Perbandingan Administrasi Pembangunan Indonesia dan India
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i11.16029Keywords:
Administrasi Pembangunan, Indonesia, India, Pembangunan NasionalAbstract
Penelitian ini membahas Administrasi Pembangunan sebagai instrumen penting dalam mencapai tujuan pembangunan nasional di Indonesia dan India. Administrasi Pembangunan berperan dalam pengembangan sektor kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur, serta membentuk hubungan internasional yang strategis. India dan Indonesia, dua negara dengan populasi terbesar di dunia, menghadapi tantangan dan peluang unik dalam administrasi pembangunan. India, dengan jumlah penduduk yang tinggi, berfokus pada peningkatan infrastruktur kesehatan dan pemerataan tenaga medis, meskipun masih menghadapi tantangan ketidaksetaraan antarwilayah. Indonesia, sebagai negara kepulauan, menghadapi tantangan geografis yang unik dalam menyediakan akses layanan yang merata di seluruh wilayahnya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis perbedaan sistem administrasi pembangunan kedua negara. Melalui perbandingan ini, artikel ini mengeksplorasi bagaimana masing-masing negara mengatasi kendala yang ada dan mengidentifikasi aspek-aspek kunci yang mempengaruhi keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan, ekonomi, serta hubungan internasional.
References
. Tantahara, and I Wayan Midhio. 2023. “Indonesia-India Maritime Cooperation: Implications on Indonesia’s Maritime Security from a Cultural Perspective.” Journal of Social and Political Sciences 6(2): 125–34.
Adi Bandono, Avando Bastari, and Okol Sri Suharyo. 2021. “The Relations Concept of Indonesia-India; Political, Education, and Defense Perspective.” Global Journal of Engineering and Technology Advances 7(3): 071–082.
Angela, Alisan. 2016. “Pengaruh Diaspora India Terhadap Hubungan Bilateral India - Malaysia.” Wanua : Jurnal Hubungan Internasional Universitas Hasanuddin 5(1): 1–13.
Yumitro, Gonda. 2014. “Reactualization of Indonesia- India Bilateral Relations.” Jurnal Hubungan Internasional 3(1): 51–57.
Zaman, Mohd Tahseen. 2015. “Socio-Cultural Relations Between India and Indonesia.” International Seminar and Conference 2015: The Golden Triangle (Indonesia-India-Tiongkok) (Interrelations in Religion, Science, Culture, and Economic.): 66–69.
Dinkes Kulon Progo. (2021). Jaminan Kesehatan Nasional.
DJSN. (2024, June). Monthly Report Monitoring JKN. Https://Kesehatan.Djsn.Go.Id/Kesehatan/Doc/Laporan-Bulanan/Monthly_Report_JKN_06_2024.Pdf.
Kashyap, K. (2018, January). Bagaimana Perusahaan Rintisan Berusaha Mengatasi Tantangan Layanan Kesehatan di India. Https://Www.Forbes.Com/Sites/Krnkashyap/2017/09/25/How-Startups-Are-Trying-to-Overcome-Indias-Healthcare-Challenges/#483661471548.
KEMENKES. (2021). TRANSFORMASI KESEHATAN INDONESIA. Https://Www.Kemkes.Go.Id/Id/Layanan/Transformasi-Kesehatan-Indonesia.
Sistem Kesehatan , Pub. L. No. 72 (2012).
Yulianti, Anna., AG, R. Gabriela., & Meidiansyah, Ridwan. (2021). Perbandingan Sistem Kesehatan Negara di Indonesia, India dan Jepang. Researchgate.
Zodpey, S., & Farooqui, H. H. (2018). Cakupan Kesehatan Universal di India: Kemajuan yang dicapai dan jalan ke depan. Jurnal Penelitian Medis India .
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Shifa Nursahwa, Dede Mardiah, Fira Putri Renggani, Neni Nuraeni, Muhamad Adli Mu’afa, Agung M. Yusup, Neng Virly Apriliyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




