Peran Komunikasi Teman Sebaya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Sekolah Menengah Atas
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i12.21988Keywords:
Komunikasi teman sebaya, Pendidikan karakter, Perilaku sosial, RemajaAbstract
Masa remaja merupakan fase penting dalam pengembangan jati diri dan interaksi sosial. Salah satu elemen yang sangat memengaruhi tahap ini adalah interaksi antara teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi antar teman sebaya dalam proses pembentukan perilaku sosial remaja. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi terhadap sepuluh siswa SMA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kemudian dianalisis untuk mendapatkan pola dan makna dari informasi yang diperoleh. Temuan dari penelitian menunjukan bahwa interaksi antar teman sebaya memiliki dampak yang signifikan dalam pembentukan perilaku sosial remaja. Komunikasi yang positif dapat mendorong perilaku prososial seperti kedisiplinan, kerja sama, empati, solidaritas, dan toleransi. Di sisi lain, komunikasi yang negatif dapat mendorong perilaku menyimpang seperti bolos sekolah, ejekan, dan perilaku perundungan. Oleh karena itu interaksi di antara teman sebaya memiliki dua sisi berfungsi sebagai cara untuk membentuk karakter baik atau memicu perilaku negatif tergantuk pada jenis interaksi yang terjadi. Penelitian ini menyoroti betapa pentingnya peran guru serta orang tua dalam membimbing dan mengarahkan cara berkomunikasi siswa agar dapat berjalan secara konstruktif. Dukungan yang tepat bisa membantu remaja dalam membangun identitas sosial yang kokoh, mengasah keterampilan sosial, serta memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
References
Chang, S.-A. A., & Baskin-Sommers, A. (2022). Distrust Moderates the Effect of Deviant Peer Affiliation on Increased Externalizing in Adolescents. Journal of Youth and Adolescence, 51(9), 1829–1840. https://doi.org/10.1007/s10964-022-01640-2
Darmawanti, & Nurdiansyah, R. (2025). Peran Komunikasi Dalam Pembentukan Identitas Diri Pada Remaja Di SMA 1 Kota Bangkinang. Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 2(1), 1–10.
Garcia, A. R., Filipe, S. B., Fernandes, C., Estevão, C., & Ramos, G. (2021). Metode Penelitian Kualitatif.
Heriyanto, H. (2018). Thematic Analysis sebagai Metode Menganalisa Data untuk Penelitian Kualitatif. Anuva, 2(3), 317. https://doi.org/10.14710/anuva.2.3.317-324
Janssen, L. H. C., Elzinga, B. M., Verkuil, B., Hillegers, M. H. J., & Keijsers, L. (2021). The Link between Parental Support and Adolescent Negative Mood in Daily Life: between-Person Heterogeneity in within-Person Processes. Journal of Youth and Adolescence, 50(2), 271–285. https://doi.org/10.1007/s10964-020-01323-w
Knoll, L. J., Magis-Weinberg, L., Speekenbrink, M., & Blakemore, S.-J. (2015). Social Influence on Risk Perception During Adolescence. Psychological Science, 26(5), 583–592. https://doi.org/10.1177/0956797615569578
Lyons, B. J., Martinez, L. R., Ruggs, E. N., Hebl, M. R., Ryan, A. M., O’Brien, K. R., & Roebuck, A. (2018). To Say or Not to Say: Different Strategies of Acknowledging a Visible Disability. Journal of Management, 44(5), 1980–2007. https://doi.org/10.1177/0149206316638160
Motyer, G. S., Kiely, P. J., & Fitzgerald, A. (2022). Adolescents’ Experiences of Idiopathic Scoliosis in the Presurgical Period: A Qualitative Study. Journal of Pediatric Psychology, 47(2), 225–235. https://doi.org/10.1093/jpepsy/jsab095
Nina, P. (2024). Dampak Perilaku Hedonis Remaja Pada Teman Sebaya Di Kelurahan UjungpadangKecamatan Padangsidimpuan Selatan.
Richler, J. (2019). Drivers of transnational action. Nature Climate Change, 9(4), 257–257. https://doi.org/10.1038/s41558-019-0452-6
Riskiyah, L., Wiantina, N. A., & Siregar, F. (2025). Peran Teman Sebaya Dalam Pembentukan Perilaku Asertif Pada Peserta Didik SMAIT Asy-Syukriyyah. Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Madrasah Ibtidaiyah, 4(1), 41–49. https://doi.org/10.36769/tarqiyatuna.v4i1.942
Rote, W. M., Smetana, J. G., & Feliscar, L. (2020). Longitudinal associations between adolescent information management and mother–teen relationship quality: Between- versus within-family differences. Developmental Psychology, 56(10), 1935–1947. https://doi.org/10.1037/dev0000947
Said, N., Potinteu, A. E., Brich, I., Buder, J., Schumm, H., & Huff, M. (2023). An artificial intelligence perspective: How knowledge and confidence shape risk and benefit perception. Computers in Human Behavior, 149, 107855. https://doi.org/10.1016/j.chb.2023.107855
Soedarsono, D. K., & Wulan, R. R. (2017). Model Komunikasi Teman Sebaya Dalam Pembentukan Identitas Diri Remaja Global Melalui Media Internet. Jurnal Aspikom, 3(3), 447–456.
Taylor, M., Mottweiler, C. M., Aguiar, N. R., Naylor, E. R., & Levernier, J. G. (2020). Paracosms: The Imaginary Worlds of Middle Childhood. Child Development, 91(1). https://doi.org/10.1111/cdev.13162
Tomé, G., Matos, M., Simões, C., Diniz, J. A., & Camacho, I. (2012). How can peer group influence the behavior of adolescents: explanatory model. Global Journal of Health Science, 4(2), 26–35. https://doi.org/10.5539/gjhs.v4n2p26
Zhao, X., Cao, W., & Maes, J. H. R. (2023). Association between adolescents’ socioeconomic status and working memory updating functioning: Role of parental educational involvement. Journal of Research on Adolescence, 33(3), 931–942. https://doi.org/10.1111/jora.12848
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Amelia Trisnawati, Meylita Sekar Asrimulya, M Firman Maulana, M Fadil Kahfi, Khalil Alkhairi, Siti Silmi Silviah, Ali Alamsyah Kusumadinata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




