargai dan percaya diri anak. Keterbukaan anak kepada orang tua tumbuh melalui empati, komunikasi suportif, dan dialog tanpa menghakimi. Sebaliknya, perilaku orang tua yang membandingkan, mengabaikan, atau terlalu membatasi anak, hal itu membuat pribadi anak menjadi tertutup. Dengan demikian, anak menjadi lebih terbuka, percaya diri, dan mampu berkomunikasi dengan baik di lingkungan keluarga dan sosial karena interaksi orang tua yang seimbang yang menggabungkan kontrol, inklusi, dan keterbukaan/kasih sayang.
References
Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode penelitian kualitatif: Panduan praktis untuk analisis data kualitatif dan studi kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Anggraini, C., Ritonga, D. H., Kristina, L., Syam, M., & Kustiawan, W. (2022). Komunikasi interpersonal. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 1(3), 337–342. https://doi.org/10.37676/mude.v1i3.2611
Avitasari, I., & Sulistyarini, D. (2024). The role of family communication and parenting on children’s social behavior. International Journal of Research and Innovation in Social Science, 8(10), 1180–1185.
Davies, K., Ross, N., Cocks, J., & Foote, W. (2023). Family inclusion in child protection: Knowledge, power and resistance. Children and Youth Services Review, 147, 106860.
Destri, A. F., Ramdini, D., Kansa, M., Lailla, S., & Rustini, T. (2025). Peran orang tua dalam mengembangkan komunikasi interpersonal anak. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 65–75.
Dwistia, H., Sindika, S., Iqtianti, H., & Ningsih, D. (2025). Peran lingkungan keluarga dalam perkembangan emosional anak. Jurnal Parenting dan Anak, 2(2), 9–9.
Fadli, M. (2024). Metode penelitian kombinasi (mixed method). Padang: CV. Gita Lentera.
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., ... & Ambarwati, K. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Padang: PT Global Eksekutif Teknologi.
Haki, U., & Prahastiwi, E. D. (2024). Strategi pengumpulan dan analisis data dalam penelitian kualitatif pendidikan. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan, 3(1), 1–19.
Hamsir, U. A., & Zelfia, Z. (2020). Pola komunikasi antara orang tua dengan anak dalam mengurangi penggunaan gadget pada SD Islam Terpadu Ar-Rahmah Makassar. Respon Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi, 1(3).
Kompas. (2024, 29 Agustus). Orangtua harus menjadi ruang aman untuk mencegah gangguan mental pada anak. Kompas Lifestyle. https://lifestyle.kompas.com/read/2024/08/29/143700020/orangtua-harus-menjadi-ruang-aman-untuk-mencegah-gangguan-mental-pada-anak
Lufipahi H. Parnungkas, B. & Haikal, MP (2022) Komunikasi interpersonal antar orang tua dan anak terhadap karakter anak. Jurnal Kampret, 1 (2), 24-31.
Mawaddah, L. (2025). Peran orang tua dalam komunikasi personal terhadap perkembangan bakat anak melalui kegiatan di Kampung Budaya Piji Wetan Desa Lau Kec. Dawe Kab. Kudus. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(5b), 3755–3769.
Nathanael, G. K. (2024). Pengaruh pola komunikasi orang tua dan anak terhadap pembentukan perilaku anak. Governance: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, 10(3).
Ruzea, I., Aliza, N., Afandes, M. F., & Yulianti, Y. (2023). Pengaruh pola komunikasi demokratis orang tua terhadap perkembangan interaksi sosial pada anak. Indonesian Journal of Educational Counseling, 7(2), 200–208.
Saptamarsita, K. H., Suwartiningsih, S., & Herwandito, S. (2024). Analisis hubungan interpersonal anggota kelompok bakat minat FISKOM Music Club berdasarkan teori FIRO: Analysis of interpersonal relationships of FISKOM Music Club talent interest group members based on FIRO theory. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(5), 658–676.
Sukarno, B. (2021). Pentingnya komunikasi keluarga dalam perkembangan anak. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(1), 1–9.
Sulung, N., & Sakti, G. (2021). Komunikasi keluarga dan pola asuh dengan kecerdasan emosional anak usia 5–18 tahun. Jurnal Kesehatan Perintis, 8(1), 1–11.
Wau, H. A., Harefa, D., & Sarumaha, R. (2022). Analisis kemampuan penalaran matematis pada materi barisan dan deret siswa kelas XI SMK Negeri 1 Toma tahun pembelajaran 2020/2021. Afore: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 41–49.
Yoanita, D. (2022). Pola komunikasi keluarga di mata Generasi Z. Scriptura, 12(1), 33–42.
Yulianti, Astuti, M. T., & riayunda, L. T. (2023). Komunikasi keluarga sebagai sarana keharmonisan keluarga. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(2), 4609–4617. https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ayunisa Nurrahmah, Haifa Hana Panji Awalia, Rehabibah Apriliya, Rijal Mahendra, Siti Balqis Sari Manah, Xeviola Rhytma Jazzyra, Ali Alamsyah Kusumadinata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




