Dinamika Sosialisasi Sekunder dan Transformasi Peran Ibu Rumah Tangga dalam Menghadapi: Fase Dewasa Anak dan Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i4.23265Keywords:
Sosialisasi, Ibu Rumah Tangga, Internalisasi Nilai, Peran Sosial, AdaptasiAbstract
Sosialisasi merupakan proses interaksi sosial berkelanjutan yang bertujuan agar individu menginternalisasi cara berpikir, bertingkah laku, serta sistem nilai dan norma dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana seorang Ibu Rumah Tangga melakukan penyesuaian peran dan nilai saat anak-anaknya memasuki usia dewasa 20 dan 15 tahun. Melalui proses ini, individu dibentuk menjadi pribadi yang utuh dan mampu berperan serta sebagai anggota yang diterima dalam lingkungan masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam yang mencakup aspek agen sosialisasi, internalisasi nilai, hingga pengelolaan konflik peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sosialisasi primer terjadi di keluarga, subjek tetap mengalami proses belajar berkelanjutan dari lingkungan luar untuk mengelola emosi dan mengadaptasi aturan tak tertulis di lingkungan baru. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa tanggung jawab terberat yang dijalankan subjek bergeser dari pengasuhan fisik menjadi pendampingan emosional seiring berubahnya harapan orang lain terhadap perannya. Penyesuaian ini merupakan bagian mendasar agar manusia dapat terus belajar untuk hidup dan berfungsi sebagai anggota masyarakat yang berbudaya di tengah perubahan zaman. Pelajaran terpenting yang ditemukan adalah kemampuan beradaptasi dengan perbedaan nilai antara keluarga dan lingkungan pertemanan atau kerja guna mencapai kenyamanan dalam hidup bersama orang banyak.
References
Abdullah, N. N., & Nasionalita, K. (2018). Pengaruh sosialisasi terhadap pengetahuan pelajar mengenai hoax. CHANNEL: Jurnal Komunikasi, 6(1), 120.
Arafah, S. (2019). Sekolah Sebagai Agen Sosialisasi dalam Pembentukan Moral Siswa di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Makassar).
Ardiyani, M. (2015). PERAN PETUGAS KECAMATAN SAMBUTAN DALAM SOSIALISASI PENERAPAN e-KTP PADA MASYARAKAT KELURAHAN MAKROMAN RT. 04 KOTA SAMARINDA. EJournal Ilmu Komunikasi, 3(4).
Arifin, Z. (2015). Perilaku remaja pengguna gadget; Analisis teori sosiologi pendidikan. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 26(2), 287-316.
Hamda, N. (2014). Masyarakat dan Sosialisasi. Ittihad, 12(22), 107-115.
Hidayat, S. F. B. (2022). Sosialisasi Kebijakan E-Government Melalui Aplikasi Elektronik Online Pelayanan (E-Open) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi (Doctoral dissertation, Universitas Komputer Indonesia).
Mubaroka, K. U., & Harianto, S. (2016). SOSIALISASI PRIMER KELUARGA PEMULUNG. Paradigma Volume 04 Nomor, 3.
Purnomo, A. M., Rachmah, F. A., & Utami, A. D. (2022). Penyiapan Menuju Pembentukan Wisata Desa di Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 6(2), 247-260.
SJAFRIZAL, T., & Muhamad, P. (2025). SOSIALISASI MANAJEMEN KOMUNIKASI DIGITAL DALAM PELATIHAN PROGRAM PELAYANAN MASYARAKAT PADA RUKUN TETANGGA DAN RUKUN WARGA DI DESA TALAGASARI KECAMATAN SERANGPANJANG SUBANG. KRIDA CENDEKIA, 3(03).
Syarif, J. (2012). Sosialisasi nilai-nilai kultural dalam keluarga studi perbandingan sosial-budaya bangsa-bangsa. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 7(1).
Trianita, E. (2025). PERAN GURU SEBAGAI AGEN SOSIALISASI DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN SOSIAL YANG SEHAT DI SEKOLAH (STUDI KASUS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 15 KOTA BENGKULU) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Bengkulu).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Shafa Adira Kamilia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




