Masyarakat Sehat, Pangan Sehat: Penguatan Gizi dengan Implementasi Rumah Produksi Sari Kedelai Sebagai Solusi Terpadu Masyarakat Desa
DOI:
https://doi.org/10.30997/qh.v10i3.15546Keywords:
gizi pedesaan, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, sari kedelai, sumber proteinAbstract
Kesehatan masyarakat di pedesaan Indonesia seringkali terhambat oleh pola konsumsi pangan yang tidak seimbang, dengan ketergantungan tinggi pada karbohidrat dan asupan protein nabati yang kurang optimal. Salah satu solusi potensial adalah peningkatan konsumsi sari kedelai, yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Sari kedelai dapat membantu memperbaiki gizi dan mengurangi risiko penyakit degeneratif. Desa Sukamaju di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, memiliki potensi untuk mengembangkan produksi sari kedelai, tetapi pemanfaatannya belum maksimal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat dan memberdayakan ekonomi lokal melalui pendirian rumah produksi sari kedelai. Kegiatan melibatkan kader Posyandu dan PKK melalui sosialisasi dan pelatihan. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui kuisioner pre-test dan post-test untuk menilai pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang sari kedelai, meskipun awalnya pengetahuan mereka terbatas. Program ini berhasil meningkatkan minat dan pengetahuan mengenai sari kedelai, serta berpotensi untuk menjadi model bagi desa lain. Kesimpulannya, program ini memberikan manfaat ganda dengan meningkatkan gizi masyarakat dan mendukung ekonomi lokal, meskipun masih ada tantangan dalam mendorong produksi dan konsumsi sari kedelai secara mandiri.
References
Amalia R dan Nugraha A. 2018. Pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui diversifikasi produk pangan lokal. Jurnal Pembangunan Masyarakat. 12(2): 95-107.
Budiastutik I dan Nugraheni SA. 2018. Determinants of stunting in Indonesia: A review article. International Journal of Healthcare Research. 1(2): 43-49.
Dewi N, Santoso W dan Sar, Y. 2021. Pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dan dampaknya terhadap pertumbuhan anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 16(1): 55-63.
Hidayat S, Pratama Y dan Firdaus M. 2021. Pengenalan dan pemanfaatan sumber protein nabati dalam diet masyarakat. Jurnal Nutrisi Indonesia. 37(2): 110-120.
Husain, S., Kurniawan, F., & Oktaviani, T. (2019). Motivasi belajar masyarakat dalam program pelatihan keterampilan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 17(1), 45-58.
Kemenkes. (2020). Panduan Ketahanan Pangan dan Gizi Nasional. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Gizi Seimbang untuk Kesehatan Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lestari P, Wulandari S dan Hermawan M. 2019. Konsumsi daging dan ikan pada anak: Studi kasus di beberapa daerah. Jurnal Gizi dan Dietetik. 22(3): 150-159.
Lestari, P., Wulandari, S., & Hermawan, M. (2019). Konsumsi daging dan ikan pada anak: Studi kasus di beberapa daerah. Jurnal Gizi dan Dietetik, 22(3), 150-159.
Nugroho B, Diah M dan Surya, E. 2021. Minat masyarakat dalam pembuatan produk pangan berbasis kedelai. Jurnal Pangan dan Kesehatan. 14(1): 90-102.
Purba F. 2019. Pemanfaatan pangan berbasis kedelai untuk peningkatan gizi masyarakat pedesaan. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat. 15(1): 45-57.
Puspitasari E, Jamilah A dan Rahmat S. 2022. Hambatan dalam produksi dan konsumsi produk berbasis kedelai di daerah pedesaan. Jurnal Pertanian dan Pangan. 19(2): 120-135.
Rahman H, Rahmah M dan Saribulan N. 2023. Upaya penanganan stunting di Indonesia analisis bibliometrik dan analisis konten. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa. 8(1): 44-59. doi: 10.33701/jipsk.v8i1.3184.
Rohmah T, Widodo E dan Kartini D. 2018. Peran kacang-kacangan dalam diet sehat dan ekonomis. Jurnal Pangan dan Kesehatan. 13(2): 75-85.
Sari L dan Fikri A. 2020. Manfaat protein nabati dari kedelai dalam mencegah penyakit degeneratif. Jurnal Nutrisi Indonesia. 38(3): 123-130.
Utami H, Yulianto R dan Taufik I. 2021. Pengaruh pelatihan terhadap penggunaan sari kedelai di masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat. 19(1): 88-96.
Widiastuti N, Amalia F dan Nugroho B. 2023. Edukasi sari kedelai sebagai sumber protein: Studi kasus di daerah pedesaan. Jurnal Kesehatan dan Gizi. 20(2): 102-115.
Wijaya H dan Sasmita D. 2021. Pengembangan usaha mikro melalui produksi pangan lokal berbasis kedelai di wilayah pedesaan. Jurnal Ekonomi Mikro. 8(2): 67-80.
Yuliana R, Setiawan D, Pratama Y dan Nurhadi. 2019. Penguatan ketahanan pangan lokal melalui produksi sari kedelai di masyarakat pedesaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 17(2): 85-92.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mega Safithri, Dimas Andrianto, Tiana Fitrilia, Rara Annisaur Rosyidah, Ukhradiya Magharaniq Safira Purwanto, Rini Kurniasih, Martini Hudayanti, Khansa Destiandani, Fadila Raisyadikara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Copyright on articles is retained by the respective author(s), without restrictions. A non-exclusive license is granted to Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat to publish the article and identify itself as its original publisher, along with the commercial right to include the article in a hardcopy issue for sale to libraries and individuals.
- Articles published in Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license. You are free to copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the journal, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.
- By publishing in Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat, authors grant any third party the right to use their article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
