Formulasi dan Karakteristik Sediaan Lotion dengan Variasi Konsentrasi Minyak Atsiri Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum)

Authors

  • Farras Fajria Rimadhani Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor.
  • Amar Ma'ruf Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor.
  • Delfitriani Delfitriani Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor, Jl. Tol Ciawi No. 1, Bogor 16720.
  • Helmi Haris Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor, Jl. Tol Ciawi No. 1, Bogor 16720.

DOI:

https://doi.org/10.30997/jah.v11i2.18968

Keywords:

lotion, minyak atsiri, jahe merah

Abstract

Minyak atsiri jahe merah dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam komposisi lotion karena mengandung senyawa aktif seperti zingiberene, gingerol, dan shogaol yang memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, terapeutik, dan antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan minyak atsiri jahe merah terhadap sifat fisikokimia dan kontaminasi mikroba pada sediaan lotion berdasarkan SNI-16-4399-1996. Variasi konsentrasi minyak atsiri jahe merah pada 0%, 1%, 2%, dan 3% merupakan satu-satunya faktor dalam penelitian ini yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua kali ulangan dan uji hedonik menggunakan metode Friedman-Conover. Karakterisasi sediaan lotion meliputi parameter penampakan, pH, bobot jenis, viskositas, angka lempeng total, daya sebar, iritasi, dan uji hedonik. Hasil analisis menunjukkan tingkat konsentrasi minyak atsiri jahe merah yang berbeda memengaruhi penampakan, pH, angka lempeng total, serta daya sebar, namun tidak memengaruhi viskositas dan bobot jenis lotion. Berdasarkan uji hedonik, panelis cenderung lebih menyukai formulasi 1% berdasarkan aroma, tekstur, dan tingkat penyerapan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sediaan lotion dengan konsentrasi 1% minyak atsiri jahe merah merupakan formulasi terbaik.

References

Ahnafani, M. N., Nasiroh, A., Lestarari, N. L. M., Ngongo, M., & Hakim, A. R. (2025). Jahe (Zingiber officinale): Tinjauan fitokimia, farmakologi, dan toksikologi. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(10), 1992–1998. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i10.15945

Amaliyah, P. R., Tensiska, & Mardawati, E. (2020). Pengaruh beberapa metode isolasi terhadap rendemen dan karakteristik virgin coconut oil (VCO) serta aplikasinya pada lotion. Jurnal Teknologi Pertanian, 21(3), 203–210. https://doi.org/10.21776/ub.jtp.2020.021.03.6

Aprilika, K. (2024). Studi literatur: Uji cemaran mikroba pada kosmetik dengan metode angka lempeng total (ALT). Prosiding SEMNASBIO, 4(1), 138–145. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/920

Azkiya, Z., Ariyani, H., & Nugraha, T. S. (2017). Evaluasi sifat fisik krim ekstrak jahe merah (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum) sebagai anti nyeri. Journal of Current Pharmaceutica Sciences, 1(1), 12–18.

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2016). Jahe (Zingiber officinale Roscoe). Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Badan Standarisasi Nasional. (1996). SNI 16-4399-1996 Standar sediaan tabir surya. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Basketter, D. A., Chamberlain, M., Griffiths, H. A., Rowson, M., Whittle, E., & York, M. (1997). The classification of skin irritants by human patch test. Food and Chemical Toxicology, 35(8), 845–852. https://doi.org/10.1016/s0278-6915(97)00053-7

Cahyani, E. D., & Purwanto, A. (2020). Edukasi cemaran mikroba kosmetik kelompok PKK RW 09 Kelurahan Klegen Kecamatan Kartoharjo Perumahan Bumi Antariksa Madiun. Jurnal Daya-Mas, 5(1), 7–11. https://doi.org/10.33319/dymas.v5i1.33

Dominica, D., & Handayani, D. (2019). Formulasi dan evaluasi sediaan lotion dari ekstrak daun lengkeng (Dimocarpus longan) sebagai antioksidan. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.20473/jfiki.v6i12019.1-7

Erlangga, D., Oktavianty, H., & Sunardi, S. (2024). Formulasi pembuatan hand & body lotion dari asam stearat dengan penambahan ekstrak defect roasted bean. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 5942–5951.

