DAYA INSEKTISIDA EKSTRAK DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix D.C) DENGAN FORMULA CARRIER ZEOLIT TERHADAP HAMA GUDANG Sitophilus zeamais MOTSCHULSKY
DOI:
https://doi.org/10.30997/jag.v6i2.3352Keywords:
formula, jagung, pestisida nabati, Sitophilus zeamais Motschulsky, zeolitAbstract
Jagung merupakan salah satu komoditas pangan yang penting di Indonesia. Hama utama yang menyerang biji jagung adalah Sitophilus zeamais Motschulsky. Salah satu cara alternatif untuk pengendalian hama S. zeamais yang bersifat ramah lingkungan adalah dengan menggunakan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya insektisida ekstrak daun jeruk purut dengan formula carrier zeolit sebagai pestisida nabati terhadap hama gudang S. zeamais. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Entomologi Seameo Biotrop pada bulan Oktober 2018-Januari 2019. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan pada setiap konsentrasi ekstrak daun jeruk purut yang digunakan. Konsentrasi ekstrak daun jeruk purut yang dipakai pada uji pendahuluan daya insektisida adalah 0%, 6%, 9%, 12%, 15% dan 18%. Konsentrasi ekstrak daun jeruk purut yang dipakai pada uji utama daya insektisida dan uji formulasi adalah 0%, 2%, 4%, 8%, 10% dan 12%. Ekstrak daun jeruk purut pada uji daya insektisida memiliki pengaruh yang nyata sebagai insektisida nabati S. zeamais. Ekstrak daun jeruk purut dalam waktu 72 JSP dapat mematikan hama S. zeamais sebesar 50% (LC 50) dengan konsentrasi 2,03% dan dapat mematikan hama S. zeamais sebesar 95% (LC 95) dengan konsentrasi 10,59%. Formulasi pestisida ekstrak daun jeruk purut dengan carrier zeolit pada 24 JSP, 48 JSP dan 72 JSP memiliki pengaruh yang nyata sebagai insektisida nabati S. zeamais. Pengujian formulasi pestisida dalam waktu 72 JSP belum dapat mematikan hama S. zeamais sebesar 50% (LC 50) dan 95% (LC 95). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daun jeruk purut lebih berpotensi sebagai insektisida pada komposisi bahan aktif tunggal dibanding formulasi pada hama gudang Sitophilus zeamais Motschulsky.
Downloads
References
Istianah, A.M., S.W.U., L.A. 2013. Efektivitas Biolarvasida Minyak Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix) Terhadap Larva Instar III Nyamuk Aedesa egypti (Effectivity Biolarvasida Kaffir Lime Oil (Citrus hystrix) Against Larva Stage III Mosquito Aedesaegypti ). Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa.
Nakamura K. 1993. Pesticides effect. Kanazawa UniversityPress. Japan. 23 p.
Nonci N, Muis A. 2015. Biologi, Gejala Serangan, dan Pengendalian Hama Bubuk Jagung Sitophilus zeamais Motschulsky (Coleoptera: Curculionidae) dalam Jagung: Teknik Produksi dan Pengembangan.. Maros : Balai Penelitian Tanaman Serelia.
Nurmaulina, W., Sumekar, D.W. 2016.Upaya Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue, Aedes Aegypti L. Menggunakan Bioinsektisida. Majority.Vol 5(2):131.
Polat EM, Karaca, H Demir, AN Onus. 2004.Use of Natural Zeolit (Clinoptilotile) in Agriculture. J. Fruit and Ornam. Plant Res Special Ed. Volume 12 (7) : 182-189.
Rahmi U, Yunazar M, Adlis S. 2013. Profil Fitokimia Metabolit Sekunder dan Uji Aktivitas Antioksidan Tanaman Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C) dan Jeruk Bali (Citrus maxima (Burm. f.) Merr). Jurnal Kimia Unand. Vol (2) : 109 – 110.
Yunita, E.A., Suprapti, N.H., Hidayat, J.W. 2009. Pengaruh Ekstrak daun Teklan (eupatorium riparium) terhadap Mortalitas dan Perkembangan Larva Aedes aegypti. BIOMA.Vol. 11(1): 11-17.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with Jurnal Agronida agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a
- Creative Commons Attribution Share-Alike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Agronida.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Agronida.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work










