Penerapan Kurikulum Pendidikan Sejarah di Sekolah Menengah Atas

Authors

  • Nur Amalia Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i11.15765

Keywords:

pembelajaran sejarah, kurikulum merdeka, penelitian kualitatif

Abstract

Penerapan kurikulum pendidikan sejarah di sekolah menengah menjadi salah satu sarana utama dalam upaya membangun kesadaran sejarah ini. Kurikulum yang dirancang dengan baik dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peristiwa masa lalu, dan memotivasi siswa untuk menganalisis serta menghargai peran sejarah dalam membentuk masa depan.

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah, baik nasional maupun dunia, serta menumbuhkan kesadaran akan identitas, kebudayaan, dan perkembangan masyarakat. Berikut adalah beberapa poin penting tentang pendidikan sejarah di sekolah menengah Sejarah di sekolah menengah (Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Kualitatif merupakan bagian dari penelitian yang dapat menjelaskan fenomena sosial dan budaya secara menyeluruh dan mendalam, penelitian kualitatif menghasilkan data yang deskriptif yang hasilnya nanti berupa data tertulis dan lisan dari penelitian yang diamati.

References

Arifudin, I. (2007). “Urgensi Implementasi Pendidikan Multikultural di Sekolah”. Insania: Jurnal Pemikiran Alternatif Pendidikan, Vol. 12, No. 2, Mei-Ags, hal. 1-9. 1076 – 85

Alfath, Irsyad, Fira Nuril Fauziah Amelia Septiana dan Nurjahratul Aulia, 2023 “Peran Guru Dalam Implementasi Konsep Dasar Kebijakan Pendidikan di Sekolah .” Yasin 3(5):

Agung, L. S. (2014). Pengembangan Model KKBB Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Sejarah SMA Di Solo Raya. Jurnal Paramita, 24(1), 126–136.

Ariyani, R. (2021). Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran Sejarah: Upaya Menin Arifin, Z., & Rizaldy, M. (2023). Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal Sarjanawiyata Tamansiswa Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal. Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal, 5(1), 168–184.

Arisanti, D. A. K. (2022). Analisis Kurikulum Merdeka Dan Platform Merdeka Belajar Untuk Mewujudkan Pendidikan Yang Berkualitas. Jurnal Penjaminan Mutu, 8(02), 243–250. https://doi.org/10.25078/jpm.v8i02.1386 gkatkan Nasionalisme. 1–6. https://osf.io/wme4f/

Baderiah. 2018. Buku Ajar Pengembangan Kurikulum, Lembaga Penerbit Kampus IAIN Palopo : Sulawesi Selatan

Basri, S., Aswan, Z. (2006). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Gottschalk, L. (2016). Mengerti Sejarah, terj. Nugroho Notosusanto. Jakarta:

Hamalik, Oemar. 2004. Model-Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: PPs Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Indah Hakim P.S, I. S. dan Y. S. E. (2014). Multikultural Mata Pelajaran Sejarah.

Isnarmi, I. (2014). Pendidikan Multikultural Transformatif: Integritas Moral, Dialogis

dan Adil. UNP Press: Padang. Karsidi, R. (2010). Sosiologi Pendidikan. UNS Press.

Mulyasa, H. (2021). Menjadi Guru penggerak Merdeka Belajar. Bumi Aksara.

Munandar, A. (2017). Prosiding Seminar Nasional Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia dengan Tema "Membangun Generasi Berkarakter Melalui Pembelajaran Inovatif. Aula Handayani IKIP Mataram, 130–143.

Mulyana, A. (2013). Nasionalisme dan Militerisme: Ideologisasi Historiografi Buku Teks Pelajaran Sejarah SMA. Jurnal Paramita, 23(1), 78–87.

Eka Retnaningsih, L., & Patilima, S. (2022). Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Anak Usia

Hr, S., & Wakia, N. (2021). Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Perguruan Tinggi. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 11(2), 175–184.

Hudaidah, & Ananda, A. P. (2021). Perkembangan Kurikulum Pendidikan Indonesia dari Masa ke Masa. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 3(2), 102–108.

Ine Rahayu Purnamaningsih, M. (2021). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. Jurnal Ilmiah

Musadad, A. A. (2015). Model Manajemen Pembelajaran Sejarah Terintegrasi Pendidikan Multikultural Untuk Membangun Wawasan Kebangsaan. Jurnal Paramita, 2

Nafi’ah, U., & Utami, I. W. P. (2017). Development of Sigil Based E-Book As Media for “Technology and Information for History Learning” Course. Paramita: Historical Studies Journal, 27(1), 103–112.5(2), 103–112

Purwanta, H. (2013). Militer dan Konstruksi Identitas Nasional: Analisis Buku Teks

Pelajaran Sejarah SMA Masa Orde Baru. Jurnal Paramita, 23(1), 88–102

Suryani, N. (2013). Pengembangan Model Internalisasi Nilai Karakter Dalam Pembelajaran Sejarah Melalui Model Value Clarification Technique. Jurnal Paramita, 23(2), 208–219.

Sutiyah. (2013). Upaya Guru Sejarah Dalam Menyiasati Tuntutan Pemanfaatan ICT Dalam Pembelajaran Di SMA. Jurnal Paramita, 23(1), 106–117.

Susilo. Joko, Muhammad. 2007. Kurikulun Tingkat Satuan Pendidikan, Pustaka Pelajar, Yogyakrta.

Wahana Pendidikan, 7(1), 1–7. https://doi.org/10.5281/zenodo.756343 Kritik, S., & Merdeka, T. (n.d.). Studi Kritik Terhadap Merdeka Belajar. 84–96.

Downloads

Published

2024-11-12

How to Cite

Amalia, N. (2024). Penerapan Kurikulum Pendidikan Sejarah di Sekolah Menengah Atas . Karimah Tauhid, 3(11), 12620–12632. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i11.15765

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.