Pengawasan Mutu Alur Penyelenggaraan Makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Daerah X
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i10.21548Keywords:
mutu, instalasi gizi, penyelenggaraan makanan, FEFO, rumah sakitAbstract
Unit Gizi merupakan unit penting di rumah sakit yang bertugas menyediakan makanan yang bergizi, aman, dan bersih untuk mendukung proses penyembuhan pasien. Prosedur penyiapan makanan meliputi beberapa langkah, mulai dari perencanaan menu, penerimaan, dan penyimpanan bahan, hingga pemrosesan, dan pendistribusiannya. Setiap langkah memerlukan pengendalian mutu yang ketat untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar keamanan dan mutu yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi mutu pelayanan makanan di Unit Gizi sebuah rumah sakit di Jawa Barat. Lebih lanjut, penelitian ini mengkaji penerapan prinsip First Expired First Out (FEFO) dan kepatuhan terhadap Prosedur Operasi Standar (SOP) di setiap tahapan proses. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi langsung, wawancara dengan staf terkait, dan tinjauan pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kegiatan penyimpanan dan pemrosesan telah memenuhi standar, seperti pemeriksaan suhu secara berkala, penerapan sistem FEFO untuk manajemen stok, dan pemrosesan makanan dengan memperhatikan sanitasi dan kandungan gizi. Namun, masih terdapat kekurangan dalam pengaturan suhu di ruang penyimpanan dan perlunya kalibrasi rutin alat ukur suhu. Secara keseluruhan, penerapan pengendalian mutu dalam manajemen makanan di rumah sakit ini telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap mutu pelayanan gizi kepada pasien.
References
American Dietetic Association. (2018). Food distribution schedules and patient meal planning in healthcare facilities. Journal of Clinical Nutrition, 34(3), 121–128.
FSIS. (2019). Food Safety and Inspection Service: Safe Food Handling Guidelines. United States Department of Agriculture (USDA).
Hapsari, D. (2020). Penyimpanan bahan makanan berdasarkan karakteristik dan mutu gizi. Jurnal Teknologi dan Manajemen Pangan, 8(3), 112–120.
International Food Safety Authorities Network. (2017). Patient meal distribution: Procedures and protocols. International Food Safety Authorities Network.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Pedoman penyelenggaraan makanan di rumah sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2011). Pedoman sentralisasi dan pemorsian makanan di rumah sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kurniawan, B., & Lestari, D. (2020). Upaya pencegahan kontaminasi dalam penyimpanan bahan makanan. Jurnal Keamanan Pangan dan Lingkungan, 12(3), 78–8.
Nadirah (2023). Gambaran penyimpanan dan pengolahan bahan makanan di rumah tahanan kelas IIa Kota Palangka Raya . Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.
Pohan & Imbalo S. 2016. Jaminan Mutu Layanan Kesehatan: Dasar-dasar Pengertian dan Penerapannya. Jakarta: EGC.
Pusat Gizi Rumah Sakit (PGRS). (2013). Penyelenggaraan makanan rumah sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ramadhanti, F. I., Nurlaela, R. S., & Kurniawan, M. F. (2024). Pengawasan Mutu Makanan Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, Tanjung Balai Karimun – Kepulauan Riau. Karimah Tauhid, 3(10), 11469–11477. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i10.15516
Sutrisno, A. (2015). Manajemen Penanganan dan Penyimpanan Bahan Pangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
World Health Organization. (2017). Guidelines for the proper storage and handling of food samples. World Health Organization
Yulia, L. A., Harahap, J., & Satria, B. (2021). Evaluasi manajemen penyelenggaraan makanan pasien rawat inap di Instalasi Gizi RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 1395–1408. https://doi.org/10.33143/jhtm.v7i2.1704
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Nursaidah Rahmah, Muhammad Fakih Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




