Perbedaan Pola Pertukaran Sosial antara Kepribadian Introvert dan Ekstrovert dalam Hubungan Interpersonal

Authors

  • Kirei Tusitha Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i4.23256

Keywords:

pertukaran sosial, introvert, ekstrovert, hubungan interpersonal, interaksi sosial

Abstract

Hubungan antarpribadi terbentuk melalui interaksi sosial yang melibatkan proses saling memberi dan menerima manfaat di antara individu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pola pertukaran sosial antara individu yang memiliki kepribadian introvert dan ekstrovert berdasarkan Teori Pertukaran Sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif komparatif. Data diperoleh melalui kuesioner yang menggunakan skala Likert 1–5 untuk mengukur tingkat interaksi, bentuk kontribusi, manfaat yang dirasakan, dan respons terhadap ketidakseimbangan dalam hubungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok, introvert dan ekstrovert, menganggap keseimbangan kontribusi sebagai hal yang penting dalam hubungan interpersonal. Namun, individu introvert lebih cepat merasa lelah secara emosional ketika keseimbangan hubungan terganggu, dan cenderung membatasi interaksi. Sebaliknya, individu ekstrovert memiliki toleransi yang lebih tinggi terhadap ketidakseimbangan selama komunikasi masih dilangsungkan, serta ada kemungkinan untuk memperbaiki hubungan. Hasil ini mengindikasikan bahwa perbedaan kepribadian mempengaruhi cara individu mengevaluasi dan bereaksi terhadap dinamika pertukaran sosial dalam hubungan interpersonal.

References

Purnomo, A. M. (2024). Pesan tanpa kata dalam interaksi antara suami dan istri dalam sebuah pernikahan. Karimah Tauhid, 3(6), 7033–7045.

Purnomo, A. M. (2025). E-communication strategies of Perubahan interaksi antara pedagang dalam menggunakan sistem transaksi digital di area makanan Melayu Square di Kota Tanjungpinang. Bogor’s indie musicians to resist marginalization in the music industry. Society, 13(1), 452–468.

Stefanie, M., Rahmawati, N., & Arieta, S. (2023). Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Trikesumawardani, S., Fitriah, M., & Purnomo, A. M. (2024). Hubungan human relations mahasiswa dengan toxic relationship. Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 6(2).

Verawaty, V., & Rembulan, C. L. (2022). Hubungan timbal balik antara agen dan klien asuransi di Indonesia.. Jurnal Diversita, 8(2), 180–204.

Syafar, M. (2016). Mengetahui penerapan serta keuntungan dari teori sistem, rentang kehidupan, interaksi simbolik, dan pertukaran sosial terkait isu-isu sosial.. Lembaran Masyarakat: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 2(1), 1–28.

Citra Lestari, S. A., Putri Agustin, N., & Ardina, R. E. (2023). Peran media sosial dalam pertukaran sosial remaja di media sosial. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 3(1), 83–98.

Juniarti, G. (2021). Pertukaran sosial antara dua individu dengan aplikasi Couchsurfing sebagai perantara. Jurnal Sosiologi Nusantara, 7(1), 51–76.

Lamkaruna Harmanda, Y., & Mustika Sari, R. (2024). Tugas ganda bagi perempuan yang berkarier dan kesetaraan gender dilihat dari sudut pandang teori pertukaran sosial. Journal of Science and Social Research, 7(3), 939–946.

Nengsih, E. R., & Syafrin i, D. (2022). Interaksi sosial antara dua orang yang menggunakan Couchsurfing sebagai penghubung.. Jurnal Perspektif, 5(4), 525–534.

Downloads

Published

2026-04-15

How to Cite

Tusitha, K. (2026). Perbedaan Pola Pertukaran Sosial antara Kepribadian Introvert dan Ekstrovert dalam Hubungan Interpersonal. Karimah Tauhid, 5(4), 1517–1519. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i4.23256

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.