Perbandingan Tepung Tapioka Dan Tepung Pisang Kepok Pada Pembuatan Boba Dengan Penambahan Sari Kurma Comparison of Tapioca Flour and Kepok Banana Flour in Boba Production with the Addition of Date Extract

Authors

  • Nur Alya Muyasar Universitas Djuanda
  • Lia Amalia Universitas Djuanda
  • Siti Nurhalimah Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i5.18844

Keywords:

boba, tepung pisang kepok, sari kurma, uji kimia, uji hedonik

Abstract

Boba adalah minuman manis yang umumnya mengandung gula tambahan dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan tepung pisang kepok dan sari kurma sebagai alternatif bahan baku guna meningkatkan kadar serat kasar dan menciptakan rasa manis alami pada boba, serta memperkaya nilai gizi produk. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dua faktor, yaitu faktor A (perbandingan antara tepung tapioka dan tepung pisang kepok) dengan tiga perlakuan (A1=50%:10%, A2=40%:20%, A3=30%:30%) serta faktor B (penambahan sari kurma) dengan dua perlakuan (B1=20%, B2=25%). Analisis meliputi uji kimia (kadar air, abu, dan serat kasar), uji sensoris, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa formulasi dapat menghasilkan kadar air, abu, dan serat kasar yang sebanding dengan hasil penelitian sebelumnya. Kombinasi terbaik yaitu A3B1 (tepung 30%:30% dan sari kurma 20%) menghasilkan serat kasar 5,03%, kadar gula 5,41%, warna cokelat tua, rasa khas tanpa rasa getir, aroma khas pisang tanpa bau mengganggu, tekstur kenyal namun tidak keras saat dikunyah, serta skor kesukaan sebesar 5,39 yang tergolong cukup disukai panelis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan tepung pisang kepok dan sari kurma dapat meningkatkan kandungan gizi boba. Penelitian selanjutnya disarankan mengevaluasi kombinasi bahan tersebut agar rasa manis lebih optimal dan masa simpan produk dapat ditingkatkan melalui variasi kemasan.

References

Aprilia, R., Sukamto, & Suprihana. (2023). Pengaruh Gelatin dalam Produksi Boba Pisang Kepok (Musa acuminate sp.) terhadap Kualitas Kimia Fisik dan Sensoris. Seminar Hasil Riset, 156–163.

Indrastuti, Y. E., Kritandi, A. Y., & Imelda, F. (2023). Karakteristik Fisikokimia dan Organoleptik Bubble Pearl Tapioka dan Pati Sagu Lokal Kalimantan Barat. Jurnal Agroindustri, 13(1), 14–23.

Suita, R. V., Dewi, E. N., & Susanto, E. (2023). The Effect of Addition Spirulina platensis on Characteristics and Nutrition Value of Boba. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan, 5(2), 131–141.

Ode, A. J., Savitri, I. K. E., & Lewerissa, D. S. (2023). Karakteristik Boba dengan Penambahan Tepung Rumput Laut Eucheuma Cottonii. Jurnal Teknologi Hasil Perikanan , 208–217.

Natasasmita, A. M., Saragih, B., & Yuliani. (2023). Pengaruh Substitusi Mocaf terhadap Sifat Kimia dan Sensoris Boba. Journal of Tropical AgriFood, 5(1), 35

Downloads

Published

2025-05-05

How to Cite

Muyasar, N. A., Amalia , L., & Nurhalimah, S. (2025). Perbandingan Tepung Tapioka Dan Tepung Pisang Kepok Pada Pembuatan Boba Dengan Penambahan Sari Kurma Comparison of Tapioca Flour and Kepok Banana Flour in Boba Production with the Addition of Date Extract. Karimah Tauhid, 4(5), 2698–2721. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i5.18844

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.