Penerapan Sanitasi pada Produksi Air Minum dalam Kemasan (AMDK) 220 ML di PT. XYZ, Pelabuhan Ratu

Authors

  • Ullyanna Rachmah Sugandi Universitas Djuanda
  • Lia Amalia Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i10.21533

Keywords:

Air, AMDK, Sanitasi

Abstract

Air baku yang telah dibersihkan, dikemas, dan dibuat aman untuk digunakan oleh manusia dikenal sebagai air minum dalam kemasan (AMDK). Penerapan sanitasi di sebuah industri sangat penting untuk memastikan bahwa produk yang diproduksi berkualitas tinggi dan aman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana PT XYZ, Pelabuhan Ratu, menerapkan sanitasi AMDK 220 mL. Metodologi penelitian ini adalah penelitian lapangan, yang mencakup sejumlah kegiatan di lapangan, pengumpulan data, tinjauan literatur, serta wawancara dan diskusi. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data. Penerapan sanitasi pada AMDK kemasan cup 220 mL yang diterapkan oleh PT. XYZ, Pelabuhan ratu antara lain yaitu sanitasi peralatan produksi dan sanitasi lingkungan. Penerapan sanitasi peralatan produksi meliputi penampungan air, reservoir tank I, ravid sand, slow sand, reservoir sand II, sand filter, carbon filter, catridge filter, sinar UV, ozon generator, finish tank, pipa-pipa, dan cup sealer. Sedangkan penerapan sanitasi lingkungan meliputi sanitasi ruang produksi, sanitasi ruang filling dan sanitasi ruang pengepakan. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia No. 75/M-Ind/Per/7/2010 mengatur tentang pembersihan dan sanitasi mesin dan peralatan produksi PT XY.  Hal ini memungkinkan konsistensi dalam penerapan sanitasi yang sesuai dengan hukum yang berlaku.

References

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2015. SNI 3553:2015 tentang Air Mineral. Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

Buckle, K. A., R. A. Edwards., G. H. Fleet., & N. Wooton. 1987. Ilmu Pangan. Universitas Indonesia Press. Jakarta

Jenie, B. S. L. 1998. Sanitasi dalam Industri Pangan. Pusat Antar Universitas Institut Pertanian Bogor, Bogor

Muzafri, A., & Alfiah, L. N. 2021. Deteksi Kehadiran Mikroba Indikator Coliform pada Air Minum Isi Ulang di Kelurahan Tambusai Tengah, Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Sungkai, 9(2), 28–33.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 16 Tahun 2005. Pengembangan sistem Penyediaan Air Minum. 21 Maret 2005. Jakarta

Troller, J. A. 1993. Sanitation in Food Processing. Academic Press, Inc. California.

Winarno, F. G., & Surono. 2004. GMP Cara Pengolahan Pangan yang Baik. M-Brio Press. Bogor.

Downloads

Published

2025-10-07

How to Cite

Sugandi, U. R., & Amalia, L. (2025). Penerapan Sanitasi pada Produksi Air Minum dalam Kemasan (AMDK) 220 ML di PT. XYZ, Pelabuhan Ratu. Karimah Tauhid, 4(10), 8294–8302. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i10.21533

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.