Analisis Penetapan Lokasi Industri untuk Produk Kopi Siap Minum (Ready To Drink/RTD)

Authors

  • Siti Amelia Fauziah Universitas Djuanda
  • Delfitriani Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i7.25173

Keywords:

kopi RTD, pemilihan lokasi industri, metode Bayes, metode MPE, Brown-Gibson

Abstract

Industri kopi siap minum (Ready To Drink/RTD) di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan nilai pasar mencapai US$ 1,79 miliar pada tahun 2024 dan diproyeksikan tumbuh hingga US$ 3,55 miliar pada tahun 2033. Namun, pemilihan lokasi industri yang tepat merupakan faktor kritis yang belum banyak dikaji secara kuantitatif untuk produk kopi RTD berbasis gula aren. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi industri kopi RTD yang paling optimal di antara tiga kandidat (Bandung, Bogor, dan Cirebon) menggunakan pendekatan kuantitatif multi-metode. Data dikumpulkan melalui kuesioner pembobotan kriteria dari responden yang relevan, mencakup lima kriteria utama: bahan baku, transportasi, tenaga kerja, biaya lahan, dan pasar. Analisis dilakukan menggunakan tiga metode, yaitu Metode Perbandingan Eksponensial (MPE), Metode Bayes, dan Metode Brown-Gibson. Hasil menunjukkan bahwa Metode MPE dan Bayes secara konsisten menempatkan Cirebon sebagai lokasi terpilih dengan skor masing-masing 77,00 dan 12,50, didorong oleh keunggulan pada kriteria bahan baku dan biaya lahan. Sementara itu, Metode Brown-Gibson menghasilkan Bandung sebagai lokasi terpilih dengan LPM 0,3634 karena keunggulan faktor subjektif tenaga kerja dan pasar. Divergensi hasil antar metode menunjukkan bahwa keputusan lokasi industri sangat bergantung pada prioritas strategis perusahaan: Cirebon optimal untuk fase startup yang berorientasi efisiensi biaya, sedangkan Bandung lebih strategis untuk penetrasi pasar urban jangka panjang.

References

Marimin & Maghfiroh, N. (2024). Aplikasi Teknik Pengambilan Keputusan dalam Manajemen Rantai Pasok (Vol. 2).

Meiriasari, V., Emilda, E., Ratu, M. K., & Kgs. M. Nurkholis, K. M. N. (2024). Pelatihan Kewirausahaan Bisnis Kopi Pada Generasi Milenial dan Gen Z di Kota Palembang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(2), 854–863. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i2.13070

Paramita Puspita, C., Soenar Soekopitojo, & Rizki Yulianingrum Pradani. (2025). Pendampingan Pengolahan Kopi Siap Minum di Desa Benjor, Kabupaten Malang. Jdistira, 6(1), 142–148. https://doi.org/10.58794/jdt.v6i1.1756

PHS, Y. P. (2023). Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Lokasi Pendirian Hotel Baru Berbasis Analytical Hierarchy Process (Ahp) Di Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Informatika Komputer, Bisnis Dan Manajemen, 16(3), 56–66. https://doi.org/10.61805/fahma.v16i3.90

Siregar. N, R., & Budiman. A, M. (2025). SIKAP KONSUMEN TERHADAP KOPI READY-TO-DRINK (RTD) PADA MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, Volume 12.

Wulandari, S. I., & Setiyarini, T. (2025). Pengaruh Inovasi Produk dan Content Marketing Terhadap Minat Beli Produk Kopi Siap Minum Good Day. Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 2000–2015.

Published

2026-07-10

How to Cite

Fauziah, S. A., & Delfitriani. (2026). Analisis Penetapan Lokasi Industri untuk Produk Kopi Siap Minum (Ready To Drink/RTD). Karimah Tauhid, 5(7). https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i7.25173

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>