Sistem Penyiraman Otomatis Terdistribusi untuk Tanaman Melon Madu Berdasarkan Usia dan Kebutuhan Nutrisi
DOI:
https://doi.org/10.30997/jp.v15i2.14749Keywords:
honey globe melon, sprinkler system, distributed automation.Abstract
Regular watering and with the right portion are very important in melon cultivation. The current melon fruit watering system is still done by turning the water tap on the watering pipe block to flow the water. Therefore, there needs to be an application of technology that can help melon farmers in the watering process. Although many researchers have developed automatic watering models, some have even used IoT technology. However, this study has not considered the need for watering based on the age of the melon plant itself. In fact, this automatic watering system based on the age of the melon plant is what melon farmers need, so that the melon plants grow well and produce quality fruit. This study aims to develop a distributed automatic watering system based on the age of the plant and nutritional needs. The methods used include the integration of electronic instrumentation technology and distributed automatic control to provide the right watering process. The results of the study showed that this system is effective in optimizing the watering process so that nutrients can be absorbed properly. With this system, the level of fruit sweetness at harvest can reach 17 brix, and the size of the honey melon produced can reach 1.2 kg. In conclusion, this distributed automatic watering system is a smart solution to optimize the growth and yield of melon plants.
References
Agromedia, R. (2007). Budi Daya Melon. AgroMedia.
Aini, N., & Azizah, N. (2018). Teknologi budidaya tanaman sayuran secara hidroponik. Universitas Brawijaya Press.
Anggono, E., Irawati, E. B., & Haryanto, D. (2018). Kajian Pemangkasan Pucuk (Toping) dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon Dengan Sistem Hidroponik Tetes. Jurnal Agrivet, 24(2), 1-11.
Ariessandy, I., Triyono, S., Amien, E. R., & Tusi, A. (2022). 11. Pengaruh Jenis Media Tanam Hidroponik Agregat dan EC Larutan Nutrisi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Melon (Cucumis melo L.). Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, 1(1), 20-31.
Ayu, J., Sabli, E., & Sulhaswardi, S. (2017). Uji pemberian pupuk NPK mutiara dan pupuk organik cair Nasa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon (Cucumis melo L.). Dinamika Pertanian, 33(1), 103-114.
Badan Standarisasi Nasional (2013). SNI 7783:2013 Melon (Jakarta: Badan Standarisasi Nasional).
Darmawaningsih, S., Pamungkas, A. G., Suryaman, A. L., Prastiwi, L., Akbarita, R., Naharin, S. N. M., ... & Zahro, Z. W. (2022). Sistem Pengairan Otomatis pada Budidaya Hidroponik dengan Teknik Nutrient Film Technique. J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 347-350.
Dewi, R. T. Budidaya Tanaman Melon (Cucumis Melo L.) Varietas Honey Orange Di Green House Fakultas Pertanian Unisba Blitar.
Herdiana, B., & Utama, J. (2023). Pembuatan Irigasi Pengkabutan Greenhouse Produksi I Perkebunan Hidroponik Wangunsari Farm Menggunakan Kendali Internet. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 3672-3675.
Herdiana, B., Utama, J., & Supatmi, S. (2023). Pengembangan Dan Pelatihan Penerapan Teknologi Pengairan Otomatisasi Pada Tanaman Hidroponik Wangunsari Farm Lembang Menggunakan Konsep Smart Watering. Jurnal Terapan Abdimas, 8(2), 217-221.
Karim, L. H. Optimalisasi produksi melon (Cucumis melo L.) secara hidroponik (studi kasus: PT Mekar Unggul Sari, Cileungsi, Kab. Bogor, Jawa Barat) (Bachelor's thesis, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).
Kurniasari, L., Azizah, M., Cahyaningrum, D. T., Rohman, F., & Dinata, G. F. (2023, April). Response of growth and production of melon (Cucumis melo L. var. inodorous) on different concentrations of AB mix fertilizer and gibberellin in tefa smart greenhouse polije. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1168, No. 1, p. 012011). IOP Publishing.
Kustiari, T., Sundari, S., dan Hermawan, F. (2023). Aplikasi Hidroponik Substrat Sistem Fertigasi Otomasi Terpogram pada Komoditas Unggulan Melon Politeknik Negeri Jember. Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 12-18.
Lestari, I. (2019). Teknik Polinasi Pada Produksi Benih Melon Hibrida (Cucumis Melo l.) Kode 0615 Sistem Hidroponik Di PT. Benih Citra Asia Jember.
Nurrahmi, S., Miseldi, N., & Syamsu, SH. (2022). Rancang Bangun Sistem Penyiraman Otomatisasi pada Greenhouse Tanaman Anggrek Menggunakan Sensor DHT22. JPF (Jurnal Pendidikan Fisika), 11(1),33-43.
Rahma Putri, A., Suroso & Nasron. (2019). Perancangan Alat Penyiram Tanaman Otomatis pada Miniatur Greenhouse berbasis IoT. Prosiding Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri 2019, 1(1),155-159
Safiroh WP, N.S., Nama, G.F., & Komarudin, M. (2022). Sistem Pengendalian Kadar PH dan Penyiraman Tanaman Hidroponik Model Wick System. JITET: Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 10(1), 17-23.
Supriyanta. B., Florestiyanto. M. Y., dan Widowati. I. (2022). Budidaya Melon Hidroponik Dengan Smart Farming. LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta.
Swadaya, T., & Trubus, R. (2011). The Best Melon. Trubus Swadaya.
Wiangsamut, B., Koolpluksee, M., & Makhonpas, C. (2017). Yield, Fruit Quality, ad Growth of 4 Cantaloupe Varieties Grown in Hydroponic System dan Drip Irrigation Systems of Substracte and Soil Culture. International Journal of Agricultural Technology Vol 13 (7.1), 1381-1394.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jana Utama, Budi Herdiana, Febryan Adhari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
-
Pengguna diperbolehkan untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke artikel teks lengkap dalam jurnal ini tanpa meminta izin terlebih dahulu dari penerbit atau penulis.
Jurnal ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan untuk membagikan, menyalin, dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun selama Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli dan sumbernya, berikan tautan ke lisensi Creative Commons. Jika Anda me-remix, mengubah, atau membangun materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti persyaratan lisensi. Untuk melihat salinan lisensi ini, kunjungi tautan permanen ini.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan awal publikasi di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan ( Lihat Pengaruh Akses Terbuka).Anda bebas untuk:
Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi — me-remix, mengubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti persyaratan lisensi.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.