Karakteristik Kimia pada Minuman Matcha Latte dengan Penambahan Kolagen
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i10.15659Keywords:
kolagen, Matcha latte, Proksimat, Teh hijauAbstract
Salah satu minuman fungsional berbasis teh hijau adalah matcha latte, yang dibuat dari bubuk teh hijau dan susu. Kolagen, yang merupakan protein esensial dalam tubuh manusia, telah menjadi populer sebagai tambahan dalam minuman fungsional untuk meningkatkan nilai gizinya. Tujuan dari penilitian ini untuk menganalisis karakteristik kimia dari minuman matcha latte yang diberi tambahan kolagen. Meode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode RAL atau rancangan acak lengkap dengan satu faktor, yaitu kolagen sapi dengan konsentrasi lima taraf perlakuan: 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Analisis meliputi pengukuran kadar air, abu, lemak, protein, serat, dan karbohidrat. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penambahan kolagen mempengaruhi karakteristik kimia matcha latte, dengan perlakuan terbaik pada penambahan 25% kolagen dan 75% matcha latte. Komposisi terbaik mencakup kadar air 80,03%, kadar abu 2,06%, lemak 4,78%, serat 3,78%, protein 8,27%, dan karbohidrat 4,82%.
References
Alhana, S. P., & Tarman, K. (2015). Ekstraksi dan karakterisasi kolagen dari daging teripang gamma (Stichopus variegatus). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 18(2), 150-161.
Astawan, M., dan Aviana, A. 2002. Pengaruh jenis larutan kimia, dan fungsional dari kulit ikan cucut. Proseding Seminar Nasional PATPI. IBSN:97995249-6-2, Malang.
Bilek, S.A., and Bayram, S.K. 2015. Fruit Juice Production Containing Hydrolyzed Collagen. Jurnal of Functional Foods 14: 562-569.
Herson, N. A., Sumual, M. F., Rumengan, I. F., Pongoh, J., & Mandey, L. C. 2023. Proximate Analysis Of Collagen Cockatoa Fish Scales (Scarus sp.). Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 4(2), 428-433.
Indah, H. 2010. Kajian Produksi Kolagen dari Limbah Sisik Ikan Secara Ekstraksi Enzimatis. Jurnal Penelitian, 6(1). Universitas Wahid Hasyim. Semarang.
Khirzin, M.H. 2019. Ekstraksi dan Karakterisasi Gelatin Tulang Itik Menggunakan Metode Ekstraksi Asam. Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Ternak Politeknik Negeri Banyuwangi. Jurnal Sains Peternakan Indonesia. 5(14):123-125.
Korompot, A. R., Fatimah, F., & Wuntu, A. D. 2018. Kandungan serat kasar dari bakasang ikan tuna (Thunnus sp.) pada berbagai kadar garam, suhu dan waktu fermentasi. Jurnal Ilmiah Sains, 18(1), 31-34.
Nurhidayah, B., Soekendars, E., & Erviani, A. E. 2019. Kandungan kolagen sisik ikan bandeng Chanos-chanos dan sisik ikan nila Oreochromis niloticus. BIOMA: Jurnal Biologi Makassar, 4(1), 39-47.
Pravitri, K. G., Komalasari, H., & Meikapasa, N. W. P. 2024. Pengaruh Variasi Konsentrasi Gelatin Sapi dan Lama Penyimpanan Terhadap Karakteristik Fisikokimia Sirup Buah Duwet (Syzygium cumini). Jurnal Kolaboratif Sains, 7(8).
Ravikumar, C. 2014. Review on herbal teas. J. pharm. sci. & res, 6: 236- 238.
Rismayanti, C & Purnama, Y.O. 2021. The Effect Of Green Tea (Camellia Sinensis) With Aerobic Exercise For Weight Loss In Obesity Adolescents. Medikora. 20(2):162-171.
Rospiyanti, W.N. 2021. Pengaruh Penambahan Kolagen Pada Bubuk Kakao (Theobroma Cacao) Terhadap Karakteristik Kimia Dan Sensori Minuman Cokelat. [Skripsi]. Universitas Djuanda.
Shiddieqy, M.I. 2007. Memetik Manfaat Susu Sapi. http://www.wordpress.com [08 Agustus 2024].
Wijaya, W.P., Ghozali, T & Septiadji, M.R. 2021. Penambahan Kolagen Sisik Dan Tulang Ikan Gurami (Osphronemus Goramy) Pada Minuman Jus Jambu Biji (Psidium Guajava). Pasundan Food Technology Journal (PFTJ), 8(1): 12-19.
Moore, M.M., M. Heinbockel, P. Dockery, H.M. Ulmer and E.K. Arendt. 2006. Network Formation In Gluten-Free Bread With Application of Transgluteminase. Cereal Chemistry, 83(1): 28-36
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Muhammad Barkah Gusti, Intan Kusumaningrum, Arti Hastuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




