MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING TERPADU PESANTREN TERPADU DAARUTTAQWA BOGOR DALAM MENANGANI KENAKALAN SANTRI
DOI:
https://doi.org/10.30997/alkaff.v3i3.18894Keywords:
Manajemen, Bimbingan Konseling, Kenakalan SantriAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman mengenai Bagaimana Bimbingan Konseling yang di lakukan guru Bagaimana Perilaku Santri dalam Mengikuti Bimbingan Konseling, Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat peran guru bimbingan konseling dalam menangani perilaku kenakalan santri. Santri di Pondok Pesantren Terpadu Daaruttaqwa, Bagaimana Strategi yang dilakukan oleh Pimpinan dalam menangani kenakalan Santri sebagai upaya pencengahan kenakalan santri dalam melakukan bimbingan konseling. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus sebagai rancangan utama. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Hasil penelitian ini yaitu : 1) Bagaimanakah pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling oleh guru di Pondok Pesantren Terpadu Daaruttaqwa 2). Bagaimana respons dan perilaku santri dalam mengikuti kegiatan bimbingan dan konseling di Pondok Pesantren Terpadu Daaruttaqwa, 3). faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan bimbingan dan konseling di Pondok Pesantren Terpadu Daaruttaqwa 4). Strategi yang dilakukan oleh pimpinan dalam menangani Kenakalan Santri
References
Achmad Behori and Badrul Alamin, “ENotulen Rapat Di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo,” Jurnal Ilmiah Informatika 3, no. 1 (2018): 199– 205.
Aqib, Zainab. (2009). Standar Pengawas /Madrasah. Bandung: yrama Widya
Berkowitz, M. W dan Hoppe, M.A. (2009). Character Education and Gifted Children. Journal of High Ability Studies, vol.20 no. 2, December 2009, hal131-142
Hastuti, Rahmah, Naomi Soetikno, Pamela Hendra Heng, and others. 2021. Remaja Sejahtera Remaja Nasionalis. Penerbit Andi
Karlina, L. (2020). Fenomena Terjadinya Kenakalan Remaja. Jurnal Edukasi Nonformal, 1(1), 147-158
Khomsiyah, I. (2014). Hukuman Terhadap Anak Sebagai Alat Pendidikan Ditinjau Dari Hukum Islam. Ahkam: Jurnal Hukum Islam, 2(1). https://doi.org/10.21274/ahka m .2014.2.1.105-117.
Lieberman, A. (2018). Counseling issues: Addressing behavioral and emotional considerations in the treatment of communication disorders. American journal of speech- language pathology, 27(1), 13- 23.
Maryam B Gainau “Keterbukaan Diri (Self Disclosure) Siswa dalam Perspektif Budaya dan Implikasinya Bagi Konseling”. Jurnal ilmiah universitas katolik widya mandala madiu.Vol. 33.No. 1. 2009. Hlm.3
Nurul Hidayah & Fikki Hermansyah “Hubungan antara Motivasi Belajar dan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Bandar Lampung Tahun 2016/2017”. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume. 3 No. 2,
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif (untuk penelitian yang bersifat: enterpretif, interaktif dan konstruktif), Bandung: eksploratif Alfabeta.
Rulmuzu, F. (2021). Kenakalan remaja dan penanganannya. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan),5(1)
Sinaga, M. H. P. (2022). Perngembangan Model Layanan Konsultasi Berbasis Cognitive Behavior Untuk Meningkatkan Academic Hardiness Siswa Sma Di Kota Semarang.
Surahman, Edy, and Mukminan Mukminan. 2017. “Peran Guru IPS Sebagai Pendidik Dan Pengajar Dalam Meningkatkan Sikap Sosial Dan Tanggung Jawab Sosial Siswa SMP.” Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS 4(1): 1–13.
Tohirin. (2011). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah (berbasis integritas). Jakarta: Rajawali
Widia, Y. T. (2019). Manajemen Layanan Bimbingan Dan Konseling Di SMA.
Wulandari, D., & Fauziah, N. (2019). Pengalaman Remaja Korban Broken Home (Studi Kualitatif Fenomenologis). Empati, 8(1), 1- 9.
Wulan Sari. (2019). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Reinforcement Negatif Terhadap Peningkatan Disiplin Belajar Peserta Didik Kelas Xidi Ma Muhammadiyah Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2019/2020.
Yusmaini, O., Batubara, A., Farhanah, J., Hasanahti, M., & Apriani, A. (2022). Konseling Bagi Peserta Didik. Al-Mursyid, 4(1), 1–9.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. PROPOSED POLICY FOR JOURNALS THAT OFFER OPEN ACCESS
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
2. PROPOSED POLICY FOR JOURNALS THAT OFFER DELAYED OPEN ACCESS
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



