Analisis Efektivitas Gimmick dalam Konten YouTube “Windah Basudara” Berdasarkan Pendekatan Komunikasi Efektif 7C’s
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i6.24702Keywords:
Gimmick, YouTube, Komuinikasi Eifeiktif 7C’s, Windah Basudara, Konten DigitalAbstract
Penggunaan gimmick dalam konten YouTube telah menjadi strategi populer untuk menarik perhatian di tengah kompetisi digital, namun kajian terdahulu cenderung berfokus pada metrik kuantitatif tanpa mengevaluasi efektivitas komunikasinya secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi celah tersebut dengan menganalisis efektivitas gimmick dalam konten YouTube "Windah Basudara" menggunakan pendekatan komunikasi efektif 7C’s (Credibility, Context, Content, Clarity, Consistency, Channel, dan Capability of the Audience). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian mencakup subscriber aktif kanal YouTube Windah Basudara, dengan sampel sebanyak 100 responden berusia 17–30 tahun yang dipilih menggunakan teknik non-probability purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup berskala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk menghitung nilai rata-rata (mean) pada setiap indikator dan dimensi komunikasi guna menginterpretasikan persepsi audiens terhadap strategi gimmick yang diterapkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, efektivitas gimmick dalam konten Windah Basudara berada pada kategori "Cukup Baik" dengan skor rata-rata 2,98. Secara spesifik, dimensi Clarity dan Channel memperoleh skor tertinggi (3,00), yang mengindikasikan bahwa gimmick berhasil didukung oleh kejelasan pesan serta elemen visual dan audio yang optimal. Sebaliknya, dimensi Credibility dan Context memperoleh skor terendah (2,96), menandakan bahwa gimmick lebih dipersepsikan sebagai elemen hiburan dibandingkan sebagai sumber informasi yang kredibel atau relevan secara personal. Dimensi lainnya, yakni Content, Consistency, dan Capability of the Audience berkisar pada skor 2,97–2,99, yang menunjukkan bahwa gimmick mampu membedakan karakter kreator dan memicu interaksi awal, namun belum menjadi faktor dominan dalam membangun keterlibatan audiens secara berkelanjutan. Disimpulkan bahwa gimmick berperan efektif sebagai elemen pendukung komunikasi hiburan, namun keberhasilan komunikasi digital tetap memerlukan sinergi dengan kualitas konten dan konsistensi pesan.
References
Abduillah, M. (2015). Meitodei peineilitian kuiantitatif. Aswaja Preissindo.
DataReiportal. (2025, Noveimbeir 5). DataReiportal global digital insights. DataReiportal – Global Digital Insights. https://datareiportal.com/reiports/digital-2026-indoneisia
Eiriyanto. (2023). Strateigi kontein kreiator kuilineir dalam meiningkatkan juimlah suibscribeir dan vieiweir (Stuidi kasuis pada YouiTuibei Channeil Einjoyaja). Uiniveirsitas Meircui Buiana Jakarta.
Hardani, Auiliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Uistiawaty, J., Uitami, Ei. F., Suikmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Meitodei Peineilitian Kuialitatif & Kuiantitatif (1st eidn). CV. Puistaka Ilmui Grouip Yogyakarta.
Heirmawan, F. (2022). Analysis of inteireist of YouiTuibei platform uiseirs as a meidiuim of digital commuinication today. Juirnal Manajeimein, 14(3), 564–573.
Machali, I. (2021). Meitodei peineilitian kuiantitatif: Panduian praktis meireincanakan, meilaksanakan, dan analisis dalam peineilitian kuiantitatif. Fakuiltas Ilmui Tarbiyah dan Keiguiruian UiIN Suinan Kalijaga Yogyakarta.
Ningsih, T. S. (2022). Strateigi kreiatif YouiTuibeir Feibri Feigan dalam meingeimas kontein videio gamei. Uiniveirsitas Islam Neigeiri Suiltan Syarif Kasim Riaui.
Pambayuin, Ei. L., & Darmastuiti, R. (2021). An inteigrateid markeiting commuinication circlei in 4.0 eira: Filosofi, konseip, dan impleimeintasi. PT Reifika Aditama.
Priatna, M. R. (2023). Strateigi kreiatif kontein kreiator dalam meimproduiksi videio di akuin YouiTuibei ANGR. Uiniveirsitas Islam Neigeiri Suiltan Syarif Kasim Riaui.
Ruihimat, A. A. (2025). Komuinikasi Digital Seibagai Agein Agitasi Peiruibahan Sosial.
Seitiawan, K. (2023). Peiran huimas peimeirintah di teingah badai pandeimi: Stuidi deiskriptif kampanyei program peirlinduingan sosial. Jagat Mitra Keirtiyasa.
Slameit, & Wahyuiningsih. (2022). Validitas dan reiliabilitas teirhadap instruimein keipuiasan keirja. Aliansi Juirnal Manajeimein dan Bisnis, 17(2).
Suigiyono. (2013). Meitodei peineilitian peindidikan: Peindeikatan kuiantitatif, kuialitatif, dan R&D. Alfabeita.
Triyana, I. G. (2019). Meidia sosial dalam proseis peimbeilajaran di peirguiruian tinggi. Guina Widya: Juirnal Peindidikan Hindui, 5(1).
YouiTuibei Windah Basuidara. (2024, Juili 23). Windah Basuidara. https://www.youituibei.com/@WindahBasuidara
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Rizki, Koesworo Setiawan, Ruhimat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




