Mewujudkan Kesetaraan di Sekolah dalam Pendidikan Inklusi
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i5.18116Keywords:
Keywords: Equality, Intellectual, Quantitative ResearchAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, dan sensorik yang akan membantu mereka untuk terus berkarya dan berkembang menjadi lebih baik. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kuantitatif yang lebih berfokus mengembangkan ilmu pengetahuan, hipotesis, dilihat dari variabel dan populasi dan diuji menggunakan beberapa teori tertentu. Dengan mewujudkan adanya kesetaraan di sekolah membuat siswa yang memiliki keterbatan dapat merasa diterima di lingkungannya. Penelitian ini mengunakan penelitian kuantitatif yang menggunakan instrument tertentu sehingga dapat dihitung dan diukur secara objektif Penelitian ini berkonsentrasi pada pengumpulan dan pengolahan data yang dapat dihitung atau diukur, sehingga hasilnya dapat digeneralisasi dan objektif. Metode penelitian kuantitatif ini menggunakan populasi siswa kelas X SMA, dengan menggunakan kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan menggunakan analisis skala likert.
References
Budhi Wibhawa, Santoso T. Raharjo, Meilany Budiarti S. 2010. Basics
Dewi, N. K. (2017). Benefits of inclusive education program for aud. Journal of Education
Social Work, Bandung: Widya Padjadjaran.
Scientific Journal of Special Education. “Learning Process in Inclusion Setting in
Elementary School”. Vol. 1, No. 1, January 2012.
Journal of Special Education. The Phenomenon of Inclusive Education for Children with Special Needs. Vol. 7, No. 2, November 2010.
Mulyadi, Kiki. 2016 “Implementation of Inclusive Education in Indonesia”.
Openshaw, Linda. 2008. Social Work in School. New York: The Guildford Press
Stubbs, Sue. 2002. Inclusive Education Where There Are Resources: The Atlas Alliance
Subagyo, J., 1991. Research Methods and Practice, Jakarta: Rhineka Cipta
Sugianto, Suparman. 2016 “Inclusive Education for Children”.
Sugiyono, 2016. Understanding Qualitative Research, Cet. 12th, Bandung: Alfabeta.
Sunardi 2009. Issues and Problems on Implementation of inclusive Education for
Disabled Children in Indonesia. Tsukuba: CRICED - University of Tsukuba.
Suparno, Edi Purwanto. No Year. Special Needs Education Unit 2.
Ministry of Education. (2009). Tulkit LIRP-Embracing Differences: A Toolkit for Inclusive Development Friendly to Learning, Special Book 3: Teaching Children with Disabilities in Inclusive Settings. Jakarta: IDPN Indonesia, Arbeiter-Samariter-Bund, Handicap International, Plan Indonesia.
Ilahi, M. T. (2013). Inclusive Education: Concepts and applications.
Ministry of Education and Culture (2003). Law No.20 Year 2003 on National Education System. Accessed on March 5, 2016 from http://www.inherent-dikti.net/files/si sdiknas.pdf.
Kustawan, D. (2013) Inclusive Education Management. Jakarta: Luxima.
Kurniawan, N. A., & Aiman, U. (2020, October). Paradigm of Inclusive Education in the Era of Society
5.0. In Proceedings of Basic Education Seminar and Discussion.
https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/psdpd/article/view/17736/9397
Santrock, J.W. (2013). Educational Psychology book 1 translation Diana Angelica. Jakarta: Salemba Humanika.
Smith, J. D. (2006). Inclusion: Friendly Schools for All translation Denis, Mrs. Enrica. Bandung: Nuance Publisher. Journal of Child Education, Volume 6, Issue 1, June 2017
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




