Sosialisasi Pangan Sehat dan Ramah Lingkungan berbasis Hasil Hidroponik sebagai Bagian dari Upaya Pencegahan Stunting

Authors

  • Mira Afrilia Setiawati Universitas Djuanda
  • Nawang Wulan Fakultas Ilmu Pangan Halal
  • Nani Yulianti Fakultas Pertanian
  • Rosy Hutami Fakultas Ilmu Pangan Halal
  • Dhika Prita Hapsari Fakultas Pertanian

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i12.16082

Keywords:

Informasi, fisik, konsumsi, anak-anak, edukasi, bergizi.

Abstract

Sosialisasi ini dilakukan di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, yang memiliki potensi pertanian besar namun masih menghadapi masalah kesehatan, seperti stunting akibat kurang gizi. Kesadaran akan bahaya plastik sebagai kemasan makanan yang merugikan kesehatan dan lingkungan juga masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mensosialisasikan pentingnya pangan sehat, ramah lingkungan, dan penerapan teknologi pertanian hidroponik guna meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas pertanian.Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan sosialisasi di MTs Ar-Rosyid, Desa Cibalung, yang meliputi tiga tema: pangan sehat, pangan ramah lingkungan, dan hidroponik. Kegiatan meliputi presentasi, diskusi, dan pemaksaan langsung. Data dikumpulkan melalui observasi dan diskusi untuk melihat perubahan minat dan perilaku siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik dengan teknologi hidroponik karena dapat menghasilkan banyak tanaman tanpa lahan yang luas. Pemahaman tentang pangan sehat dan dampak stunting juga meningkat. Diskusi tentang bahaya plastik meningkatkan kesadaran siswa, meskipun perubahan kebiasaan masih menjadi tantangan. Siswa merespons positif penggunaan kemasan ramah lingkungan seperti daun pisang. Batasan penelitian terletak pada keterbatasan akses ke bahan ramah lingkungan dan perlunya dukungan dari sekolah dan keluarga untuk memperkuat perubahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi di sekolah dapat meningkatkan kesadaran tentang kesehatan dan lingkungan, serta mengembangkan hidroponik untuk mendukung pertanian yang lebih produktif.

References

Fitrah, M. A. (2024). Pengenalan Teknologi Tepat Guna: Pemilihan Bahan Stainless Steel dalam Pembuatan Alat Pangan untuk Meningkatkan Keamanan dan Kualitas Produk. Akselerasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 130-135.

Hartono, E. F. (2022). Kasifikasi Jenis Plastik HDPE, LDPE, dan PS Berdasarkan Tekstur Menggunakan Metode Support Vector Machine. JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, 9(12), 1403-1412.

Suyasa, I. N. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keberadaan Bahan Berbahaya Bisphenol A (BPA) Yang Terkandung Dalam Kontainer Plastik Makanan dan Minuman. Jurnal Skala HUSADA: The Journal of Health, 15(1).

Utami, I. (2022). Temuan Mikroplastik pada Sedimen Sungai Progo dan Sungai Opak Kabupaten Bantul. Jurnal Riset Daerah Kabupaten Bantul, 22(1), 4175-4184.

Yuningsih, Y. e. (2022). Hubungan Jenis Kelamin terhadap Kejadian Stunting. Jurnal MID-Z (Midwivery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan, 5(1), 48-53.

Downloads

Published

2024-12-30

How to Cite

Mira Afrilia Setiawati, Nawang Wulan, Nani Yulianti, Rosy Hutami, & Dhika Prita Hapsari. (2024). Sosialisasi Pangan Sehat dan Ramah Lingkungan berbasis Hasil Hidroponik sebagai Bagian dari Upaya Pencegahan Stunting. Karimah Tauhid, 3(12), 13919–13926. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i12.16082

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.