Evaluasi Mutu Fisika dan Kimia Air Minum dalam Kemasan (AMDK) Galon Hasil Praktik Lapang di PT. XY, Kabupaten Bogor

Authors

  • Laila Chairunisa Universitas Djuanda
  • Faridah Handayasari Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i1.21475

Keywords:

air minum dalam kemasan, mutu fisika kimia, kekeruhan, pH, Praktik Lapang

Abstract

Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merupakan salah satu solusi penyediaan air bersih yang praktis dan higienis bagi masyarakat. Namun, kualitas produk yang beredar harus senantiasa dijamin sesuai dengan standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu fisika dan kimia produk AMDK galon hasil praktik lapang di PT. XY Kabupaten Bogor dengan mengacu pada SNI 3553:2015. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dari dua lini produksi setiap empat jam sekali selama praktik lapang, kemudian dianalisis di laboratorium internal perusahaan. Parameter yang diuji meliputi sensori (bau, rasa, dan warna), fisika (kekeruhan, konduktivitas, total padatan terlarut/TPT), serta kimia (pH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel memenuhi persyaratan mutu dengan nilai kekeruhan 0,05–0,09 NTU, TPT 83–107 mg/L, konduktivitas 155–214 µS/cm, pH 7,16–7,34, serta tidak berbau, tidak berasa, dan tidak berwarna. Temuan ini memperlihatkan bahwa sistem pengendalian mutu yang diterapkan PT. XY Kabupaten Bogor konsisten dan efektif dalam menjaga kualitas produk AMDK. Penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi rutin untuk menjamin keamanan, mutu, dan kepercayaan konsumen.

References

Badan Standardisasi Nasional. (2015). SNI 3553:2015 tentang Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Corisa, E. B., Rusdi, H. O., & Rahayu, M. (2023). Analisa air minum dalam kemasan dengan parameter fisika. Proceedings of Life and Applied Sciences, 2, 1–9.

Das, A., & Gusman, A. (2005). Pengaruh total padatan terlarut (TDS) terhadap kualitas air minum. Jurnal Kualitas Air, 12(2), 120–130.

Gafur, A., Yuliana, D., & Hasan, H. (2017). Pengaruh kekeruhan terhadap kualitas air minum. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 15(1), 42–48.

Negara, J. K., Sio, A. K., Rifkhan, R., Arifin, M., Oktaviana, A. Y., Wihansah, R. R. S., & Yusuf, M. (2016). Aspek mikrobiologis serta sensori (rasa, warna, tekstur, aroma) pada dua bentuk penyajian keju yang berbeda. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 4(2), 286–290.

Rahmani, A., & Nurlaela, R. S. (2024). Analisis mutu fisika-kimia pada finish product air minum dalam kemasan (AMDK) di PT. Sumber Sukses Sentosa-Bogor. Karimah Tauhid, 3(10), 11082–11096.

Salmawati, F., & Slamet, R. (2023). Studi pengaruh bau dan warna pada air minum terhadap kualitas produk AMDK. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 20(4), 110–118.

Yusuf, A. (2012). Pengaruh pH terhadap rasa dan kualitas air minum. Jurnal Teknologi Pangan, 9(2), 87–92.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Chairunisa, L., & Handayasari, F. (2026). Evaluasi Mutu Fisika dan Kimia Air Minum dalam Kemasan (AMDK) Galon Hasil Praktik Lapang di PT. XY, Kabupaten Bogor. Karimah Tauhid, 5(1), 216–221. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i1.21475

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.