ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA LAMBAN BELAJAR (STUDI KASUS PESERTA DIDIK KELAS VI SDN CARANG PULANG 01)

Authors

  • Fida Anisah Universitas Djuanda
  • Mega Febriani Sya Universitas Djuanda
  • Annissa Mawardini Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/alkaff.v3i3.19578

Keywords:

Analisis Kesulitan Membaca, Membaca Permulaan, Siswa Lamban Belajar

Abstract

Kegiatan membaca permulaan merupakan bagian awal dari membaca di kelas rendah, di mana peserta didik memahami rangkaian kata huruf sebagai bunyi bahasa. Berdasarkan fakta yang ada bahwa masih ada peserta didik kelas VI yang masih belum lancar dalam membaca permulaan. Rendahnya minat membaca bisa berakibat buruk bagi peserta didik itu sendiri yang nantinya akan tertinggal pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai penyebab kesulitan membaca permulaan, dilaksanakan di SDN Carang Pulang 01, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun instrumen pengumpulan data dengan tes membaca, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VI, guru kelas I-VI, dan orang tua. Prosedur analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan membaca peserta didik mengalami kesulitan membaca kata sederhana, tetapi dalam mengenal huruf vokal (a, i. u. e, o) sudah bisa dalam menyebutkannya. Selain itu anak juga belum bisa membaca kata yang terdiri dari lima dan enam huruf atau lebih, terkadang saat membaca masih ada yang salah dalam penyebutannya. Hal ini diakibatkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal, yang mengakibatkan anak belum lancar membaca.

References

Amelia, W. (2016). Karakteristik dan Jenis Kesulitan Belajar Anak Slow Learner. Jurnal Ilmu Kesehatan Aisyah, 1(2), 53-58. https://doi.org/10.30604/jika.v1i2.21

Aphroditta M. (2012). Panduan Lengkap Orangtua & Guru untuk Anak dengan Disleksia (Kesulitan Membaca). Javalitera. Jogjakarta.

Bukhari. (2010). Keterampilan Berbahasa (Membaca dan Menulis). PeNA. Banda Aceh.

Elendiana, M. (2020). Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 2(1), 54–60. https://doi.org/10.31004/jpdk.v1i2.572

Hidayatullah, K. N., & Rahmawati, D. (2018). Panduan Pendampingan Gangguan Belajar Disleksia. Albasil Aksara. Tangerang.

Meliyawati. (2016). Pemahaman Dasar Membaca. Deepublish. Yogyakarta.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. (3rd ed.). SAGE Publications.

Muammar. (2020). Membaca Permulaan di Sekolah Dasar. Sanabil. Mataram.

Pertiwi, A. D. (2016). Study Deskriptif Proses Membaca Permulaan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1) 759-764. https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12372

Rofi'uddin & Zuhdi. (2011). Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas Tinggi. Universitas Negeri Malang. Malang.

Shanty, M. (2014). Semua Hal Yang Harus Diketahui Tentang Disleksia. Familia. Yogyakarta.

Subini, N. (2011). Mengatasi Kesulitan Belajar Pada Anak. Javalitera. Jogjakarta.

Sudaryono. (2021). Metodologi Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Rajawali Pers. Depok.

Sutanto, T. (2013). Terapi Dan Pendidikan Bagi Anak Disleksia. Familia. Yogyakarta.

Triani & Amir. (2013). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Lamban Belajar Slow Learner. Luxima Metro Media. Jakarta Timur.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Anisah, F., Febriani Sya, M., & Annissa Mawardini. (2025). ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA LAMBAN BELAJAR (STUDI KASUS PESERTA DIDIK KELAS VI SDN CARANG PULANG 01). AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA , 3(3), 208–217. https://doi.org/10.30997/alkaff.v3i3.19578

Similar Articles

<< < 17 18 19 20 21 22 23 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.