PENINGKATAN KOMPETENSI SOSIAL GURU DI RA MAM ALFATH MELALUI KEGIATAN KELOMPOK KERJA GURU (KKG) KECAMATAN CISARUA
DOI:
https://doi.org/10.30997/alkaff.v2i6.15123Keywords:
kompetensi sosial, kelompok kerja guruAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan interaksi antara guru dan siswa disekolah, kerjasama antara guru dan orang tua siswa serta pengembangan kompetensi sosial guru melalui kegiatan kelompok kerja guru (KKG) di RA MAM Alfath. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif. Ada pula teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Validasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kreadibilitas tringulasi data dan teknik. Subjek penelitian ini adalah Guru Kelas dan Orang tua siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pada interaksi antara guru dan siswa menunjukkan sudah dilakukan dengan baik , hal ini terlihat dari perkembangan siswa disekolah, yang bisa dilihat dari perkembangan kognitif, sosial emosional nya dan siswa mampu berkomunikasi dengan baik antara guru dan temannya. 2) Kerjasama guru dan orangtua berjalan dengan efektif dan lancar. Sekolah membentuk komite orangtua untuk memudahkan guru dalam berkomunikasi dan menyampaikan pesan kepada wali siswa yang lain. RA MAM Alfath selalu mengadakan pertemuan dengan orang tua untuk membahas peningkatan kemampuan siswa, tantangan yang dihadapi dan pencapaian siswa. Pertemuan yang berupa rapat tatap muka pada setiap bulannya, untuk memastikan bahwa komunikasi tidak hanya berasal dari guru kepada orang tua, tetapi juga sebaliknya. 3) Pengembangan kompetensi sosial guru melalui kegiatan KKG. Kegiatan yang diadakan setiap satu bulan mampu menumbuhkan dan mengembangkan kompetensi sosial guru. KKG sangat berguna dan membantu guru dalam mengembangkan semua kemampuan nya. Dengan memanfaatkan KKG secara efektif, guru dapat meningkatkan kompetensi sosial mereka, yang berkontribusi pada pengelolaan kelas yang lebih baik, komunikasi yang lebih efektif, dan hubungan yang lebih kuat dengan siswa dan orangtua. Hal ini dapat mendukung lingkungan belajar yang lebih positif dan produktif.
References
Agustini Buchari. (2018). PERAN GURU DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN.
Idawati, Kasih. (2019). Peningkatan Kinerja Guru Melalui Kompetensi Profesional Dan Kelompok Kerja Guru (Kkg) Sekolah Dasar Negeri Gugus Iii Kecamatan Gunung Agung Tulang Bawang Barat. Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM METRO, 4(2), 46–57.
Jainiyah, Jainiyah, Fahrudin, Fuad, Ismiasih, Ismiasih, & Ulfah, Mariyah. (2023). Peranan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(6), 1304–1309. https://doi.org/10.58344/jmi.v2i6.284
jejen musfah. (2015). Manajemen Pendidikan Teori, Kebijakan, dan Praktik. kencana.
J.Moleong, L. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Rosarian, Ananda Wini, & Dirgantoro, Kurnia Putri Sepdikasari. (2020). Upaya Guru Dalam Membangun Interaksi Siswa Melalui Metode Belajar Sambil Bermain [Teacher’S Efforts in Building Student Interaction Using a Game Based Learning Method]. JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education, 3(2), 146. https://doi.org/10.19166/johme.v3i2.2332
Sukirman, S. (2020). Efektivitas Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam Peningkatan Kompetensi Guru. Indonesian Journal of Education Management & …, 4(1), 1–8.
Sundari, Epi Sopia Tri, Robandi, Babang, & Mulyasari, Effy. (2019). Upaya Meningkatkan Kompetensi Sosial Guru Sekolah Dasar di SDN 134 Panorama. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, (14), 110–126.
Suyanto, Asep, & Jihad. (2013). Menjadi Guru Profesional : Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. jakarta.
Thalib, S. B., & Herlina, T. T. (2022). Kompetensi Sosial Guru TK/Paud dalam Pembelajaran dan Dampaknya pada Perkembangan Kepribadian Anak Usia Dini. SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2022 “Membangun Negeri Dengan Inovasi Tiada Henti Melalui Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat” LP2M-Universitas Negeri Makassar Kompetensi, (November), 45–55.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. PROPOSED POLICY FOR JOURNALS THAT OFFER OPEN ACCESS
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
2. PROPOSED POLICY FOR JOURNALS THAT OFFER DELAYED OPEN ACCESS
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



