The Implementation of the Merdeka Curriculum in Arabic Language Instruction at SMPIT Shohibul Muslimin Serang
DOI:
https://doi.org/10.30997/tjpba.v5i1.24930Keywords:
Merdeka Curriculum , Arabic Language Instruction, Islamic Junior High SchoolAbstract
This study analyzes the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum in Arabic language learning at SMPIT Shohibul Muslimin Serang. The Merdeka Belajar Curriculum is an educational approach that emphasizes student learning independence, curriculum flexibility, and the use of technology. The purpose of this study was to determine the application, implementation strategies, and challenges of the Merdeka Belajar Curriculum in the context of Arabic language learning at SMPIT Shohibul Muslimin Serang and to evaluate its impact on Arabic language learning achievement. This research method was a case study with a qualitative approach. Data were collected through classroom observations, interviews with respondents, and analysis of curriculum-related documents. The results showed that the Merdeka Belajar Curriculum implementation strategy at SMPIT Shohibul Muslimin Serang involved a shift in learning paradigms to become more student-centered. Teachers act as facilitators and students have more control over their learning process. This implementation further supports student learning independence. However, several obstacles were also identified, including students' difficulties in learning interest and challenges in measuring learning achievement in a broader and contextual manner. Nevertheless, the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum has had a positive impact on student motivation and engagement in Arabic language learning
References
Afifah, S. N. (2022). Problematika penerapan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Al-Falah Deltasari Sidoarjo (Skripsi sarjana). Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.
Amarodin. (2015). Penerapan metode hiwar dalam pembelajaran untuk meningkatkan keberhasilan belajar bahasa Arab materi istima’ tentang “fi al-bayt” peserta didik kelas V MI Nashriyah Sumberejo Mranggen tahun pelajaran 2014/2015 (Skripsi sarjana). Universitas Islam Negeri Walisongo.
Anggila, W. (2022). Persepsi guru bidang studi IPS dalam pelaksanaan kurikulum merdeka belajar di SMP negeri sekecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur (Skripsi sarjana). IAIN Bengkulu.
Arsyad, A. (2010). Bahasa Arab dan metode pengembangannya. Pustaka Pelajar.
Arviansyah, M. R., & Shagena, A. (2022). Efektivitas dan peran guru dalam kurikulum merdeka belajar. Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 17(1). https://doi.org/10.33654/jpl.v17i1.1803
Fitriyah, C. Z., & Wardani, R. P. (2022). Paradigma kurikulum merdeka bagi guru sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(3), 236–243. https://doi.org/10.24246/j.js.2022.v12.i3.p236-243
Hermawan, Y. C., Iffah, W. J., & Widodo, H. (2020). Konsep kurikulum dan kurikulum pendidikan Islam. Jurnal Mudarrisuna, 10(1). http://dx.doi.org/10.22373/jm.v10i1.4720
Khoirurrijal. (2023). Pengembangan kurikulum merdeka. CV Literasi Nusantara Abadi.
Madhakomala, M., Aisyah, L., Rizqiqa, F. N., Putri, F. D., & Nulhaq, S. (2022). Kurikulum merdeka dalam perspektif pemikiran pendidikan Paulo Freire. At-Ta’lim: Jurnal Pendidikan, 8(2). https://doi.org/10.36835/attalim.v8i2.819
Makruf, M. Z. (2022). Implementasi konsep merdeka belajar dalam pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19 di SMP Muhammadiyah Bandongan (Skripsi sarjana). Universitas Muhammadiyah Magelang.
Moleong, L. J. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Muhadjir, N. (1996). Metodologi penelitian kualitatif. Rake Sarasin.
Neliwati. (2018). Metodologi penelitian kuantitatif (kajian teori dan praktik). CV Widya Puspita.
Nurzila. (2022). Dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar perlu strategi tepat guna. Jurnal Literasiologi, 8(4).
Pianda, D. (2018). Kinerja guru. CV Jejak.
Putra, F. (2023). Paradigma kritis dalam studi kebijakan publik. Pustaka Pelajar.
Rajasa, S. (2002). Kamus ilmiah populer. Karya Utama.
Saepudin. (2021). Metodologi pembelajaran bahasa Arab. Trust Media Publishing.
Salim, & Syahrum. (2012). Metodologi penelitian kualitatif. Citapustaka Media.
Sanjaya, W. (2013). Penelitian pendidikan: Jenis, metode, dan prosedur. Kencana.
Sholehudin, D., et al. (2022). Konsep implementasi kurikulum prototype. Jurnal Basicedu, 6(4).
Suardi, M. (2018). Belajar dan pembelajaran. CV Budi Utama.
Sugiyono. (2010). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2007). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
Ulfa, M., & Yulianto, B. (2019). Relevansi model kurikulum Bobbit dalam KKNI pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Belajar Bahasa, 4, 169. https://doi.org/10.32528/bb.v4i2.2554
Usman, M. (2006). Menjadi guru profesional. PT Remaja Rosdakarya.
Widiono, A., et al. (2021). Implementasi merdeka belajar melalui kampus mengajar perintis di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, 16(2)..
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ahmad Kurniawan, Muhammad Iffan Permana, Muhammad Azizi Syukrillah, Muhammad Yusril Ramadhan, Wildan Halim, Firdah Hasan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






