Identifikasi Kadar Alkohol dalam Air Nabeez Kurma Tunisia (Phoenix dactylifera L.) dengan Variasi Waktu dan Suhu Penyimpanan Menggunakan Kromatografi Gas
DOI:
https://doi.org/10.30997/jiph.v7i1.16874Kata Kunci:
Alkohol, Kromatografi Gas, Minuman Kesehatan, Air Nabeez, Kurma TunisiaAbstrak
Air nabeez berpotensi berubah menjadi khamr atau minuman yang memabukan dengan kadar alkohol lebih dari 0.5%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui waktu perendaman kurma serta pengaruh suhu dan waktu penyimpanan terhadap kadar alkohol air nabeez. Penelitian ini terdiri atas dua tahap, tahap pertama yaitu eksperimental dengan satu faktor yaitu mengetahui waktu perendaman terhadap kadar alkohol dan tahap dua menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yaitu faktor A (suhu penyimpanan) dengan 2 taraf perlakuan A1: 4oC dan A2: 25oC dan faktor B (lama penyimpanan) dengan 3 taraf perlakuan B1: 24 jam, B2: 48 jam, B3: 72 jam. Analisis yang digunakan yaitu kadar gula kurma Tunisia menggunakan metode Luff Schoorl dan kadar alkohol menggunakan kromatografi gas. Hasil penelitian menunjukkan kadar gula kurma Tunisia yang di gunakan adalah 48.58 ±1.39%. Air nabeez yang berasal dari perendaman kurma dengan waktu perendaman 48 jam pada suhu dingin (4oC) kadar alkoholnya adalah 0.36%. Kondisi perendaman ini digunakan untuk memproduksi air nabeez untuk penelitian tahap kedua yaitu tahap penyimpanan air nabeez. Berdasarkan hasil uji ANOVA pada penelitian tahap kedua, suhu dan waktu penyimpanan serta interaksi keduanya pada air nabeez memberikan pengaruh nyata pada kadar alkohol. Air nabeez yang disimpan pada suhu 4oC selama 24 jam kadar alkoholnya 0.475%, sehingga pada kondisi penyimpanan tersebut air nabeez belum terkategori khamr dan masih aman untuk dikonsumsi.
Referensi
Afifah, H., & Putri, E. B. P. (2022). Perbedaan lama perendaman dan suhu penyimpanan terhadap kadar etanol dan total gula pada air nabeez kurma (Phoenix dactylifera L.). Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi (Journal of Food Technology and Nutrition), 21(2), 103-108.
Ahmed, J., Al‐Jasass, F. M., & Siddiq, M. (2013). Date fruit composition and nutrition. Dates: postharvest science, processing technology and health benefits, 261-283.
[BPJPH] Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. 2023. Keputusan Kepala BPJPH No 20 Tahun 2023 Tentang Kriteria Sistem Jaminan Produk Halal. Jakarta.
Beltran, G., Novo, M., Guillamón, J. M., Mas, A., & Rozès, N. (2008). Effect of fermentation temperature and culture media on the yeast lipid composition and wine volatile compounds. International journal of food microbiology, 121(2), 169-177.
Dwivedi. 2023. Fundamental of Fementation Technologi. y Ennoble IP Consultancy Pvt. Limited, Noida, India. Hal 54.ISBN 978-81-960051-3-9.
Fauziyah, B., Batrisyia, A. D., Firdausy, A. F., Ma’arif, B., & Maimunah, S. (2022). Analysis of Bioactive Compounds in Nabeez Water. Biomedical and Pharmacology Journal, 15(3), 1721-1728.
Fuzawati, F. ., Rohmayanti, T., & Rifki, M. . (2024). Fermentasi Natural Yeast dari Kurma, Pisang dan Delima untuk Aplikasi Pembuatan Starter Sourdough . Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 6(1), 104–115. https://doi.org/10.30997/jiph.v6i1.13153.
Jumiono, A., Mardiah, M., Amalia, L., & Puspasari, E. (2024). Identifikasi Titik Kritis Kehalalan Produk Mikrobiologi. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 6(1), 84–95. https://doi.org/10.30997/jiph.v6i1.10633.
Mariana, E., Cahyono, E., Rahayu, E. F., & Nurcahyo, B. (2018). Validasi metode penetapan kuantitatif metanol dalam urin menggunakan gas chromatography-Flame ionization detector. Indonesian Journal of Chemical Science, 7(3), 277-284.
Muzaifa, M., Lubis, Y. M., & Arifullah, M. (2019). Kajian Pembuatan Infused Water dari Buah Kurma (Phoenix dactylifera) dengan Penambahan Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia). Jurnal Teknologi Dan Industri Pertanian Indonesia, 11(2), 84-89.
Nasrun, N., Jalaluddin, J., & Mahfuddhah, M. (2017). Pengaruh jumlah ragi dan waktu fermentasi terhadap kadar bioetanol yang dihasilkan dari fermentasi kulit pepaya. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 4(2), 1-10.
Rizalina, H., Cahyono, E., Mursiti, S., Nurcahyo, B., & Supartono, S. (2018). Optimasi Penentuan Kadar Metanol dalam Darah Menggunakan Gas Chromatography. Indonesian Journal of Chemical Science, 7(3), 254-261.
Suhartatik N. 2016. Buku Ajar Teknologi Fermentasi. Gapura Publishing. Yogyakarta. Cetakan ke 1
Titilayo, F., & Temitope, A. (2019). Microbiological and physicochemical changes in palm wine subjected to spontaneous fermentation during storage. Int. J. Biotechnol, 8, 48-58.
[USDA] U.S. Departement of Agriculture. 2018. National nutrient database for standart reference. [diakses 16 Juli 2024]. doi:https://www.nal.usda.gov/human-nutrition-and-food-safety/nutrient-lists-standard-reference-legacy-2018.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Raden Siti Nurlaela

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






