Interaksi antara Alur Proses Produksi dan Kondisi Suhu Ruang terhadap Suhu pada Mi Blok di PT XYZ
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20183Keywords:
mi blok, suhu ruang, proses produksi, pendinginan, mutu produkAbstract
Mi instan merupakan salah satu produk pangan yang populer dan banyak dikonsumsi masyarakat. Salah satu tahapan krusial dalam proses produksinya adalah pengendalian suhu, khususnya pada tahap pendinginan setelah penggorengan. Suhu ruang yang tinggi dapat memengaruhi efektivitas pendinginan, sehingga berdampak pada mutu dan umur simpan mi blok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antara alur proses produksi dan suhu ruang terhadap suhu akhir mi blok di PT XYZ. Penelitian dilakukan selama satu bulan melalui observasi langsung di lapangan dan pengambilan data suhu ruang serta suhu mi blok pada empat titik waktu berbeda setiap hari. Hasil menunjukkan bahwa suhu mi blok setelah pendinginan seringkali melebihi standar maksimal perusahaan (33°C), terutama pada siang hari saat suhu ruang mencapai lebih dari 40°C. Kondisi ini disebabkan oleh meningkatnya beban panas di area produksi dan kurang optimalnya sistem pendinginan, khususnya pada desain cerobong udara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa suhu ruang yang tinggi dan sistem ventilasi yang tidak efisien berpengaruh signifikan terhadap suhu akhir mi blok. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi sistem pendinginan untuk menjaga mutu dan stabilitas produk.
References
Astawan, M. (2008). Membuat Mi dan Bihun. Jakarta: Penebar Swadaya.
Badan Standardisasi Nasional. (2015). SNI 8217:2015 Mi Kering. Jakarta: BSN.
Drerosier, N. (1998). Teknologi Pengawetan Pangan. Jakarta: UI Press.
Elisabeth, D. A., & Setijorini, L. E. (2016). Pendugaan umur simpan mi kering dari tepung komposit terigu, keladi, dan ubi jalar. Jurnal Matematika, Sains dan Teknologi, 17(1), 20–28.
Fardiaz, S. (1992). Mikrobiologi Pangan. Bogor: Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi, IPB.
Kartikasari, S. (2016). Karakterisasi sifat kimia, profil amilografi (RVA) dan morfologi granula (SEM) pati singkong termodifikasi secara biologi. Jurnal Agroteknologi, 10(1), 1–8.
Koswara, S. (2009). Teknologi Pengolahan Mi. Bandung: eBookPangan.com.
Monica, V. I. (2013). Pemanfaatan Tepung Umbi Gadung dan Tepung MOCAF sebagai Bahan Substitusi dalam Pembuatan Mi [Skripsi]. Universitas Diponegoro.
Muflihati, I., Fatoni, M. A., & Laili, A. R. (2020). Perbandingan tingkat kesukaan panelis terhadap mi instan dari tepung garut termodifikasi secara pregelatinisasi dan annealing. LPPM STTP, 165–178.
Mulyadi, A. F., Wignyanto, & Budiarti, A. N. (2014). Pembuatan mi kering kemangi (Ocimum sanctum L.) dengan bahan dasar tepung terigu dan tepung mocaf. Seminar Nasional FTP-UGM.
Mulyani, H. (2016). Pengaruh kualitas bahan baku dan proses produksi terhadap kualitas produk pada UD. Tahu Rosydi. Prosiding Seminar Nasional Dinamika Global, 2(4), 463–482.
Mustafidah, C., & Widjanarko, S. B. (2015). Umur simpan minuman serbuk berserat dari tepung porang dan karagenan melalui pendekatan kadar air kritis. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(2), 650–660.
Retnaningtyas, D. (2014). Karakterisasi sifat fisikokimia pati ubi jalar oranye hasil modifikasi STPP. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 2(4), 104–110.
Shahzadi, N., Butt, M. S., Rehman, S. U., & Sharif, K. (2005). Chemical characteristics of various mineral waters available in Pakistan. Pakistan Journal of Nutrition, 4(5), 349–355.
Sitompul, M. F. (2019). Teknologi Pengolahan Pangan Berbasis Serealia. Medan: Universitas Sumatera Utara Press.
Sunarti, T. C. (2010). Teknologi pengolahan mi instan. Majalah Teknologi Pangan, 11(2), 15–22.
Winarno, F. G. (1992). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia.
Zannah, R., & Sudarti, S. (2022). Analisis suhu lingkungan terhadap efektivitas pendinginan pada produk pangan. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 13(2), 87–95
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andina Syita Noordianty, Muhammad Rifqi, Muhammad Fakih Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