Erwiyani, A. R., Destiani, D., & Kabelen, S. A. (2018). Pengaruh lama penyimpanan terhadap sediaan fisik krim daun alpukat (Persea americana Mill) dan daun sirih hijau (Piper betle Linn). Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 1(1), 23–29. https://doi.org/10.3547/ijpnp.v1i1.31

Fitayani, F. N. (2011). Pengaruh perbedaan konsentrasi minyak atsiri rimpang jahe merah (Zingiber acuminatum Val.) dalam lotion pada stabilitas fisik dan uji daya hambat bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. [Artikel skripsi, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi].

Fregert, S. (1981). Manual of contact dermatitis (2nd ed.). Copenhagen: Munksgaard.

Gurning, H. E. T., Wullur, A. C., & Lolo, W. A. (2016). Formulasi sediaan losion dari ekstrak kulit buah nanas (Ananas comosus L. (Merr)) sebagai tabir surya. Jurnal Ilmiah Pharmacon, 5(3), 110–115. https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.12944

Hamida, F., Blyzensky, T., Djuhariah, Y. S., & Fahrudin, F. (2024). Aktivitas antioksidan formulasi lotion ekstrak etanol daun brokoli (Brassica oleracea L.). Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 11762–11776. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.36546

Herawati, I. E., & Saptarini, N. M. (2019). Studi fitokimia pada jahe merah (Zingiber officinale Roscoe var. Sunti Val). Majalah Farmasetika, 4(1), 22–27. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v4i0.25850

Iskandar, A. F., Nurjanah, S., Rosalinda, S., & Nuranjani, F. (2023). Penyulingan minyak atsiri jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) menggunakan metode hidrodistilasi dengan variasi waktu penyulingan. Jurnal Industri Teknologi Pertanian, 17(1), 53–60. https://doi.org/10.24198/jt.vol17n1.7

Karim, N., Arisanty, & Pakadang, S. R. (2022). Formulasi dan uji stabilitas sediaan lotion ekstrak air buah tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 7(2), 49–56. https://doi.org/10.37089/jofar.vi0.142

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Kodeks kosmetika Indonesia (Edisi II, Vol. 4). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Mardikasari, S. A., Mallarangeng, A. N. T. A., Zubaydah, W. O. S., & Juswita, E. (2017). Formulasi dan uji stabilitas lotion dari ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) sebagai antioksidan. Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan, 3(2), 28–32. https://doi.org/10.33772/pharmauho.v3i2.3542

Murti, W., & Putra, V. G. V. (2020). Studi pengaruh formulasi pasma terhadap sifat material antibakteri kain kassa menggunakan minyak atsiri (Zingiber officinale Rosc). Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika, 8(1), 69–76. https://jtaf.fmipa.unila.ac.id/index.php/jtaf/article/view/238

Nisa, S. N., Fitriani, E., & Safitri, C. I. N. H. (2021). Formulasi dan stabilitas mutu fisik lotion pencerah dari minyak atsiri kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek, 549–556. https://proceedings.ums.ac.id/snpbs/article/view/80

Noer, H. B. M., & Sundari. (2016). Formulasi hand and body lotion ekstrak kulit buah naga putih (Hylocereus undatus) dan uji kestabilan fisiknya. Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 11(1), 101–113. https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/JPP/article/view/191

Oktaviasari, L., & Zulkarnain, A. K. (2017). Formulasi dan uji stabilitas fisik sediaan lotion O/W pati kentang (Solanum tuberosum L.) serta aktivitasnya sebagai tabir surya. Majalah Farmaseutik, 13(1), 9–27. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v13i1.38464

Paujiah, S., Ulum, K., Pratiwi, D., Zahra, N. A., & Nola, F. (2020). Potensi jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) sebagai antibakteri. Health Science Growth Journal, 5(2), 17–30. https://doi.org/10.35706/hsg.v5i2.4929

