Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) sebagai Sumber Antioksidan Alami: Peran Xanton, Antosianin, serta Dukungan Vitamin E dan K untuk Kesehatan Tubuh

Authors

  • Miranda Laela Khoerurrohmah Universitas Djuanda
  • Raden Siti Nurlaela Universitas Djuanda
  • Siti Nurhalimah Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i3.22997

Keywords:

Buah manggis, antioksidan alami, xanton, Antosianin, vitamin E, vitamin K

Abstract

Buah manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan salah satu tanaman tropis Indonesia yang kaya akan senyawa bioaktif seperti xanton dan antosianin, yang memiliki potensi sebagai antioksidan alami. Peningkatan stres oksidatif berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis, sehingga diperlukan sumber antioksidan alami yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran xanton dan antosianin buah manggis serta dukungan vitamin E dan K terhadap kesehatan tubuh melalui tinjauan pustaka sistematis. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, Scopus, dan Embase, dengan fokus pada artikel peer-reviewed terbitan 2019–2024 yang membahas kandungan senyawa bioaktif, aktivitas antioksidan (DPPH, FRAP), serta efek protektif terkait. Proses seleksi mengikuti panduan PRISMA, dan analisis dilakukan secara naratif dengan mengevaluasi konsistensi temuan. Hasil menunjukkan bahwa xanton dan antosianin manggis memiliki kemampuan menetralkan radikal bebas yang kuat, sementara vitamin E memberikan efek protektif pada fungsi endotel dan penurunan enzim hati pada kondisi stres oksidatif, serta vitamin K mendukung proses biologis meskipun bukti terbatas. Kombinasi ini menunjukkan potensi sinergis dalam pencegahan kerusakan oksidatif. Kesimpulannya, buah manggis berprospek sebagai sumber antioksidan alami untuk pangan fungsional dan suplemen kesehatan, namun diperlukan studi klinis lebih lanjut untuk menentukan dosis optimal dan interaksi senyawa.

References

Angelia, W., & Sunardi, D. (2024). Efektivitas Suplementasi Vitamin E Terhadap Perbaikan Kadar Enzim Transaminase pada Pasien Non-Alcoholic Fatty Liver Disease. Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO), 6(01), 369–379. https://doi.org/10.59141/jsi.v6i01.89

Bresson, J. L., Burlingame, B., Dean, T., Fairweather-Tait, S., Heinonen, M., Hirsch-Ernst, K. I., Mangelsdorf, I., McArdle, H., Naska, A., Neuhäuser-Berthold, M., Nowicka, G., Pentieva, K., Sanz, Y., Siani, A., Sjödin, A., Stern, M., Tomé, D., Turck, D., Van Loveren, H., … Willatts, P. (2017). Scientific Opinion on Dietary Reference Values for copper. EFSA Journal, 13(10). https://doi.org/10.2903/j.efsa.2015.4253

Hanifa, R., & Nurul Ratna Mutu Manikam. (2022). Efektivitas Suplementasi Vitamin K Terhadap Kontrol Glikemik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Evidence Based Case Report. IJCNP (Indonesian Journal of Clinical Nutrition Physician), 5(2), 125–140. https://doi.org/10.54773/ijcnp.v5i2.112

Hasyim Ibroham, M., Jamilatun, S., Dyah Kumalasari, I., Dahlan, A., Ringroad Selatan, J., Banguntapan, K., Bantul, K., & Istimewa Yogyakarta, D. (2022). Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ Website: http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaslit a review: potensi tumbuhan-tumbuhan di indonesia sebagai antioksidan alami. Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ, 1(1), 1–13.

Indarjulianto, S., & Paryuni, A. D. (2024). Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan. 27(1), 9–37.

Xiong, Z., Liu, L., Jian, Z., Ma, Y., Li, H., Jin, X., Liao, B., & Wang, K. (2023). Vitamin E and Multiple Health Outcomes: An Umbrella Review of Meta-Analyses. Nutrients, 15(15). https://doi.org/10.3390/nu15153301

Downloads

Published

2026-03-13

How to Cite

Khoerurrohmah, M. L., Raden Siti Nurlaela, & Siti Nurhalimah. (2026). Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) sebagai Sumber Antioksidan Alami: Peran Xanton, Antosianin, serta Dukungan Vitamin E dan K untuk Kesehatan Tubuh. Karimah Tauhid, 5(3), 1151–1160. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i3.22997

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.