Pembiasaan Menepuk Bahu Teman sebagai Strategi Pembentukan Budaya Anti-Bullying di SDN Pasirhayam

Authors

  • Novi Maryani Universitas Djuanda
  • Nurfitria Salsabila Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i5.23777

Keywords:

Anti-bullying, Pembiasaan, Afirmasi Positif, Sekolah Dasar

Abstract

Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam upaya pembentukan karakter dan budaya positif di sekolah dasar. Salah satu bentuk implementasi yang dilakukan di SDN Pasirhayam adalah pembiasaan anti-bullying melalui kegiatan menepuk bahu teman disertai afirmasi positif pada akhir pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi kegiatan pembiasaan serta mengkaji dampaknya terhadap perilaku sosial siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data meliputi observasi, refleksi harian mahasiswa PLP, serta dokumentasi kegiatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan menepuk bahu teman dengan afirmasi positif mampu menumbuhkan empati, meningkatkan kedekatan sosial antarsiswa, serta mengurangi perilaku mengejek dan konflik ringan di dalam kelas. Selain itu, pembiasaan ini berkontribusi dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih positif, ramah anak, dan mendukung penguatan nilai-nilai karakter. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan afirmatif tersebut efektif sebagai strategi pencegahan bullying di sekolah dasar. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah partisipan yang hanya melibatkan satu kelas serta durasi pelaksanaan PLP yang relatif singkat, sehingga dampak jangka panjang belum dapat diamati secara mendalam. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan lebih banyak kelas, jangka waktu yang lebih panjang, serta konteks sekolah yang beragam agar diperoleh temuan yang lebih komprehensif.

References

Aswat, H., Sari, M. P., & Kurniawan, D. (2025). Peran pendidikan karakter dalam mengatasi perilaku bullying di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(1), 33–42.

Dewi, A. A. I. A. A. (2022). Perlindungan hak anak: Upaya pencegahan kekerasan anak melalui kebijakan sekolah ramah anak. Jurnal Pendidikan, 7(3), 645–653. https://doi.org/10.17977/um019v7i3.645-653

Fadilah, N., & El Yunusi, A. (2024). Penguatan pendidikan karakter sebagai strategi pencegahan bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 112–121.

Hamzah, Manafe, H. A., Kaluge, A. H., & Niha, S. S. (2023). Bentuk dan faktor penyebab bullying: Studi mengatasi bullying di Madrasah Aliyah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 10(3), 481–491. https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i3.1968

Maspupah, R., Violina, S. S., Diva, V. V., & Rahman, S. (2021). Pengaruh dukungan sosial terhadap motivasi dan school well-being pada pelajar di Indonesia. PSIKOWIPA (Psikologi Wijaya Putra), 2(2), 18–25.

Rahmawati, D., & Hidayat, A. (2022). Implementasi program anti-bullying berbasis sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(2), 134–145.

Zebua, D., Sitepu, A., Nasution, A., & Dinata, M. (2022). Audio afirmasi untuk membentuk harga diri positif individu. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(2), 127–136.

Downloads

Published

2026-05-08

How to Cite

Maryani, N., & Salsabila, N. (2026). Pembiasaan Menepuk Bahu Teman sebagai Strategi Pembentukan Budaya Anti-Bullying di SDN Pasirhayam. Karimah Tauhid, 5(5), 2219–2226. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i5.23777

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.