Formulasi dan Karakteristik Sediaan Lotion dengan Variasi Konsentrasi Minyak Atsiri Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum)
DOI:
https://doi.org/10.30997/jah.v11i2.18968Keywords:
lotion, minyak atsiri, jahe merahAbstract
Minyak atsiri jahe merah dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam komposisi lotion karena mengandung senyawa aktif seperti zingiberene, gingerol, dan shogaol yang memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, terapeutik, dan antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan minyak atsiri jahe merah terhadap sifat fisikokimia dan kontaminasi mikroba pada sediaan lotion berdasarkan SNI-16-4399-1996. Variasi konsentrasi minyak atsiri jahe merah pada 0%, 1%, 2%, dan 3% merupakan satu-satunya faktor dalam penelitian ini yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua kali ulangan dan uji hedonik menggunakan metode Friedman-Conover. Karakterisasi sediaan lotion meliputi parameter penampakan, pH, bobot jenis, viskositas, angka lempeng total, daya sebar, iritasi, dan uji hedonik. Hasil analisis menunjukkan tingkat konsentrasi minyak atsiri jahe merah yang berbeda memengaruhi penampakan, pH, angka lempeng total, serta daya sebar, namun tidak memengaruhi viskositas dan bobot jenis lotion. Berdasarkan uji hedonik, panelis cenderung lebih menyukai formulasi 1% berdasarkan aroma, tekstur, dan tingkat penyerapan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sediaan lotion dengan konsentrasi 1% minyak atsiri jahe merah merupakan formulasi terbaik.
References
Ahnafani, M. N., Nasiroh, A., Lestarari, N. L. M., Ngongo, M., & Hakim, A. R. (2025). Jahe (Zingiber officinale): Tinjauan fitokimia, farmakologi, dan toksikologi. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(10), 1992–1998. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i10.15945
Amaliyah, P. R., Tensiska, & Mardawati, E. (2020). Pengaruh beberapa metode isolasi terhadap rendemen dan karakteristik virgin coconut oil (VCO) serta aplikasinya pada lotion. Jurnal Teknologi Pertanian, 21(3), 203–210. https://doi.org/10.21776/ub.jtp.2020.021.03.6
Aprilika, K. (2024). Studi literatur: Uji cemaran mikroba pada kosmetik dengan metode angka lempeng total (ALT). Prosiding SEMNASBIO, 4(1), 138–145. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/920
Azkiya, Z., Ariyani, H., & Nugraha, T. S. (2017). Evaluasi sifat fisik krim ekstrak jahe merah (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum) sebagai anti nyeri. Journal of Current Pharmaceutica Sciences, 1(1), 12–18.
Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2016). Jahe (Zingiber officinale Roscoe). Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Badan Standarisasi Nasional. (1996). SNI 16-4399-1996 Standar sediaan tabir surya. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Basketter, D. A., Chamberlain, M., Griffiths, H. A., Rowson, M., Whittle, E., & York, M. (1997). The classification of skin irritants by human patch test. Food and Chemical Toxicology, 35(8), 845–852. https://doi.org/10.1016/s0278-6915(97)00053-7
Cahyani, E. D., & Purwanto, A. (2020). Edukasi cemaran mikroba kosmetik kelompok PKK RW 09 Kelurahan Klegen Kecamatan Kartoharjo Perumahan Bumi Antariksa Madiun. Jurnal Daya-Mas, 5(1), 7–11. https://doi.org/10.33319/dymas.v5i1.33
Dominica, D., & Handayani, D. (2019). Formulasi dan evaluasi sediaan lotion dari ekstrak daun lengkeng (Dimocarpus longan) sebagai antioksidan. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.20473/jfiki.v6i12019.1-7
Erlangga, D., Oktavianty, H., & Sunardi, S. (2024). Formulasi pembuatan hand & body lotion dari asam stearat dengan penambahan ekstrak defect roasted bean. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 5942–5951.
Erwiyani, A. R., Destiani, D., & Kabelen, S. A. (2018). Pengaruh lama penyimpanan terhadap sediaan fisik krim daun alpukat (Persea americana Mill) dan daun sirih hijau (Piper betle Linn). Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 1(1), 23–29. https://doi.org/10.3547/ijpnp.v1i1.31
Fitayani, F. N. (2011). Pengaruh perbedaan konsentrasi minyak atsiri rimpang jahe merah (Zingiber acuminatum Val.) dalam lotion pada stabilitas fisik dan uji daya hambat bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. [Artikel skripsi, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi].
Fregert, S. (1981). Manual of contact dermatitis (2nd ed.). Copenhagen: Munksgaard.
