Pola Komunikasi Santri Al-Islam: Analisis Perbandingan Interaksi Sosial di dalam Pondok Pesantren, Masyarakat Luar, dan Platform Media Sosial

Authors

  • Siti Silmi Silviah Universitas Djuanda
  • Alya Martha Universitas Djuanda
  • Amelia Trisnawati Universitas Djuanda
  • Meylita Sekar Asrimulya Universitas Djuanda
  • Maulina Hasea Sihotang Universitas Djuanda
  • Siti Maspupah Apriliani Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20075

Keywords:

polakomunikasi, santri, pesantren, masyarakat, media sosial, identitasreligius

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi santri ditiga ranah berbeda, yaitu di dalam lingkungan pondok pesantren, dalam interaksi dengan masyarakat luar, dan dalam penggunaan platform media sosial. Studi ini dilakukan di Pondok Pesantren Al-Islam sebagai lokasi penelitian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi santri bersifat formal dan hierarkis di dalam lingkungan pesantren, mengikuti struktur otoritas antara santri, ustaz, dan kyai. Dalam konteks masyarakat luar, santri cenderung menggunakan pola komunikasi yang lebih adaptif dan terbuka, meskipun tetap menjaga nilai-nilai kesopanan dan religiusitas. Sementara itu, di platform media sosial, pola komunikasi santri lebih bebas, ekspresif, dan dipengaruhi oleh dinamikatren digital. Namun, santri tetap menghadapi dilema antara ekspresi diri dan menjaga citra keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa santri mampu menyesuaikan gaya komunikasi mereka sesuai dengan konteks sosial yang dihadapi, namun tetap membawa identitas keagamaannya sebagai landasan utama.

References

Aminuddin, A. (2019). Strategi komunikasi dakwah di era digital. Jurnal Komunikasi Islam, 9(1), 23–34.

Brinkmann, S., & Kvale, S. (2015). Interviews: Learning the craft of qualitative research interviewing (3rd ed.). Sage Publications.

Bungin, B. (2014). Sosiologi komunikasi. Kencana.

Hakim, A. (2017). Stigma dan stereotip terhadap santri dalam media sosial. Komunika, 11(2), 110–123.

Hidayat, A. (2016). Model komunikasi kyai dengan santri di pesantren. Jurnal ASPIKOM,3(1),385–395. [https://doi.org/10.24329/aspikom.v3i1.89](https://doi.org/10.24329/aspikom.v3i1.89)

Ismail, F. (2023). Peningkatan literasi digital santri di pesantren modern. Jurnal Teknologi dan Dakwah, 5(1), 55–70.

Mahiroh, M. (2020). Campur dan alih kode Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar sebagai eskalasi kosa kata dan komunikasi santri. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 156–164.

Nugroho, B., & Prasetyo, W. (2016). Tantangan santri dalam era informasi. Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(3), 210–225.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice (4th ed.). Sage Publications.

Rahayu, S., & Fauziah, N. (2017). Kepribadian introvert pada remaja. Jurnal Empati, 6(1), 36–41.

Reza, M., Duryatmo, S., & Suandi, A. (2024). Adaptasi penggunaan teknologi media sosial dan media televisi dalam mengakses informasi pada generasi X di Desa Tapos Depok. Jurnal Syntax Admiration, 5(9), 3393–3406. [https://doi.org/10.46799/jsa.v5i9.1502](https://doi.org/10.46799/jsa.v5i9.1502)

Spradley, J. P. (2016). Participant observation. Waveland Press.

Purnomo, A. M., Fitriah, M., & Trikesumawardani, S. (2024). Hubungan human relations mahasiswa dengan toxic relationship. Jurnal Ilmu Komunikasi Quraniyah (JIKQ). [https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/351/127](https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/351/127)

Purnomo, A. M., Kusumadinata, A. A., & Fajar, M. C. (2024). Karakteristik komunikasi kelompok di sosial media Discord. Karimah Tauhid: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 4(1), 22–33. [https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/12757/4856](https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/12757/4856)

Purnomo, A. M., Kusumadinata, A. A., & Nugroho, D. B. (2024). Pemanfaatan teknologi media komunikasi Universitas Djuanda bersama mitra kerja. Karimah Tauhid: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 4(1), 40–50. [https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/12348/4740](https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/12348/4740)

Purnomo, A. M., Agustini, & Rahmawati, R. (2021). Keterkaitan antara komunikasi persuasif dan kemampuan pribadi konselor P2TP2A dalam layanan konseling pada perempuan korban kekerasan. Jurnal Komunikasi, 6(1), 65–74. [https://ojs.unida.ac.id/JK/article/view/4407/2707](https://ojs.unida.ac.id/JK/article/view/4407/2707)

Purnomo, A. M., Setiawan, K., & Andreansyah, R. (2024). Penerapan komunikasi nonverbal di yayasan penyandang disabilitas. Karimah Tauhid: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 4(1), 12–20. [https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/11514/4570](https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/11514/4570)

Purnomo, A. M., Kusumadinata, A. A., & Yasim, F. A. (2024). Pemilihan gaya berpakaian sebagai pesan nonverbal. *Karimah Tauhid: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 4(2), 55–65. [https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/15408/5854](https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/15408/5854)

Wahyuni, L., & Azhar, H. (2018). Identitas santri dan perubahan sosial. Jurnal Studi Keislaman, 6(2), 130–145.

Downloads

Published

2025-07-21

How to Cite

Silviah, S. S., Martha, A., Trisnawati, A., Asrimulya, M. S., Sihotang, M. H., & Apriliani, S. M. (2025). Pola Komunikasi Santri Al-Islam: Analisis Perbandingan Interaksi Sosial di dalam Pondok Pesantren, Masyarakat Luar, dan Platform Media Sosial. Karimah Tauhid, 4(7), 5312–5328. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20075

Most read articles by the same author(s)