Masyarakat Sehat, Pangan Sehat: Penguatan Gizi dengan Implementasi Rumah Produksi Sari Kedelai Sebagai Solusi Terpadu Masyarakat Desa

Authors

  • Mega Safithri Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680.
  • Dimas Andrianto Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680.
  • Tiana Fitrilia Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda, Jl. Tol Ciawi No.1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16720
  • Rara Annisaur Rosyidah Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680.
  • Ukhradiya Magharaniq Safira Purwanto Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680.
  • Rini Kurniasih Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680.
  • Martini Hudayanti Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680.
  • Khansa Destiandani Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680.
  • Fadila Raisyadikara Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680.

DOI:

https://doi.org/10.30997/qh.v10i3.15546

Keywords:

gizi pedesaan, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, sari kedelai, sumber protein

Abstract

Kesehatan masyarakat di pedesaan Indonesia seringkali terhambat oleh pola konsumsi pangan yang tidak seimbang, dengan ketergantungan tinggi pada karbohidrat dan asupan protein nabati yang kurang optimal. Salah satu solusi potensial adalah peningkatan konsumsi sari kedelai, yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Sari kedelai dapat membantu memperbaiki gizi dan mengurangi risiko penyakit degeneratif. Desa Sukamaju di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, memiliki potensi untuk mengembangkan produksi sari kedelai, tetapi pemanfaatannya belum maksimal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat dan memberdayakan ekonomi lokal melalui pendirian rumah produksi sari kedelai. Kegiatan melibatkan kader Posyandu dan PKK melalui sosialisasi dan pelatihan. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui kuisioner pre-test dan post-test untuk menilai pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang sari kedelai, meskipun awalnya pengetahuan mereka terbatas. Program ini berhasil meningkatkan minat dan pengetahuan mengenai sari kedelai, serta berpotensi untuk menjadi model bagi desa lain. Kesimpulannya, program ini memberikan manfaat ganda dengan meningkatkan gizi masyarakat dan mendukung ekonomi lokal, meskipun masih ada tantangan dalam mendorong produksi dan konsumsi sari kedelai secara mandiri.

References

Amalia R dan Nugraha A. 2018. Pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui diversifikasi produk pangan lokal. Jurnal Pembangunan Masyarakat. 12(2): 95-107.

Budiastutik I dan Nugraheni SA. 2018. Determinants of stunting in Indonesia: A review article. International Journal of Healthcare Research. 1(2): 43-49.

Dewi N, Santoso W dan Sar, Y. 2021. Pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dan dampaknya terhadap pertumbuhan anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 16(1): 55-63.

Hidayat S, Pratama Y dan Firdaus M. 2021. Pengenalan dan pemanfaatan sumber protein nabati dalam diet masyarakat. Jurnal Nutrisi Indonesia. 37(2): 110-120.

Husain, S., Kurniawan, F., & Oktaviani, T. (2019). Motivasi belajar masyarakat dalam program pelatihan keterampilan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 17(1), 45-58.

Kemenkes. (2020). Panduan Ketahanan Pangan dan Gizi Nasional. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Gizi Seimbang untuk Kesehatan Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari P, Wulandari S dan Hermawan M. 2019. Konsumsi daging dan ikan pada anak: Studi kasus di beberapa daerah. Jurnal Gizi dan Dietetik. 22(3): 150-159.

Lestari, P., Wulandari, S., & Hermawan, M. (2019). Konsumsi daging dan ikan pada anak: Studi kasus di beberapa daerah. Jurnal Gizi dan Dietetik, 22(3), 150-159.

Nugroho B, Diah M dan Surya, E. 2021. Minat masyarakat dalam pembuatan produk pangan berbasis kedelai. Jurnal Pangan dan Kesehatan. 14(1): 90-102.

Purba F. 2019. Pemanfaatan pangan berbasis kedelai untuk peningkatan gizi masyarakat pedesaan. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat. 15(1): 45-57.

Puspitasari E, Jamilah A dan Rahmat S. 2022. Hambatan dalam produksi dan konsumsi produk berbasis kedelai di daerah pedesaan. Jurnal Pertanian dan Pangan. 19(2): 120-135.

Rahman H, Rahmah M dan Saribulan N. 2023. Upaya penanganan stunting di Indonesia analisis bibliometrik dan analisis konten. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa. 8(1): 44-59. doi: 10.33701/jipsk.v8i1.3184.

Rohmah T, Widodo E dan Kartini D. 2018. Peran kacang-kacangan dalam diet sehat dan ekonomis. Jurnal Pangan dan Kesehatan. 13(2): 75-85.

Sari L dan Fikri A. 2020. Manfaat protein nabati dari kedelai dalam mencegah penyakit degeneratif. Jurnal Nutrisi Indonesia. 38(3): 123-130.

Utami H, Yulianto R dan Taufik I. 2021. Pengaruh pelatihan terhadap penggunaan sari kedelai di masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat. 19(1): 88-96.

Widiastuti N, Amalia F dan Nugroho B. 2023. Edukasi sari kedelai sebagai sumber protein: Studi kasus di daerah pedesaan. Jurnal Kesehatan dan Gizi. 20(2): 102-115.

Wijaya H dan Sasmita D. 2021. Pengembangan usaha mikro melalui produksi pangan lokal berbasis kedelai di wilayah pedesaan. Jurnal Ekonomi Mikro. 8(2): 67-80.

Yuliana R, Setiawan D, Pratama Y dan Nurhadi. 2019. Penguatan ketahanan pangan lokal melalui produksi sari kedelai di masyarakat pedesaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 17(2): 85-92.

Downloads

Published

2024-12-02

How to Cite

Safithri, M., Andrianto, D., Fitrilia, T., Rosyidah, R. A., Purwanto, U. M. S., Kurniasih, R., … Raisyadikara, F. (2024). Masyarakat Sehat, Pangan Sehat: Penguatan Gizi dengan Implementasi Rumah Produksi Sari Kedelai Sebagai Solusi Terpadu Masyarakat Desa. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 255–263. https://doi.org/10.30997/qh.v10i3.15546

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.