Strategi Komunikasi Anak Broken Home dengan Orang Tua Yang Bercerai
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i12.21956Keywords:
Strategi Komunikasi, Broken Home, Anak & Orang Tua, PerceraianAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai strategi komunikasi yang digunakan oleh anak-anak dari keluarga broken home, khususnya yang orang tuanya bercerai karena faktor ekonomi. Penelitian ini menggunakan teori pola komunikasi keluarga sebagai kerangka pemikiran utamanya. Para peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan enam partisipan, yang terdiri dari tiga anak dan tiga ibu mereka. Analisis data terdiri dari komponen-komponen penting, seperti langkah-langkah reduksi data, metode penyajian data, dan proses penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, bahwa orientasi percakapan (conversation orientation) dan orientasi kesesuaian (conformity orientation) mempengaruhi dinamika komunikasi antara anak dan orang tua. Anak – anak dari keluarga Broken Home yang orang tuanya bercerai karena keadaan ekonomi menggunakan strategi komunikasi untuk menyesuaikan diri dengan hubungan mereka. Anak – anak cenderung lebih terbuka dan nyaman berkomunikasi dengan ibu mereka, sedangkan dengan ayah mereka lebih formal dan lebih hati – hati. Meskipun demikian, terdapat upaya dari kedua belah pihak untuk menjaga hubungan baik melalui empati, dukungan emosional, dan komunikasi yang saling menghargai. Penelitian ini juga menemukan bahwa pola komunikasi dalam keluarga Broken Home ini terdiri dari pluralistik dan protektif, tergantung pada dinamika hubungan antara anak dan orang tua. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi komunikasi yang efektif untuk membantu anak – anak menghadapi situasi keluarga yang penuh tekanan, serta perlunya dukungan dari orang tua untuk menciptakan lingkungan komunikasi yang positif dan mendukung.
References
Amelia Putri Mawarni, Rd Marjan Siti, Wikal Fadlian Ibrahim, Zikri Fachrul Nurhadi, (2023), Pengalaman Komunikasi Interpersonal Remaja Broken Home, Jurnal JIMSI, 3(2), 72 – 80, https://doi.org/10.64670/jimsi.v0i0
Ayu Febrya Wandira, Sri Narti, Martha Heriniazwi Dianthi, (2023), Peran Komunikasi Keluarga Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Remaja Pada Keluarga Broken Home,Jurnal Unived, 11(2), 719 - 722, https://doi.org/10.37676/professional.v11i2.7415
Farhany Abdillah, Aprilianti Pratiwi, (2023), Keterbukaan Diri Remaja Kepada Orang Tua dalam Keluarga Broken Home, Jurnal Kiwari, 2(3), 534 - 543, https://doi.org/10.24912/ki.v2i3.25933
Ibnu Hajar, 2023, Metodologi Penelitian Komunikasi Pendekatan Kualitatif, Rajawali Pers, Depok
Nada Luthfi Ryandini, Rita Destiwati, (2021), Komunikasi Antarpribadi Orang tua dan Anak Broken Home akibat Perceraian, Jurnal Medialog, 4 (2), 39 – 45, https://doi.org/10.35326/medialog.v4i2.1386
Nur Fitriyani Hamzah, Mochammad Mirza, Ajeng Pradesti, (2024), Peran Komunikasi Antar Pribadi Terhadap Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Anak, Jurnal Tuturan, 2(1), 184 – 194, https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i1.762
Stephen W Littejohn, Karen A Foss, 2022, Ensiklopedia Teori Komunikasi, Prenada Media Group, Jakarta
Wandi Arputra Fanani, Mhd. Fuad Zaini Siregar, (2024), Analisis Komunikasi Anak Broken Home Pasca Perceraian Orang Tua, Jurnal JSII, 2(1), 145 - 160, https://doi.org/10.61930/jsii.v2i1.641
Yulianti Yulianti, Melisa Tria Rosantika, Marselina Susanti, (2023), Identifikasi Pola Komunikasi Dalam Keluarga Broken Home, Jurnal Innovative, 3(2), 1-9, https://doi.org/10.31004/innovative.v3i2
Zulfiah Larisu, yohanes Arie Kuncoroyakti, Arifah, Eko Nurahmi, 2023, Model Komunikasi Aplikatif dan Kontemporer, Litnus, Malang
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fiona Safitri, Putri Marya Bachrun, Olly Aurora, Yohanes Arie Kuncoroyakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




