Pemanfaatan Kulit Buah Nanas Menjadi Eco-Enzyme sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Ramah Lingkungan

Authors

  • Anisa Fauziah Universitas Djuanda
  • Jeannissa Azzahra Universitas Djuanda
  • Reni Mulyani Universitas Djuanda
  • Rismatu Sa'diah Universitas Djuanda
  • Siti Herma Damayanti Universitas Djuanda
  • Annisa Mawardini Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i10.20656

Keywords:

Eco-Enzyme, Kulit Nanas, Fermentasi, Pupuk Organik, Lingkungan

Abstract

Eco-Enzyme merupakan larutan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah, gula, dan air yang menghasilkan cairan multifungsi ramah lingkungan. Penelitian ini, bertujuan mengkaji potensi kulit buah nanas sebagai bahan baku pembuatan Eco-Enzyme yang dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-eksperimen melalui teknik observasi dan dokumentasi untuk menganalisis proses fermentasi dan perubahan karakteristik larutan. Fermentasi dilakukan selama tiga bulan dengan rasio 3:1:10 (kulit nanas, gula merah, dan air). Hasil menunjukkan bahwa Eco-Enzyme efektif menyegarkan warna daun tanaman singkong setelah diencerkan dengan air dalam perbandingan 1:10. Selain sebagai pupuk alami, larutan ini berpotensi menjadi solusi pengelolaan limbah dapur yang ramah lingkungan dan ekonomis. Penelitian dilakukan oleh lima mahasiswa PGSD Universitas Djuanda di Kampung Lembur Situ, Cianjur tanpa keterlibatan warga yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 6 (air bersih dan sanitasi layak), 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), dan 15 (menjaga ekosistem daratan). Temuan ini memperkuat bahwa limbah dapur memiliki nilai guna tinggi jika diolah tepat dan dapat diterapkan sebagai praktik Pendidikan lingkungan berbasis rumah tangga.

References

Safitri, V.R. dan F. Kartiasih. 2019. Daya Saing dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ekspor Nanas Indonesia. Jurnal Hortikultura Indonesia. 10(1):63-73.

Kurniawati, A.N. 2019. Uji Efektifitas Enzim Bromelin Ekstrak Buah Nanas (Ananas comosus L.Merr) Berbasis Sediaan Gel Terhadap Degradasi Dentin Menggunakan Scaning Electron Microscope (SEM). Skripsi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember.

United Nations, Sustainable Development Goals (SDGs). https://sdgs.un.org/goals

Husniah, I., & Fadilla Gunata, A. (2020). Ektrak Kulit Nanas Sebagai Antibakteri. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 2.

Win, C. Y. 2011. Ecoenzime Activating the Earth’s Self-Healing Power. Alih Bahasa: Gan Chiu Har. Malaysia: Summit Print SDN.BHD.

Imron, M. (2018). What is Zero Waste? - Zero Waste Indonesia. https://zerowaste.id/zero-wastefor-beginners/what-is-zero-waste-anyway/

Vama, L., & Cherekar, M. N. (2020). PRODUCTION, EXTRACTION AND USES OF ECOENZYME USING CITRUS FRUIT WASTE: WEALTH FROM WASTE. In Biotech. Env. Sc (Vol. 22, Issue 2).

Hidayat, N., S. Prabowo, A. Rahmadi, Marwati, dan A. Emmawati. 2020. Teknologi Fermentasi. Bogor:PT. Penerbit IPB Press.

Kristiandi, K., S. A. Lusiana, N. A. Q. A’yunin, R. N. Ramdhini, I. Marzuki, S. Rezeki, I. Erdiandini, A. E. Yunianto, S. D. Lestari, R. A. Ifadah, R. Kushargia, T. Yuniarti, dan O. S. Pasanda. 2021. Teknologi Fermentasi. Medan:Yayasan Kita Penulis.

Setiati, R., Besila, Q. A., Syavitri, D., Rakhmanto, P. A., & Widiyatni, H. (2023). Pembuatan Ekoenzim dari Limbah Kulit Buah Nanas pada Masyarakat Peduli Lingkungan di Desa Cigombong, Bogor. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN), 5(1).

Yudiantara, W., Wrasiati, P., & Arnata, I. (2022). Pengaruh Rasio Gula Aren Dan Kulit Buah Nanas Terhadap Karakteristik Eko-Enzim Kulit Buah Nanas (Ananas comosus). Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 10(3), 259-266.

Yanti, D. Dan R. Awalina. 2021. Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menjadi EcoEnzyme. Warta Pengabdian Andalas Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan Ipteks. 28(2):84-90.

Galintin, O., Rasit, N., & Hamzah, S. (2021). Production and characterization of eco 1022 | Zaina Alviona Pridesta, et al. Vol. 4 No. 2 (2024), Hal: 1016-1022 ISSN: 2828-2116 enzyme produced from fruit and vegetable wastes and its influence on the aquaculture sludge. Biointerface Research in Applied Chemistry, 11(3)

Widiani, N., Novitasari, A., (2023). Produksi Dan Karakterisasi Eco-enzyme Dari Limbah Organik Dapur. Jurnal Bioedukasi, 14.

Gupta, V.K., Treichel, H., Shapaval, V., de, O.L.A., and Tuohy, M.G. (2018). Microbial Functional Foods and Nutraceuticals. United Kingdom: Wiley

Rukmini, P., & Astuti Herawati, D. (2023). Eco-Enzyme Dari Fermentasi Sampah Organik Sampah Buah Dan Rimpang). Jurnal Kimia Dan Rekayasa, 4(1).

Salsabila, R. K., Biologi, W. J (2023). Efektivitas Pemberian Ekoenzim Kulit Buah sebagai Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica rapa L.). 12(1), 50–59.

Supebrianto. (2023). Menentukan Jenis Kulit Buah Terbaik Untuk Menghasilkan Produk Eco-enzyme. Seminar Nasional UNS, 7, 1273–1281.

Sihite, I. F. (2024). Eco Enzyme dengan Kulit Buah dan Sayuran Beserta Manfaatnya untuk Kehidupan Manusia. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains Dan Teknologi, 8(1), 48–53. https://doi.org/10.37817/ikraith-teknologi.v8i1.3242

Ibrahim, M. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Pakki T, Adawiyah R,. (2021). Pemanfaatan Eco-enzyme Berbahan Sisa Bahan Organik Rumah Tangga Dalam Budidaya Tanaman Sayuran Dipekarangan. Seminar Nasional Pengapdian Kepada Masyarakat. LPPM Universitas Mataram, (3).

Downloads

Published

2025-10-07

How to Cite

Fauziah, A., Azzahra, J., Mulyani, R., Sa’diah, R., Damayanti, S. H., & Mawardini, A. (2025). Pemanfaatan Kulit Buah Nanas Menjadi Eco-Enzyme sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Ramah Lingkungan. Karimah Tauhid, 4(10), 7779–7794. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i10.20656

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 41 42 43 44 45 46 

You may also start an advanced similarity search for this article.