Analisis Kinerja Rantai Pasok Gula Semut Tebu Di Ud Mahaputra Desa Sukorejo Kecamatan Bangorejo
DOI:
https://doi.org/10.30997/jah.v11i2.10874Keywords:
Gula Semut Tebu, Pengukuran Kinerja, Rantai Pasok, SCOR, UD MahaputraAbstract
Penelitian ini meneliti permasalahan rantai pasok di UD Mahaputra pada bulan Desember hingga Maret 2022 yaitu tidak efisiennya rantai pasok baik dari sisi hulu (pemasok) maupun dari sisi hilir (saluran distribusi). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi rantai pasok dan kinerja rantai pasok UD Mahaputra. UD Mahaputra merupakan salah satu produsen gula semut tebu yang berada di Desa Sukorejo Kecamatan Bangorejo. Analisis kondisi rantai pasok dan analisis kinerja rantai pasok diharapkan dapat membantu meningkatkan kinerja perusahaan dengan mengidentifikasi indikator apa saja yang perlu tindakan perbaikan. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kombinasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling dengan narasumber berjumlah 5 orang. Teknik analisis terdiri dari, analisis kondisi rantai pasok dan analisis kinerja rantai pasok menggunakan SCOR. Data diolah menggunakan perangkat lunak superdecision. Hasil pengukuran menunjukkan nilai kinerja rantai pasok gula semut UD Mahaputra sebesar 86,36% berada dalam kategori baik (good). Matrik kinerja yang belum mencapai target perusahaan perlu dilakukan perbaikan kinerja dengan melakukan diskusi bersama UD Mahaputra.
References
Anindita, A. 2019. Analisis Kinerja Rantai Pasok PT X dengan Metode Supply Chain Operations Reference (SCOR).
Asrol, M., Marimin, and Mahfud. 2017. Supply chain performance measurement and improvement for sugarcane agro-industry. International Journal of Supply Chain Management 6(3): 8-21.
Azmiyati, S., & Hidayat, S. 2017. Pengukuran Kinerja Rantai Pasok pada PT. Louserindo Megah Permai Menggunakan Model SCOR dan FAHP. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains dan Teknologi, 3(4), 163-170.
[PANRB] Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 2019. Data Jumlah UMKM di Banyuwangi Tahun 2019. Jakarta: Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Paul, J., 2014. Transformasi Rantai Suplai Dengan Model SCOR. Jakarta Pusat: PPM Manajemen.
Qolbi, F. N. 2022. Analisis Kinerja Rantai Pasok Tapioka di CV. Tani Sadulur.
Sriwana, I. K., Suwandi, A., & Rasjidin, R. 2021. Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Menggunakan Supply Chain Operations Reference (SCOR) Di UD. Ananda. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri, 8(2), 13-24.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Research dan Development. Bandung: Alfabeta.
Supply Chain Council. 2023. Supply Chain Operations Reference Model Revision 11.0 Supply Chain Operations Management. New York (US): Supply Chain Council.
Vorst VD. 2022. Performance Measurement in Agrifood Suply Chain Networks: An Overview. Wegenigen (NL): Springer.
Wigaringtyas LD. 2013. Pengukuran Kinerja Supply Chain Management dengan Pendekatan Supply Chain Operation Reference (SCOR) [skripsi]. Surakarta (ID): Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Vera Safitri, Karina Meidayanti, Halil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Agroindustri Halal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Agroindustri Halal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Agroindustri Halal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work