Pratiwi, E. D., & Wulandari, R. D. S. (2021). Formulasi dan karakterisasi fisik hand and body lotion ekstrak buah alpukat (Persea americana Mill). Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan, 13(2), 179–182. https://doi.org/10.38040/js.v12i2.270

Pujiastuti, A., & Kristiani, M. (2019). Formulasi dan uji stabilitas mekanik hand and body lotion sari buah tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) sebagai antioksidan. Jurnal Farmasi Indonesia, 16(1), 42–55. https://doi.org/10.31001/jfi.v16i1.468

Safitri, C. I. N. H., & Jubaidah, L. (2019). Formulasi dan uji mutu fisik sediaan lotion ekstrak kulit buah jagung (Zea mays L.). Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 2(2), 175–184. https://doi.org/10.36387/jifi.v2i2.394

Sari, E. P., Lestari, U., & Syamsurizal. (2021). Uji sifat fisikokimia lotion fraksionat ekstrak diklorometan kulit buah Artocarpus altilis. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 5(2), 122–136. https://doi.org/10.22437/jiituj.v5i2.15893

Soedirman, I., Astuti, I. Y., & Kristanti. (2009). Pengaruh basis salep terhadap sifat fisik dan iritasi primer ekstrak etanol jahe merah (Zingiber officinale Roxb). Jurnal Farmasi Indonesia, 6(1), 45–57. https://doi.org/10.30595/pharmacy.v6i01.401

Sugiarti, L., Suwandi, A., & Syawaalz, A. (2017). Gingerol pada rimpang jahe merah (Zingiber officinale Roscoe) dengan metode perkolasi termodifikasi basa. Jurnal Sains Natural, 1(2), 156–165. https://doi.org/10.31938/jsn.v1i2.25

Sumbayak, A. R., & Diana, V. E. (2018). Formulasi hand body lotion ekstrak etanol kulit buah semangka (Citrullus vulgaris) untuk pelembab kulit. Jurnal Dunia Farmasi, 2(2), 70–76. https://doi.org/10.33085/jdf.v2i2.4398

Ulandari, A. S., & Sugihartini, N. (2020). Evaluasi sifat fisik sediaan lotion dengan variasi konsentrasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.). Jurnal Farmasi Udayana, 9(1), 45–51. https://doi.org/10.24843/JFU.2020.v09.i01.p07

Widyasanti, A., Indriyani, M., Harnesa, S., & Fillianty, F. (2023). Kajian stabilitas losion berbasis minyak kelapa dengan kombinasi surfaktan Tween 80 dan setil alkohol. Jurnal Industri Teknologi Pertanian, 17(1), 33–42. https://doi.org/10.24198/jt.vol17n1.5

Widyaningrum, N., Murrukmihadi, M., & Ekawati, S. K. (2012). Pengaruh konsentrasi ekstrak etanolik daun teh hijau (Camellia sinensis L.) dalam sediaan krim terhadap sifat fisik dan aktivitas antibakteri. Sains Medika Journal of Health and Medicina, 4(2), 147–156. https://doi.org/10.30659/sainsmed.v4i2.371

Wijayadi, L., Kelvin, K., Gravianto, E. D., & Kartawijaya, F. N. C. (2024). Management of cutaneous wounds with herbal essential oils. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(6), 4105–4118.

Wulanawati, A., Epriyani, C., & Sutanto, E. (2019). Analisis stabilitas lotion menggunakan emulsifier hasil penyabunan minyak dan alkali. Jurnal Farmamedika, 4(1), 23–28. https://doi.org/10.47219/ath.v4i1.51

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Rimadhani, F. F., Ma’ruf, A., Delfitriani, D., & Haris, H. (2025). Formulasi dan Karakteristik Sediaan Lotion dengan Variasi Konsentrasi Minyak Atsiri Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum). JURNAL AGROINDUSTRI HALAL, 11(2), 194–204. https://doi.org/10.30997/jah.v11i2.18968

Most read articles by the same author(s)

> >>