Gurning, H. E. T., Wullur, A. C., & Lolo, W. A. (2016). Formulasi sediaan losion dari ekstrak kulit buah nanas (Ananas comosus L. (Merr)) sebagai tabir surya. Jurnal Ilmiah Pharmacon, 5(3), 110–115. https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.12944
Hamida, F., Blyzensky, T., Djuhariah, Y. S., & Fahrudin, F. (2024). Aktivitas antioksidan formulasi lotion ekstrak etanol daun brokoli (Brassica oleracea L.). Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 11762–11776. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.36546
Herawati, I. E., & Saptarini, N. M. (2019). Studi fitokimia pada jahe merah (Zingiber officinale Roscoe var. Sunti Val). Majalah Farmasetika, 4(1), 22–27. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v4i0.25850
Iskandar, A. F., Nurjanah, S., Rosalinda, S., & Nuranjani, F. (2023). Penyulingan minyak atsiri jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) menggunakan metode hidrodistilasi dengan variasi waktu penyulingan. Jurnal Industri Teknologi Pertanian, 17(1), 53–60. https://doi.org/10.24198/jt.vol17n1.7
Karim, N., Arisanty, & Pakadang, S. R. (2022). Formulasi dan uji stabilitas sediaan lotion ekstrak air buah tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 7(2), 49–56. https://doi.org/10.37089/jofar.vi0.142
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Kodeks kosmetika Indonesia (Edisi II, Vol. 4). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Mardikasari, S. A., Mallarangeng, A. N. T. A., Zubaydah, W. O. S., & Juswita, E. (2017). Formulasi dan uji stabilitas lotion dari ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) sebagai antioksidan. Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan, 3(2), 28–32. https://doi.org/10.33772/pharmauho.v3i2.3542
Murti, W., & Putra, V. G. V. (2020). Studi pengaruh formulasi pasma terhadap sifat material antibakteri kain kassa menggunakan minyak atsiri (Zingiber officinale Rosc). Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika, 8(1), 69–76. https://jtaf.fmipa.unila.ac.id/index.php/jtaf/article/view/238
Nisa, S. N., Fitriani, E., & Safitri, C. I. N. H. (2021). Formulasi dan stabilitas mutu fisik lotion pencerah dari minyak atsiri kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek, 549–556. https://proceedings.ums.ac.id/snpbs/article/view/80
Noer, H. B. M., & Sundari. (2016). Formulasi hand and body lotion ekstrak kulit buah naga putih (Hylocereus undatus) dan uji kestabilan fisiknya. Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 11(1), 101–113. https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/JPP/article/view/191
Oktaviasari, L., & Zulkarnain, A. K. (2017). Formulasi dan uji stabilitas fisik sediaan lotion O/W pati kentang (Solanum tuberosum L.) serta aktivitasnya sebagai tabir surya. Majalah Farmaseutik, 13(1), 9–27. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v13i1.38464
Paujiah, S., Ulum, K., Pratiwi, D., Zahra, N. A., & Nola, F. (2020). Potensi jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) sebagai antibakteri. Health Science Growth Journal, 5(2), 17–30. https://doi.org/10.35706/hsg.v5i2.4929
Pratiwi, E. D., & Wulandari, R. D. S. (2021). Formulasi dan karakterisasi fisik hand and body lotion ekstrak buah alpukat (Persea americana Mill). Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan, 13(2), 179–182. https://doi.org/10.38040/js.v12i2.270
Pujiastuti, A., & Kristiani, M. (2019). Formulasi dan uji stabilitas mekanik hand and body lotion sari buah tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) sebagai antioksidan. Jurnal Farmasi Indonesia, 16(1), 42–55. https://doi.org/10.31001/jfi.v16i1.468
Safitri, C. I. N. H., & Jubaidah, L. (2019). Formulasi dan uji mutu fisik sediaan lotion ekstrak kulit buah jagung (Zea mays L.). Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 2(2), 175–184. https://doi.org/10.36387/jifi.v2i2.394
Sari, E. P., Lestari, U., & Syamsurizal. (2021). Uji sifat fisikokimia lotion fraksionat ekstrak diklorometan kulit buah Artocarpus altilis. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 5(2), 122–136. https://doi.org/10.22437/jiituj.v5i2.15893
Soedirman, I., Astuti, I. Y., & Kristanti. (2009). Pengaruh basis salep terhadap sifat fisik dan iritasi primer ekstrak etanol jahe merah (Zingiber officinale Roxb). Jurnal Farmasi Indonesia, 6(1), 45–57. https://doi.org/10.30595/pharmacy.v6i01.401
Sugiarti, L., Suwandi, A., & Syawaalz, A. (2017). Gingerol pada rimpang jahe merah (Zingiber officinale Roscoe) dengan metode perkolasi termodifikasi basa. Jurnal Sains Natural, 1(2), 156–165. https://doi.org/10.31938/jsn.v1i2.25
Sumbayak, A. R., & Diana, V. E. (2018). Formulasi hand body lotion ekstrak etanol kulit buah semangka (Citrullus vulgaris) untuk pelembab kulit. Jurnal Dunia Farmasi, 2(2), 70–76. https://doi.org/10.33085/jdf.v2i2.4398
Ulandari, A. S., & Sugihartini, N. (2020). Evaluasi sifat fisik sediaan lotion dengan variasi konsentrasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.). Jurnal Farmasi Udayana, 9(1), 45–51. https://doi.org/10.24843/JFU.2020.v09.i01.p07
Widyasanti, A., Indriyani, M., Harnesa, S., & Fillianty, F. (2023). Kajian stabilitas losion berbasis minyak kelapa dengan kombinasi surfaktan Tween 80 dan setil alkohol. Jurnal Industri Teknologi Pertanian, 17(1), 33–42. https://doi.org/10.24198/jt.vol17n1.5
Widyaningrum, N., Murrukmihadi, M., & Ekawati, S. K. (2012). Pengaruh konsentrasi ekstrak etanolik daun teh hijau (Camellia sinensis L.) dalam sediaan krim terhadap sifat fisik dan aktivitas antibakteri. Sains Medika Journal of Health and Medicina, 4(2), 147–156. https://doi.org/10.30659/sainsmed.v4i2.371
Wijayadi, L., Kelvin, K., Gravianto, E. D., & Kartawijaya, F. N. C. (2024). Management of cutaneous wounds with herbal essential oils. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(6), 4105–4118.
Wulanawati, A., Epriyani, C., & Sutanto, E. (2019). Analisis stabilitas lotion menggunakan emulsifier hasil penyabunan minyak dan alkali. Jurnal Farmamedika, 4(1), 23–28. https://doi.org/10.47219/ath.v4i1.51
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Farras Fajria Rimadhani, Amar Ma'ruf, Delfitriani Delfitriani, Helmi Haris

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Agroindustri Halal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Agroindustri Halal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Agroindustri Halal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work




