Pemanfaatan Probiotik pada Budidaya Lobster Air Tawar dengan Teknologi Akuaponik
DOI:
https://doi.org/10.30997/qh.v11i3.21422Keywords:
lobster air tawar, probiotik, akuaponik, pakan, pengabdian masyarakatAbstract
Kelebihan budidaya lobster air tawar adalah pemeliharaan yang relatif lebih mudah, dapat dibudidaya di akuarium maupun kolam, tumbuh lebih cepat, serta memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Permasalahan utama dalam budidaya lobster air tawar adalah akumulasi limbah, khususnya amonia (NH₃), yang dapat menurunkan kualitas air, menghambat pertumbuhan, bahkan meningkatkan angka kematian. Solusi yang ditawarkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah penerapan bioremediasi dengan penambahan probiotik dalam sistem akuaponik rakit apung. Dalam akuakultur, probiotik memberikan sejumlah manfaat dan memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja pertumbuhan, ketahanan terhadap penyakit, imunitas, status kesehatan, integritas penghalang epitel usus, mikrobioma usus, dan kualitas air. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan dan praktik langsung yang melibatkan anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Sejahtera di Kabupaten Bogor. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan anggota Gapoktan. Pengetahuan terkait pemanfaatan probiotik untuk budidaya lobster meningkat sebesar lebih dari 26%, sedangkan pengetahuan mengenai teknik budidaya lobster air tawar meningkat lebih dari 35%. Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kegiatan ini juga menghasilkan penyediaan fasilitas budidaya lobster air tawar berbasis akuaponik yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, program pengabdian ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teknis anggota Gapoktan, tetapi juga mendukung produktivitas budidaya lobster dan tanaman secara terpadu. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan budidaya lobster air tawar yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
References
Al-Refaiee, I. H., Abdulrahman, N. M., & Mutter, H. A. (2016). Replacement of commercial dry yeast (Saccharomyces cerevisiae) with animal protein concentrate and its effect in some blood parameters for fingerlings common carp Cyprinus carpio L. Basrah Journal of Veterinary Research, 15(3), 312-332.
Andriyeni, A., Zulkhasyni, Z., Lestari, C. D. A., Pardiansyah, D., & Yulfiperius, Y. (2022). Pengaruh perkembangan stok lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan dengan sistem resirkulasi. Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan, 20(2), 524–533.
Dewi, R. R. S. P. S., & Tahapari, E. (2017). Pemanfaatan probiotik komersial pada pembesaran ikan lele (Clarias gariepinus). Jurnal Riset Akuakultur, 12(3), 275-281.
El-Saadony, M. T., Alagawany, M., Patra, A. K., Kar, I., Tiwari, R., Dawood, M. A., ... & Abdel-Latif, H. M. (2021). The functionality of probiotics in aquaculture: An overview. Fish & shellfish immunology, 117, 36-52.
Lesmana, D. (2024). Production performance of freshwater redclaw crayfish, Cherax quadricarinatus, in an aquaponics system based on phytoremediation technology. AACL Bioflux, 17(6).
Lara-Flores, M. (2011). The use of probiotic in aquaculture: An overview. International Research Journal of Microbiology, 2(12), 471–478
Midhun, S. J., Arun, D., Edatt, L., et al. (2019). Probiotic yeast Saccharomyces cerevisiae improves water quality and growth performance in aquaculture. Aquaculture Research, 50(4), 1131–1141.
Miptah, S., Novita, M. Z., & Supendi, A. (2024). Pertumbuhan Lobster Air Tawar (Cherax Quadricarinatus) yang Diberi Pakan Pasta Berupa Campuran Pelet, Keong, dan Singkong. Manfish: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Peternakan, 2(2), 166-178.
Mohammadi, F., Mousavi, S. M., Zakeri, M., & Ahmadmoradi, E. (2016). Effect of dietary probiotic, Saccharomyces cerevisiae on growth performance, survival rate and body biochemical composition of three spot cichlid (Cichlasoma trimaculatum). Aquaculture, Aquarium, Conservation & Legislation, 9(3), 451-457.
Nunes, A. L., Zengeya, T. A., Hoffman, A. C., Measey, G. J., & Weyl, O. L. (2017). Distribution and establishment of the alien Australian redclaw crayfish, Cherax quadricarinatus, in South Africa and Swaziland. PeerJ, 5, e3135.
Oliva-Teles, A., & Gonçalves, P. (2001). Partial replacement of fishmeal by brewer’s yeast (Saccharomyces cerevisiae) in diets for sea bass (Dicentrarchus labrax) juveniles. Aquaculture, 202(3–4), 269–278.
Primashita, A. H., Rahardja, B. S., & Prayogo, P. (2017). Pengaruh pemberian probiotik berbeda dalam sistem akuaponik terhadap laju pertumbuhan dan survival rate ikan lele (Clarias sp.). Journal of Aquaculture Science, 1(1), 276586.
Rachmawati, D., Samidjan, I., Agung Nugroho, R., & Susilowati, T. (2019). Effects of Sacharomyces cereviceae incorporated diet on growth performance, apparent digestibility coefficient of protein and survival rate of catfish (Pangasius hypothalamus).
Rahman, A. N. A., Abdellatief, S. A., & Mahboub, H. H. H. (2017). Protection of Nile tilapia, Oreochromis niloticus from aflatoxin B1 toxicity by dietary supplementation with Fennel essential oil and Saccharomyces cerevisiae. Egyptian Journal of Aquatic Research, 43(3), 235-240.
Romano, N., & Zeng, C. (2017). Cannibalism of decapod crustaceans and implications for their aquaculture: a review of its prevalence, influencing factors, and mitigating methods. Reviews in Fisheries Science & Aquaculture, 25(1), 42-69.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mulyana, Dudi Lesmana, Agung Puji Haryanto, Ikhsan Qodri Pramartaa, Ahmad Muzaky Naufal, Firza Adipratama, Abdullah Baharun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Copyright on articles is retained by the respective author(s), without restrictions. A non-exclusive license is granted to Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat to publish the article and identify itself as its original publisher, along with the commercial right to include the article in a hardcopy issue for sale to libraries and individuals.
- Articles published in Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license. You are free to copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the journal, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.
- By publishing in Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat, authors grant any third party the right to use their article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
