Analisis Kepuasan Kerja dan Dampaknya Terhadap Budaya Kerja Positif: Studi Kasus PT ABC

Authors

  • Siti Nindi Wulan Suci Nur Ramadani Universitas Djuanda
  • Siti Pupu Fauziah Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i9.20843

Keywords:

Kepuasan Kerja, Budaya Kerja Positif, Komunikasi, Penghargaan

Abstract

Kepuasan kerja menjadi faktor utama yang memengaruhi terciptanya budaya kerja yang positif dan produktif di perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kepuasan kerja berkontribusi dalam membentuk budaya kerja positif, dengan studi kasus di PT ABC yang menghadapi tantangan rendahnya kepuasan kerja di kalangan karyawan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menelaah literatur-literatur yang relevan, serta menganalisis temuan-temuan dari kasus di PT ABC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kepuasan kerja di PT ABC disebabkan oleh kurangnya komunikasi dua arah, minimnya penghargaan dan pengakuan karyawan, terbatasnya kesempatan pengembangan profesional, serta lingkungan kerja yang kurang mendukung. Faktor-faktor tersebut menghambat terciptanya budaya kerja positif yang kolaboratif dan inovatif. Sebaliknya, bila perusahaan mampu memperbaiki komunikasi, memberikan penghargaan yang adil, dan meningkatkan kesempatan pengembangan karyawan, maka budaya kerja positif dapat terwujud dan mendukung keberhasilan perusahaan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perusahaan dalam merumuskan strategi peningkatan kepuasan kerja untuk memperkuat budaya kerja positif.

References

Greenberg, J., & Baron, R. A. (2003). Behavior in organizations (8th ed.). Pearson Education.

Hidayat, R., Nugroho, Y., & Andriani, N. (2021). Pengaruh kepuasan kerja terhadap loyalitas dan budaya kerja karyawan. Jurnal Sains dan Humaniora, 9(2), 45–58. https://doi.org/10.23960/jsih.v9i2.23

Luthans, F. (2011). Organizational behavior: An evidence-based approach. McGraw-Hill.

Pratama, R., & Utami, P. (2020). Pengaruh kepuasan kerja terhadap budaya kerja di perusahaan manufaktur. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 12(2), 45–52. https://doi.org/10.24843/JMOE.2020.v12.i02.p06

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson.

Sari, D. (2019). Pengaruh kepuasan kerja terhadap budaya kerja karyawan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 23–32. https://doi.org/10.31258/jeb.10.1.23-32

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wulandari, T., & Suharti, L. (2022). Kepuasan kerja dan budaya kerja tim: Studi kasus di perusahaan teknologi. Jurnal Psikologi Terapan, 8(1), 12–20. https://doi.org/10.26740/jpt.v8n1.p12-20

Yukl, G. (2012). Leadership in organizations (8th ed.). Pearson.

Zohar, D., & Hofmann, D. A. (2012). Organizational culture and climate. In S. W. J. Kozlowski (Ed.), The Oxford handbook of organizational psychology (Vol. 1, pp. 643–666). Oxford University Press.

Downloads

Published

2025-09-04

How to Cite

Ramadani, S. N. W. S. N., & Fauziah, S. P. (2025). Analisis Kepuasan Kerja dan Dampaknya Terhadap Budaya Kerja Positif: Studi Kasus PT ABC. Karimah Tauhid, 4(9), 6727–6733. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i9.20843

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.